berikut adalah perbandingan e-learning platform

Untuk sebagian besar kita Learning Management System (LMS) sudah tidak asing lagi. Mungkin kita lebih mengenalnya dengan sebutan e-learning. Kenyataannya sudah banyak lembaga pendidikan dan perusahaan yang menggunakan Learning Management System sebagai penerapan e-learning, desain, bahkan bisnis. Semakin tingginya tingkat karantina mandiri, minat akan Learning Management System tentunya meningkat dengan pesat karena menjadi solusi berbagai pekerjaan anda meski di rumah. Dari banyaknya Learning Management System yang tersebar di internet, kira-kira mana yang terbaik?

  1. Google Classroom

Google Classroom adalah Learning Management System yang sudah tidak asing lagi, hampir seluruh solusi e-learning menggunakan Google Classroom. Google Classroom dapat digunakan baik pengajar maupun pelajar. Fitur yang disediakan Google Classroom dimulai dari tema dan logo yang bisa disesuaikan dengan institusi anda, dukungan konten video, PDF, Google Docs, Google Forms, serta dapat mengekspor nilai pelajar ke file CSV. Google Classroom dapat digunakan sepenuhnya dengan gratis, tetapi tersedia G Suite Enterprise for Education seharga $48 pertahunnya untuk fitur tambahan seperti security, smart search, dan video conference.

2. Moodle

Salah satu LMS berbasis web yang menjadi salah satu pilihan dalam e-learning. Moodle menyediakan fitur-fitur LMS pada umumnya seperti pengumpulan tugas, forum diskusi, arsip, chat, dll. Tetapi, Moodle menyediakan layanan bagi Developer yang dapat mengatur Moodle sesuai kebutuhan, membuat Moodle sangat modular contohnya seperti plugin. Moodle dapat digunakan secara gratis, dan juga terdapat layanan MoodleCloud dimulai dari harga $80 pertahun hingga $1000 pertahun. Moodle juga menyediakan paket Moodle Partner jika anda membutuhkan tenaga atau ilmu pengetahuan langsung dari ahlinya, atau jika anda seorang ahli anda dapat mendaftarkan diri untuk menjadi Partner.

3.Canva

Canva adalah LMS dengan konsep desain grafis yang dimana pengguna dapat membuat desain, presentasi, poster, dan konten-konten visual lainnya baik di web atau mobile. Canva menyediakan ribuan template, gambar, font, dan ilustrasi lainnya yang bebas digunakan. Canva dapat digunakan gratis, tetapi juga tersedia Canva Pro seharga $9.95 perbulannya untuk fitur-fitur tambahan seperti beberapa desain yang eksklusif, serta tersedia juga untuk perusahaan seharga $30 perbulannya untuk keperluan kelompok atau tim besar.

4. LearnPress

LearnPress adalah LMS yang dikembangkan oleh WordPress. LearnPress lebih berfokus kepada pengajar daripada pelajar. Dengan LearnPress, anda dapat membuat dan menjual pendidikan anda secara online cukup dengan menginstall plugin LearnPress pada WordPress anda. LearnPress sepenuhnya dapat digunakan secara gratis dan tidak memperlukan pembayaran apapun,

5. Joomla LMS

Joomla LMS adalah LMS berbasis bisnis yang berorientasi pada pengajar atau pengguna dalam e-learning, training, dan proyek e-commerce. Joomla LMS memungkinkan anda untuk membuat dan menjual pendidikan anda secara online dengan fitur-fitur seperti live atau video conference, tracker dan laporan proses belajar, e-commerce untuk mengiklankan dan menjual pendidikan anda, dan platform dasar Joomla CMS. Joomla menyediakan dua pilihan paket yaitu Cloud-based dan On-premise. Cloud-based dimulai dari harga $37 perbulannya, dan On-premise dimulai dari $299 perbulannya.

6. BeeSmart

BeeSmart adalah LMS yang menyediakan layanan berupa CBT atau Computer Based Test. BeeSmart umum digunakan pada ujian CBT, terutama ujian dalam jumlah besar. Fitur yang disediakan BeeSmart adalah Paperless, bentuk/paket soal yang tidak terbatas, dan koreksi otomatis. BeeSmart dapat digunakan sepenuhnya secara gratis, tetapi BeeSmart beroperasi dibawah XAMPP yang dapat anda gunakan secara gratis pula.

7. SalesCandy LMS

SalesCandy adalah LMS yang berorientasi pada manajemen sales atau penjualan, yang cukup populer digunakan oleh salesperson. SalesCandy melingkupi berbagai bidang seperti Banking, Real Estate, pendidikan, otomotif, dan kesehatan. SalesCandy beroperasi pada smartphone di mana ia dapat melakukan tracking dan report secara langsung untuk proses evaluasi oleh salesperson. SalesCandy tidak mematok harga tetap, tetapi diukur sesuai kebutuhan pembeli, perusahaan, dan jumlah karyawan untuk mengukur harganya melalui konsultasi.

8. Sakai

Sakai adalah LMS berbasis komunitas sebagai platform untuk pengajar, riset, dan kolaborasi. Sakai umum digunakan pada pendidikan tinggi oleh pengajar sebagai platform untuk melakukan kursus, kuliah, atau riset. Selain pendidikan, Sakai juga bisa digunakan untuk perusahaan dan bisnis, dan tersedia juga Mobile Learning untuk penggunaan pada smartphone. Sakai adalah salah satu LMS yang sepenuhnya dapat digunakan gratis, dan menyediakan Self-hosting dan Cloud-hosting.

9. Dokeos

Dokeos adalah LMS yang berorientasi pada e-learning, terutama pada perusahaan yang ada di bidang pendidikan. Dokeos mempermudah anda dalam menciptakan berbagai pendidikan online, membuat soal, e-commerce, serta terdapat laporan dan analitik gratis yang anda dapat gunakan untuk proses evaluasi pendidikan anda. Dokeos tidak membuka harga secara langsung tetapi melalui konsultasi. Fitur paling sederhana dimulai dari paket Training Center. Fitur tambahan dapat anda dapatkan di paket Corporate, dan Health and Pharmaceutical.

LMS tidak hanya ada pada bidang pendidikan seperti yang kita kenal pada umumnya, tetapi banyak perusahaan LMS yang berspesialisasi pada bidang atau customer tertentu, apakah akan digunakan oleh pengajar, pelajar, atau lembaga lainnya. Melalui artikel ini, anda dapat mengetahui LMS apa yang mungkin anda butuhkan dalam melakukan pekerjaan anda, lebih baik lagi jika LMS yang anda gunakan sangat terspesifikasi dengan pekerjaan anda.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like