Tahukah kamu jika terdapat berbagai tipe kepemimpinan yang sering ditemui di organisasi atau perusahaan? Yup, mulai dari tipe otokratis, demokratis, karismatik dan lain sebagainya. Setiap tipe kepemimpinan tentu memiliki nilai plus dan minus-nya tersendiri. 

Nah, apabila kamu belum terlalu mengerti tentang tipe-tipe kepemimpinan dan contohnya, yuk baca artikel ini sampai habis. Dari sini kamu juga bisa mengenali tipe kepemimpinan seperti apa yang kamu miliki di dalam diri. Check it Out!

Macam-Macam Tipe Kepemimpinan

Perlu rasanya mengenali diri sendiri termasuk dari segi kepemimpinan. Hal ini berguna agar kamu bisa menyesuaikan cara memimpin yang baik bagi tim kamu, entah sekarang atau di masa depan. Yuk pelajari apa saja tipe-tipenya berikut ini!

1. Tipe Kepemimpinan Otokratis

Kepemimpinan tipe otoriter atau otokratis berperan sebagai penguasa tertinggi dan memiliki otoritas untuk mengambil keputusan tanpa adanya pengaruh atau gangguan lain, seperti kritik. Berikut ciri-cirinya:

  • Perintahnya dianggap selalu benar dan harus dituruti.
  • Menganggap bawahan sebagai robot kerja semata.
  • Enggan menerima saran, kritik maupun pendapat dari orang lain.
  • Kekuasaannya terkesan hanya formalitas karena terlalu mengagungkan jabatannya.
  • Sering menggunakan tekanan terhadap bawahannya.

Kelebihan dari kepemimpinan tipe ini adalah sikap sigap serta mampu mengambil keputusan dengan cepat terkait dengan pekerjaan ataupun kesalahan yang dilakukan oleh bawahannya. Sehingga proses kerja bisa lebih mudah diawasi.

Kelemahannya yaitu menimbulkan rasa tidak nyaman untuk bawahan karena perlakuan dari leader. Memunculkan golongan yang tidak suka pada pemimpin, pekerjaan yang dilakukan tidak secara ikhlas, melainkan karena adanya tekanan dan paksaan dari pimpinan.Sehingga, pekerjaannya hanya sampai pada apakah perintah sudah dilakukan dengan baik.

2. Tipe Kepemimpinan Militeristik

Sesuai namanya, kepemimpinan tipe militeristik menerapkan sistem militer pada saat menjadi pemimpin dengan tuntutan kedisiplinan yang tinggi. Pemimpin semacam ini mempunyai ciri-ciri berikut:

  • Menerapkan kedisiplinan tinggi, kaku terhadap bawahannya
  • Dalam bertugas mempergunakan cara memerintah
  • Menggerakan bawahannya dengan titel pangkat atau jabatan
  • Terlalu susah menerima kritik atau masukan dari bawahan
  • Menyukai formalitas dengan berlebih-lebihan

Baca juga: 15 Kualitas Terbaik yang Harus Dimiliki oleh Seorang Pemimpin

3. Tipe Kepemimpinan Paternalistik

Kepemimpinan tipe ini cenderung mendominasi. Biasanya pemimpin tersebut akan menganggap bawahannya tidak tahu apa-apa atau kurang berpengalaman. Sehingga, tidak memberikan kesempatan berkreasi maupun mengambil keputusan sendiri bagi bawahannya.

Terkadang, pemimpin ini juga bersikap serta tahu dan berlebihan ketika merasa sedang melindungi bawahannya. Namun, kelebihan dari tipe kepemimpinan ini bisa tegas dalam mengambil keputusan. Selain itu, bawahan akan merasa aman akan perlindungan yang diberikan. 

Sementara, kekurangannya adalah bawahan tidak memiliki kesempatan untuk berkembang dan bisa saja bersikap ketergantungan kepada pemimpin. Hal ini karena mereka tidak mampu berpendapat ataupun mengambil keputusan.

4. Tipe Kepemimpinan Karismatik

Sebenarnya, alasan dibalik kepemimpinan tipe karismatik belum ditemukan secara ilmiah. Namun, tipe kepemimpinan ini memang memiliki daya tarik luar biasa sehingga tanpa adanya perintah atau apapun, bawahannya akan menghormatinya.

Namun, diyakini bahwa seorang pemimpin bisa dikatakan karismatik saat memiliki kepribadian baik atau kecakapan lain yang membuat setiap orang menjadi kagum. Kelebihannya, pemimpin ini memiliki visi misi jelas serta bisa memberikan dorongan kepada para bawahannya untuk bekerja lebih keras tanpa adanya tekanan.

Karena adanya rasa hormat dan nyaman dari bawahannya, mereka akan cenderung setia. Namun, hal tersebut juga bisa menimbulkan suatu kelemahan, dimana, ketika pemimpin tersebut sudah mengambil keputusan, maka semua bawahannya akan membenarkan sehingga sulit terkontrol.

5. Tipe Kepemimpinan Demokratis

Leader yang memberikan kebebasan pada anggotanya dalam berpendapat, menyampaikan aspirasi, serta mengembangkan bakat dan mempertimbangkan musyawarah untuk menetapkan suatu kebijakan kepada bawahannya.

Pemimpin tipe ini dianggap paling ideal dan mengerti bawahan karena mau menerima saran, melakukan upaya sinkronisasi antara tujuan organisasi dengan pribadi serta berupaya mengoptimalkan potensi yang ada pada bawahannya. Sehingga nantinya bawahannya bisa turut berkembang.

Tipe ini mengutamakan kerjasama tim dan akan terus mengembangkan kapasitas kepemimpinan yang ada pada dirinya. Namun memiliki kelemahan yaitu, lambat dalam pengambilan keputusan karena harus meminta saran atau pertimbangan dari bawahan.

Baca juga: Apa Itu Customer Retention? Keuntungan & Strategi Meningkatkan

6. Tipe Kepemimpinan Laissez Faire

Tipe laissez faire dinilai sebagai leader yang paling pasif. Dikatakan begitu karena Ia membebaskan bawahannya untuk melakukan sesuatu asalkan tujuan organisasi bisa tercapai. Ia menganggap bahwa anggota atau bawahannya sudah paham tentang apa yang harus dilakukan. 

Kelebihannya, para bawahan bisa bebas berkreasi dan mengambil keputusan sesuai sudut pandang mereka. Namun, kekurangannya proses kerja menjadi kurang memiliki kontrol dan minimnya pengawasan dari pimpinan.

Nah Sob, itu dia penjelasan mengenai 6 tipe kepemimpinan. Sesudah membaca dan memahaminya, kira-kira kamu termasuk tipe yang mana nih? Setelah mengenalinya, kamu bisa memaksimalkannya agar bisa optimal dalam memimpin suatu tim untuk mencapai tujuan bersama ya!

12 Shares:
1 comment
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like