Sekolah Online saat Pandemi – Selama pandemi Covid-19 ini, kita semua dianjurkan untuk melakukan berbagai aktivitas dari rumah, termasuk dengan sekolah. Proses belajar mengajar yang saat ini dilakukan secara online, nyatanya masih banyak mengalami halangan dan rintangan. Lalu, apa saja ya tantangan sekolah online saat pandemi yang dialami para guru dan murid? Baca dan simak sampai tuntas ya, Sob!

1. Jaringan internet yang tidak stabil sudah pasti jadi tantangan terbesar sekolah online

Seringkali, guru-guru dan murid yang mengeluhkan jika internet di rumah mereka lambat. Padahal, sekolah online saat pandemi sangatlah membutuhkan jaringan internet yang cukup kuat. Mengingat media atau platform yang digunakan berupa Google Meet, Skype, dan aplikasi lainnya yang menggunakan fitur video conference.

Internet yang kuat dibutuhkan agar suara yang dihasilkan tidak putus-putus dan video tidak berhenti, sehingga pembelajaran jadi efektif. Murid pun dapat menyerap informasi yang disampaikan para guru secara utuh. Inilah yang menjadi tantangan Kementerian Pendidikan Indonesia untuk memaksimalkan potensi yang ada agar sekolah online ini dapat berjalan lancar.

2. Keterbatasan perangkat pembelajaran

Tidak semua anak mampu memiliki smartphone atau komputer sendiri di rumah. Kondisi ini yang menyebabkan nggak meratanya akses pembelajaran lewat daring ini di seluruh Indonesia. Keterbatasan perangkat yang terhubung ke internet, banyak dialami pelajar terutama dari pedalaman dan desa. Terkadang, satu-satunya perangkat telekomunikasi yang dimiliki oleh suatu keluarga hanyalah handphone biasa tanpa bisa akses ke internet.

3. Sistem yang berjalan masih tidak merata

tantangan sekolah onlie saat pandemi

Sekolah online juga membuat banyak pihak jadi enggan beradaptasi dengan pesatnya teknologi. Untuk itu, jawaban yang bisa ditempuh adalah dengan mengadaptasi konsep Learning Management System (LMS). Ini merupakan software yang bisa mempermudah kegiatan pembelajaran bagi guru, atau sekolah agar mereka bisa mendistribusikan program pembelajaran lebih tertata. 

LMS bisa membantu semua pihak supaya proses belajar mengajar jadi lebih mudah. Proses pembelajaran jadi lebih transparan dan terorganisir. Setelah software LMS sudah diaplikasikan, para guru dan murid bisa mendapat akses yang berupa dashboard. 

Nah, karena LMS akan diakses oleh banyak orang, pastikan pihak sekolah mampu menyediakan akses yang cepat dan real time untuk semuanya. Caranya mudah, gunakan LMS Instant Apps Schools dari Jagoan Hosting aja! Dijamin proses belajar mengajar tak akan terganggu.

4. Banyaknya gangguan di rumah juga jadi tantangan sekolah online saat pandemi

Belajar di sekolah dengan di rumah memang memiliki perbedaan utama. Ketika belajar di ruang kelas, lingkungannya memang diatur untuk bisa mendukung proses pembelajaran agar bisa berjalan lancar. 

Lain halnya jika proses belajar mengajar yang dilakukan di rumah. Nggak semua pelajar memiliki kondisi rumah yang nyaman untuk mereka belajar. Terkadang banyak dari mereka yang harus belajar dengan kondisi berisik. Aktivitas-aktivitas di rumah yang bisa mendstrik saat belajar, bisa mempengaruhi konsentrasi para murid.

5. Sulitnya untuk interaktif

Sob, meskipun ada fitur video conference, rasanya pasti berbeda ketika belajar di dalam kelas langsung. Hal ini bisa menyebabkan proses belajar mengajar jadi nggak se-interaktif dulu. 

Banyak siswa yang akhirnya merasa bingung terhadap penyampaian materi dari para guru. Mereka jadi sulit bertanya dengan guru karena keterbatasan komunikasi. Ini juga bisa disebabkan karena seringkali guru hanya menyampaikan materi secara satu arah dan nggak memberi kesempatan murid untuk bertanya.

Banyaknya tantangan sekolah online saat pandemi yang masih terus dihadapi, sebenarnya bisa diatasi jika semua pihak bekerja sama. Karena sebenarnya proses digitalisasi ini sangat penting bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Buat kamu yang mau ikutan melakukan digitalisasi ini, kamu bisa gunakan layanan Hosting dan VPS Terbaik seperti VPS X dan Cloud Hosting Indonesia yang ditawarkan Jagoan Hosting.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like