Site icon Knowledge Base Jagoan Hosting Indonesia

Tips Menentukan Distro Linux Yang Tepat Buat Kamu

Pengantar

Sebagai pemula dalam mengenal linux tentu dalam memilih distro linux yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan akan terasa sulit, ditambah lagi dengan banyaknya pilihan yang pasti akan semakin membuat kamu bingung, bener kan?

“hm, apa perangkatku ngedukung ya?”

“ini pas gak ya, entar gak sesuai lagi” atau

“kalau ada error, gimana dong ya?”

Oleh karena itu, yuk intip tips menentukan distro linux yang tepat buat kamu…  

Check this out!!!

Prasyarat

Oiya, sebelum menentukan distro yang sesuai, kamu perlu tau nih perbedaan yang umum ada pada beberapa distro linux:

a. Manajemen paket

Setiap distro bisa jadi memiliki pengelolaan paket yang berbeda. Termasuk didalamnya menginstal, memperbarui, mengupdate, dan menghapus paket.  

Seperti distro berbasis debian menggunakan manajer paket APT.

Atau yang berbasis RedHat seperti CentOs, dan Fedora yang menngunakan DNF meski dulunya menggunakan YUM.

Salah satunya lagi yaitu distro berbasis Arch seperti Manjaro yang memiliki repository software yang disebut dengan AUR (Arch User Resiptory) sehingga dapat menampung paket yang dikembangkan dalam distro ini.

b. Harga

Inti tentu yang harus diketahui, karena setiap distro pasti memiliki harga yang berbagai macam.

Meski banyak linux yang gratis, namun beberapa distro seperti RHEL (RedHat Enterprise Linux) dan SUSE Linux Enterprise masuk dalam kategori distro komersial yang memerlukan lisensi bagi penggunanya untuk bisa mengakses seluruh paket software, perbaikan bug dan dukungan tambahan.

Namun jika ini menjadi pertimbangan kamu, tenang sob.. ada banyak distro besar yang benar-benar gratis.

 c. Standar Software

Banyak distro yang tersedia dengan berbagai utilitas software yang diinstal secara default.

Ubuntu, Debian, Fedora dan CentOs menggunakan desktop default GNOME. Mint juga menggunakan Cinnamon sebagai desktop default, ini rekomendasi juga buat pemula karena tampilan defaultnya seperti desktop windows.

Bagaimana? Apa dari perbedaan diatas kamu sudah bisa membayangkan distro mana yang tepat buat kamu?

Jika masih belum, mari kita lanjut dengan beberapa aspek yang perlu kamu pertimbangkan saat menentukan distro linux yang tepat nih..

 

Apa saja yang kamu butuhkan dalam menggunakan linux?

Dalam memilih distro yang tepat, kamu harus tau kebutuhan mendasarmu dalam menggunakan linux itu untuk apa?

“Apakah sebagai server atau workstation?”

“apakah distromu nanti akan cocok untuk multimedia & game?”

“apa nanti kamu perlu untuk tes kerentanan dalam sistem dan jaringan?”

Hal ini perlu kamu tentukan, jika sudah maka kamu siap menentukan distro yang kamu butuhkan.

Usability/Kemudahan Pengguna

Ini bisa jadi prioritas untuk kamu yang masih mulai memasuki dunia linux.  

Debian dan Ubuntu termasuk yang paling populer di kalangan pemula dengan banyaknya penyedia vps berharga murah seperti Jagoanhosting, bisa jadi pertimbanganmu dalam menentukan distro linux

Spesifikasi Hardware

Perlu kamu ketahui apakah distro yang akan kamu pilih cocok dengan spesifikasi dan kemampuan hardware mu.

Saat ini banyak sistem linux modern yang sudah cocok dengan pc modern dengan 2GB RAM, 15 GB ruang hard disk kosong dan 2,5 GHz prosesor Dual Core.

Namun jika kamu masih menggunakan PC lama, ada beberapa distro linux yang menjangkau PC mu seperti Linux Lite, Puppy Linux, Tiny Core dan AntiX yang hanya membutuhkan RAM 512 MB saja, ruang hard drive 5GB, dan Prosesor Pentium2.

 Jadi.. pastikan PC mu cocok dengan distro linux yang akan kamu pilih ya.. 

Beda kasus kalau kamu beli vps, spesifikasi hardware sudah tidak bisa menjadi ukuran lagi dalam memilih varian. Biasanya langsung termasuk dengan distro linux sesuai pilihanmu.

Security/Keamanan

Jika prioritasmu dalam hal keamanan dan privasi maka rekomendasi yang tepat buat kamu adalah Tails OS. Selain itu juga ada Black Arch, Parrot OS, dan Kali Linux yang dirancang untuk melakukan keamanan seperti tes penetrasi untuk mengungkap kerentanan dan kelemahan dalam sistem.

Komunitas Pendukung

Sebagai pemula kamu juga perlu mempertimbangkan distro yang akan kamu pilih merupakan distro yang digerakkan oleh komunitas pengembang.

Sehingga kamu akan mudah menemukan solusi ketika terjadi beberapa kendala dalam penggunaan distro linux mu nanti.

Penutup

Nah.. bagaimana? Sudah bisa menentukan distro yang tepat? atau tambah bingung dengan banyaknya pilihan?

Jangan khawatir sob, kamu tidak akan selamanya berada dalam satu distro linux. Kapanpun kamu bisa berganti dan mencoba beberapa pilihan distro linux sesuai dengan kebutuhan dan keinginanmu yang berubah sewaktu-waktu. 

 

Setelah ini kamu sudah dipastikan dapat memilih distro linux yang tepat ya..

Related Posts
Tutorial Cara Pantau monitoring Kinerja VPS anda

Hai, Sob! Buat kamu yang udah kepo sama cara pantau monitoring kinerja VPS kamu, yuk ikutin tutorialnya dibawah ini. Tapi, Read more

Tutorial Cara Migrasi File Server Website ke VPS tanpa cpanel

Hai, Sob, kamu suka bingung gimana caranya migrasi file server website ke VPS tanpa cPanel? Yuk, kamu harus banget pantengin Read more

Tutorial Cara Mengamankan Akses ke Layanan VPS Anda

Hai, Sob! Tahukah kamu, Mengamankan akses ke VPS kamu sangat penting tak terkecuali untuk akses dari SSH. Wah, gimana tuh Read more

Tutorial Cara Setting Cpanel atau WHM di VPS Kamu

Tahukah kamu, dengan membeli paket VPS SSD dan Ditambah addon cPanel dan WHM  di Jagoan Hosting, secara otomatis kamu akan mendapatkan Read more

Exit mobile version