Kehadiran video conference adalah salah satu bentuk kemudahan teknologi yang sudah sangat membantu kehidupan kita, terutama selama era pandemi COVID-19 ini. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya aplikasi video conference atau aplikasi meeting online yang digunakan sebagai penunjang aktivitas belajar hingga bekerja dari rumah.

Meski demikian, mungkin saja kamu belum terlalu paham apa itu video conference. Oleh karena itu, dalam artikel kali ini, Jagoan Hosting akan membahasnya secara detail. Langsung simak selengkapnya di bawah yuk!

Apa itu Video Conference?

Dengan zaman serba online seperti sekarang, kamu pasti sudah tahu apa itu video conference kan, Sob? Namun, jika kamu beranggapan bahwa video conference adalah wadah pertemuan yang hanya dipakai saat kegiatan belajar saja, maka kamu salah, ya.

Singkatnya, video conference adalah pencapaian teknologi dengan tujuan memudahkan segala aktivitas komunikasi antar individu atau kelompok. Jadi, bisa dibilang video conference adalah salah satu solusi mendekatkan yang jauh tanpa harus bertemu tatap mata. Menarik, bukan?

Selain untuk memenuhi kebutuhan kegiatan belajar mengajar, video conference adalah solusi penunjang WFH (Work From Home) yang mudah dan praktis.

Tak hanya berhenti disitu, banyak pihak turut memanfaatkan aplikasi video conference dalam berbagai kesempatan seperti talk show, seminar, press conference hingga kegiatan pribadi antar kelompok.

Meski sama-sama menghadirkan fitur video antar pengguna, video conference adalah wadah komunikasi yang berbeda dari video chat, ya. Simak ulasan berikut untuk tahu perbedaannya secara rinci!

Perbedaan Video Conference dan Video Chat

Setelah mengetahui apa itu video conference, kamu mungkin akan sedikit kebingungan mengenai perbedaan video conference dengan fitur video chat pada umumnya. Yup, kedua wadah komunikasi virtual ini cukup berbeda satu sama lain, Sob.

Perbedaan video conference dan video chat adalah arah komunikasinya. Secara umum, video chat dilakukan terbatas hanya dua arah guna menghubungkan dua individu di tempat berbeda.

Sedangkan, video conference adalah wadah komunikasi yang mampu menghadirkan audio maupun video secara jernih dengan tambahan fitur-fitur lain yang lebih profesional. Selain itu, dengan video conference kamu juga bisa menampung lebih banyak orang dan berkomunikasi dengan nyaman daripada melalui video chat pada umumnya.

Baca juga: 5 Games Online untuk Zoom Meeting yang Bisa Dimainkan Bareng

Jenis Video Conference

Secara umum, jenis komunikasi dengan video conference adalah dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Peer to peer (point to point): jenis komunikasi dengan video conference yang sederhana sebab hanya melibatkan dua pihak.
  • Multipoint (multipartai): kebalikan dari peer to peer, yakni dapat diikuti oleh sejumlah pihak (lebih dari 2).

Fungsi dan Manfaat Video Conference

Setelah memahami apa itu video conference dan jenisnya, kamu juga perlu mengetahui apa saja fungsi dan manfaat dari aplikasi video conference. Untuk itu, simak pembahasannya di bawah ini!

1. Pendidikan

Video conference adalah salah satu sarana komunikasi utama dalam dunia pendidikan yang serba daring seperti sekarang. Pasalnya, para murid dan guru tetap bisa bertatap mata dan melaksanakan kegiatan belajar online namun seperti di dalam kelas biasa karena fitur-fitur canggih yang disediakan.

2. Sektor bisnis

Banyak pebisnis menganggap keberadaan video conference cukup membantu keseharian mereka. Khususnya, saat membutuhkan pembahasan atau briefing mengenai sesuatu yang harus segera diselesaikan, video conference dapat membantu penyelesaian masalah secara tepat, cepat dan praktis.

3. Penggunaan pribadi

Selain hal-hal serius seperti bisnis dan pendidikan, kamu juga bisa memanfaatkan video conference sebagai media pelepas rindu antar teman, keluarga, dan kerabat dekat lainnya, lho. Terlebih jika mengingat pandemi seperti saat ini, akan lebih baik kamu melepas kangen melalui video conference. Praktis dan tak perlu mengeluarkan biaya.

4. Bidang kesehatan

Tahukah kamu bahwa konsultasi mengenai kondisi kesehatan pun dapat dilakukan melalui video conference? Manfaat satu ini tentunya menyesuaikan kondisi masyarakat sekarang yang masih diharuskan membatasi aktivitas di luar rumah. Jadi, kamu tak perlu lagi nih Sob jauh-jauh pergi ke rumah sakit untuk berbicara dengan dokter.

5. Masyarakat

Masyarakat secara luas pun dapat memanfaatkan video conference sebagai sarana bertukar kabar satu sama lain. Belakangan ini, beberapa tempat ibadah bahkan menghelat sejumlah kegiatannya melalui video conference agar memudahkan semua orang yang ingin bergabung.

