Kamu pasti sudah nggak asing lagi, Sob, dengan Hari Belanja Online Nasional atau HARBOLNAS. Kamu pernah kepikiran nggak, sebenarnya bagaimana sejarah HARBOLNAS ini? Dari mana awal mula adanya Hari Belanja Online Nasional yang dipenuhi diskon gila-gilaan dari para pemilik bisnis online? Bahkan, nggak jarang HARBOLNAS juga turut diramaikan oleh perbankan. Mereka turut meramaikan Hari Belanja Online Nasional dengan memberikan potongan pembelian berupa cashback dengan beberapa jenis pembayaran yang dilakukan menggunakan bank mereka.

Sebenarnya, bagaimana awal mulai hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang ini? Benarkan Indonesia adalah satu-satunya negara yang merayakan Hari Belanja Online? Mari kita simak penjelasan tentang sejarah HARBOLNAS ini ya, Sob.

Cyber Monday

sejarah HARBOLNAS
gambar dari unsplash

Jauh sebelum Indonesia ikut merayakan Hari Belanja Online, negara-negara lain sudah merayakan hari ini terlebih dahulu, Sob. Menurut sejarahnya, ternyata Indonesia bukanlah satu-satunya negara yang merayakan Hari Belanja Online. Indonesia juga bukanlah negara pertama yang merayakan HARBOLNAS ini.

Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Kanada bahkan Jepang telah merayakan Hari Belanja Online sejak tahun-tahun sebelum Indonesia ikut meramaikannya. Kalau Indonesia mengenalnya dengan nama Hari Belanja Online Nasional atau HARBOLNAS, maka negara-negara pendahulunya menyebut hari belanja online ini dengan nama Cyber Monday.

Para peritel memberikan penawaran diskon besar-besaran setelah merayakan Thanksgiving Day, hari yang dirayakan untuk mensyukuri panen tahunan. Ini dirasa sebagai momen yang tepat untuk menarik pelanggan. Dengan hasil panen yang besar, para peritel beranggapan bahwa ada banyak orang yang berpeluang menjadi pelanggan. Untuk menarik minat para calon pelanggan ini, mereka memberikan diskon dan promo yang besar. 

Sehingga dapat disimpulkan bahwa sejarah HARBOLNAS bermula dari Cyber Monday yang dilakukan di Amerika Utara setelah masa panen selesai. Lebih detailnya, Cyber Monday versi orang Barat terinspirasi dari Black Friday yang dilakukan pada hari Jumat setelah Thanksgiving Day. Selanjutnya, mereka mengembangkannya menjadi hari belanja online. Semua transaksi dilakukan secara online.

12.12.12

Di Indonesia, Hari Belanja Online Nasional atau HARBOLNAS mulai dirayakan pada 12.12.12. Ya, benar. Tanggal 12, bulan kedua belas, dan tahun 2012. Tanggal ini menjadi momen pertama perayaan HARBOLNAS. 12.12.12 menjadi momentum pertama dalam sejarah HARBOLNAS Indonesia.

Pada awalnya, HARBOLNAS dirayakan untuk mengedukasi masyarakat tentang kemudahan belanja online. HARBOLNAS digunakan sebagai kesempatan mengkampanyekan kebiasaan belanja online sekaligus memajukan industri e-commerce yang hendak dilambungkan pada tahun itu.

Sampai saat ini, HARBOLNAS semakin berkembang. HARBOLNAS bukan hanya dirayakan setiap tanggal 12 Desember. 9.9, 10.10 dan 11.11 juga menjadi momen Hari Belanja Online Nasional. Sejarah HARBOLNAS yang awal mulanya hanya dirayakan selama 24 jam pada tanggal 12 Desember, semakin diperluas pada tanggal-tanggal kembar bulan-bulan sebelumnya.

Banyak pihak yang ikut meramaikan HARBOLNAS

Masih sama dengan awal perayaannya, HARBOLNAS hingga tahun ini masih tetap ramai. Masih ada banyak orang yang menanti momen ini. HARBOLNAS selalu menjadi momen yang dirayakan banyak orang dari berbagai kalangan. Hingga tahun ini, HARBOLNAS masih selalu diramaikan oleh para peritel di berbagai marketplace.

Nggak cuma itu lho, Sob. Godaan HARBOLNAS juga semakin dilengkapi oleh platform-platform belanja online yang ikut meramaikan HARBOLNAS. Nggak berhenti di situ, kamu bisa aktif mengecek penawaran yang disediakan oleh bank yang kamu gunakan.

Dan… Yang nggak kalah menggoda adalah promo gila-gilaan dari Jagoan Hosting. 11.11 akan menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh Sobat Jagoan Hosting. Akan ada BIG SALE 11.11, Sob! Pasang reminder kamu sekarang juga. Cek linknya DI SINI.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like