Blog Jagoan Hosting | Tutorial Website & Web Hosting Indonesia

Mau Tahu Apa Fungsi dari Front End Framework? Ini Dia Penjelasannya

Framework adalah seperangkat konsep, praktik, dan kriteria standar yang digunakan untuk menangani masalah umum, serta menjadi referensi untuk membantu menyelesaikan masalah baru yang serupa. Tujuan utama penggunaan framework adalah untuk menyediakan struktur umum sehingga developer tidak menulis kode dari awal dan dapat menggunakan kembali kode yang sudah ada.

Front-end framework biasanya terdiri dari file kode dan folder yang terstandar (HTML, CSS, JS, dll). Saat ini framework yang populer adalah framework yang menggunakan teknik responsive web design dimana framework tersebut dapat beradaptasi dengan berbagai macam resolusi pada perangkat mobile dan desktop. Beberapa komponen framework yang umum adalah seperti berikut ini:

  • Kode CSS berupa grid yang disediakan untuk menempatkan posisi elemen
  • Style typography untuk elemen HTML
  • Kemampuan untuk menyesuaikan tampilan pada browser yang berbeda
  • Standar pada class CSS

Saat ini terdapat banyak pilihan front-end framework. Kita dapat membagi framework tersebut menjadi dua tipe berdasarkan kompleksitasnya yaitu simple framework dan complete framework.

Simple framework

Simple framework dapat disebut sebagai grid systems. Framework ini menyediakan style berdasarkan column systems. Contoh dari framework ini adalah:

  1. 1140 Grid (richmccartney.github.io/1140-grid)
  2. Golden Grid System (goldengridsystem.com)
  3. Mueller Grid System (muellergridsystem.com)
  4. Base (getbase.org)
  5. 960 Grid System (960.gs)

Complete framework

Selain menyediakan grid system, complete framework juga berisi style dasar yang dapat digunakan seperti typography, form, button, icon, navigation, alert, popover, image frame dsb. Contoh dari framework ini adalah:

  1. Bootstrap (getbootstrap.com)
  2. Foundation (foundation.zurb.com)
  3. Skeleton (getskeleton.com)
  4. Pure CSS (purecss.io)
  5. Bulma (bulma.io)

Kelebihan dan kekurangan menggunakan framework:

Kelebihan

  • Mempercepat proses pembuatan website
  • Kode yang standar
  • Solusi untuk beberapa masalah umum pada CSS
  • Kompabilitas pada browser yang berbeda
  • Memudahkan ketika bekerja secara tim

Kekurangan

  • Banyak kode yang tidak perlu
  • Membutuhkan waktu untuk belajar menggunakan framework

Nah, seperti itulah penjelasan tentang Front End Framework. Jika kamu ingin mendapatkan artikel lain seputar update teknologi dan perkembangannya, bisa di artikel berikut ini