Kelebihan Aplikasi Video Conference

Berikut adalah sejumlah kelebihan yang bisa kamu dapat dengan menggunakan video conference.

  • Menghemat biaya karena umumnya tersedia secara gratis
  • Dapat menghemat waktu karena penggunaanya praktis
  • Mampu membantu peningkatan produktivitas kerja
  • Dapat mendukung adanya percakapan layaknya tatap muka secara langsung
  • Dapat dijadikan opsi pengganti pertemuan yang dibatalkan karena alasan tertentu
  • Bisa mengetahui ekspresi dan mimik lawan bicara guna menghindari kesalahpahaman
video conference adalah
10 video conferencing software terbaik, yuk disimak

Contoh Aplikasi Video Conference

Berikut adalah beberapa contoh aplikasi video conference yang bisa kamu coba.

1. Skype

Contoh pertama aplikasi video conference adalah Skype. Aplikasi video conference ini ditemukan oleh Priit Kasesalu and Jaan Tallinn pada tahun 2003. Kala itu, Skype biasa digunakan untuk melakukan panggilan suara, video, atau sekedar melakukan chat.

Namun, seiring berkembangnya waktu, Skype terus mengembangkan fitur-fitur canggih yang menyesuaikan perkembangan zaman. 

Sehingga, pada tahun 2015, Skype for Business pun hadir sebagai wadah pertemuan online cukup memadai yang mampu menampung partisipan hingga 250 orang sekaligus. Skype juga mengembangkan fitur lain seperti screen-sharing guna memudahkan pengguna membagikan layar device mereka untuk keperluan presentasi.

Skype dapat mendukung keperluan komunikasi kamu sehari-hari secara gratis. Namun, supaya bisa menikmati fitur canggih yang lebih banyak, kamu disarankan membeli Skype for Business sepaket dengan Microsoft Office 365 Businesss Essentials dengan harga mulai Rp72.000 hingga Rp500.000-an per bulannya.

2. Google Meet

Contoh lain aplikasi video conference adalah Google Meet. Secara umum, kamu bisa memakai video conference hanya dengan batasan durasi di antara 60 hingga 180 menit. Namun, beberapa pengguna terkadang memerlukannya lebih dari jangka waktu tersebut.

Sehingga Google Meet telah hadir sebagai jawaban dari kegelisahan mengenai batasan waktu nih, Sob. Jadi, kamu bisa menggunakan Google Meet jika dirasa membutuhkan sarana komunikasi tanpa batas waktu tertentu secara gratis.

3. Cisco WebEx

Contoh video conference selanjutnya adalah Cisco Webex. Aplikasi Webex awalnya diciptakan oleh Subrah Iyar dan Min Zhu pada tahun tahun 1995. Namun, pada tahun 2007, Webex telah dibeli oleh Cisco sehingga menjadikannya milik Cisco seutuhnya.

Cisco Webex telah menyediakan layanan video conference yang dapat menampung 50 hingga 1000 orang sekaligus. Oleh karena itu, Cisco Webex sebagai aplikasi video conference adalah opsi paling cocok bagi kamu yang berniat mengadakan pertemuan akbar, seminar, atau kegiatan daring dengan banyak audience.

Cisco Webex menyediakan paket berbayar mulai Rp193.000 untuk Starter, dan Rp400.000-an untuk kelas Business. Namun, terdapat juga opsi gratis bagi kamu yang berniat mencobanya.

4. GoToMeeting

Contoh selanjutnya dalam video conference adalah GoToMeeting. Video Conferencing Software yang dikembangkan oleh LogMeIn satu ini telah berspesialisasi di bidang online meeting sejak tahun 2004.

GoToMeeting telah berhasil menghadirkan fitur-fitur seperti berbagi layar desktop atau screen share, fitur transkripsi dan rekaman, bundel perangkat keras, konferensi mobile dan masih banyak lagi. 

Kamu bisa mengakses GoToMeeting kelas Pro yang dapat menampung 20 partisipan mulai Rp500.000 setiap bulannya. Sedangkan, kelas Plus berkapasitas 100 partisipan bisa kamu akses dengan mengeluarkan biaya sekitar Rp800.000-an per bulan.

5. Zoom

Kamu pasti tahu bahwa Zoom Video Conference adalah salah satu software yang melejit beberapa waktu belakangan. Namun, tahukah kamu bahwa Zoom tergolong aplikasi video conference baru, lho!

Zoom dirilis oleh Eric Yuan pada tahun 2011. Namun, tahun perilisan baru bukanlah penghambat popularitas software satu ini. Zoom memang telah diakui banyak pengguna atas fitur-fiturnya yang mudah digunakan dan praktis. Selain itu, alasan orang-orang menyukai Zoom sebagai opsi terbaik video conference adalah karena tak perlu membayar.

Namun, bagi kamu yang memerlukan fitur jauh lebih memadai, pihak Zoom telah menyediakan layanan tambahan berbayar. Jadi, sesuaikan dengan kebutuhanmu ya, Sob!

Baca juga: Cek Cara Mempercepat Koneksi WiFi di Laptop dan HP, Anti Lemot!

6. Join.me

Aplikasi selanjutnya yang harus dibahas ketika membicarakan video conference adalah Join.me. Video Conferencing Software berbasis web yang dikembangkan oleh LogMeIn satu ini tergolong baru.

Namun, kehadiran Join.me dianggap cukup membantu masyarakat karena tersedianya fitur-fitur canggih seperti mobile video conference, Webinar, Screen Sharing, Audio Conferencing, dan masih banyak lagi.

Tapi perlu diingat bahwa fitur-fitur tersebut hanya bisa diakses sesuai dengan paket yang digunakan. Pada paket Lite dan Business, kamu perlu membayar lebih untuk menikmati layanannya.

7. RingCentral Meetings, Webinar, and Rooms

RingCentral Video Conference adalah penyedia komunikasi Cloud-Based yang dikembangkan oleh Vlad Shmunis dan Vlad Vendrow pada tahun 1999. RingCentral Meetings, Webinar, and Rooms adalah beberapa contoh dari banyaknya cakupan RingCentral.

Aplikasi tersebut mampu menampung hingga 100 pengguna dalam satu pertemuan tanpa biaya. Namun, agar semakin nyaman dalam pemakaian profesional, RingCentral turut menyediakan paket berbayar seharga Rp215.598 (Essentials) tanpa adanya batas waktu.

Selain itu, terdapat juga paket Advanced senilai Rp286.179 yang menyediakan Real-time Usage Dashboard guna memonitoring penggunaanmu.

8. ClickMeeting

ClickMeeting Video Conference dikembangkan oleh GetResponse pada tahun 2011. Namun, tepatnya sejak 2016, ClickMeeting telah menjadi perusahaan sendiri dan melepaskan ikatan dari GetResponse.

ClickMeeting video conference adalah penyedia jasa yang berspesialisasi dalam webinar daring. Selain fiturnya canggih, kamu juga dapat mengakses ClickMeeting dengan atau tanpa biaya.

Untuk bisa mendapat fitur spesial, yakni mendukung 25 audio feeds, 4 video feeds serta video conference tanpa batas waktu, tentunya kamu perlu membayar lebih.

9. Adobe Connect

Adobe Connect merupakan salah satu software yang berada di bawah naungan Adobe. Adobe Connect yang mulanya dikembangkan oleh Presedia akhirnya dibeli oleh Macromedia Breeze kala itu.

Setelah mengalami beberapa proses pemutakhiran, Adobe Connect akhirnya hadir dengan sejumlah fitur video conference seperti webinar, learning, dan juga meetings. Bagi kamu yang tertarik, Adobe Connect sekarang dapat dibeli dengan merogoh kocek sebanyak Rp715.806-an untuk bisa menampung 500 pengguna sekaligus.

Baca juga: Ini Cara Mengembalikan Data yang Terhapus di Laptop dan Android

10. HighFive

HighFive Video Conference adalah perusahaan penyedia layanan video conferencing yang ditemukan pada tahun 2012 oleh ex-Google Shan Sinha. HighFive tidak hanya melingkupi software, tapi juga hardware seperti Background Noise Cancelling, TV Projection, 360 Audio Capture, dan masih banyak lagi.

Kamu memang dapat mengakses HighFive secara gratis. Namun, kamu harus membayar sejumlah uang untuk bisa menikmati fitur-fitur lain yang lebih mumpuni, Sob.

Alat yang Dibutuhkan untuk Video Conference

Karena zaman sudah serba canggih, kini kamu bisa mengakses video conference bahkan melalui handphone. Namun, penggunaan device dalam video conference tentu dapat berdampak pada kualitas video yang disajikan.

Jika ingin kualitas gambar High Definition (HD), kamu bisa memakai bantuan kamera webcam yang dipasang pada device terlebih dahulu sebelum melakukan video conference. Selain itu, kamu juga butuh perangkat software sebagai penunjang utama.

Sejumlah aplikasi video conference kini sudah bisa kamu dapatkan lewat play store maupun app store secara gratis maupun berbayar.

Cara Menggunakan Aplikasi Video Conference

Kamu tentu akan menemukan sejumlah perbedaan cara penggunaan antara satu aplikasi video conference dengan yang lain. Namun, secara umum cara menggunakannya adalah sama, diawali dengan mengunduh aplikasi video conference terlebih dahulu.

Setelah itu, buka aplikasi tersebut dan lakukan sejumlah pengisian data diri seperti nama serta alamat email. Jika sudah melengkapi data diri, kamu biasanya akan diarahkan pada halaman utama aplikasi tersebut.

Langkah selanjutnya adalah memilih opsi yang paling cocok denganmu, baik memulai meeting, bergabung dalam meeting atau opsi lainnya. Bagaimana, tidak rumit, bukan?Nah, dari artikel di atas, tentu kamu jadi lebih paham kan apa itu video conference? Ternyata, banyak sekali ya manfaat video conference untuk kehidupan kita sehari-hari, terutama saat ini. Sebagai pengguna, selalu perhatikan syarat dan ketentuan penggunaan serta pakailah aplikasi dengan bijak.

7 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like