Admin Tutorial
Latest posts by Admin Tutorial (see all)

Pengantar

Pada dasarnya nih, error pada website menandakan halaman, file atau folder  yang terakses tidak dapat ditemukan pada hosting. Sehingga ada yang hilang dari halaman yang Kamu akses. Kamu menuju tempat yang sejatinya tidak ditemukan.

Sama seperti pesan error lain (500 error, 502 error, 504 error, dst.), Pesan Error 404 Not Found adalah hasil dari proses HTTP yang menemukan ketidak sesuaian.

Beberapa bentuk Error 404 antara lain seperti ini:

  • "404 Error"
  • "404 Not Found"
  • "Error 404"
  • "The requested URL [URL] was not found on this server"
  • "HTTP 404"
  • "Error 404 Not Found"
  • "404 File or Directory Not Found"
  • "HTTP 404 Not Found"
  • "404 Page Not Found"

 

Penyebab

Ada beberapa penyebab umum yang menyebabkan error 404 muncul di browser kamu, empat diantaranya adalah:

 

Keliru memasukkan URL

Penyebab yang sepele sebenarnya, kasusnya kamu salah memasukkan URL di browser. Misalnya harusnya mengakses https://jagoanhosting.com/tutorial eh malah https://jagoanhosting.com/tatorial.

 

Kesalahan Caching

Nah bisa jadi browser kamu gak bisa menemukan file cache website kamu, dikarenakan suatu hal. Keluarlah error tersebut.

 

Setting DNS bermasalah

Sering terjadi ketika kamu sudah mau buru-buru akses, padahal domain kamu belum benar benar mengarah ke server, alias masih propagasi atau masih butuh waktu resolve.

 

Error Plugin atau themes WordPress 

Penyebab umum lainnya dikarenakan ada error di plugin atau themes dari WordPress yang sedang kamu gunakan.

 

Cara Mengatasi Error 404 di WordPress

Cakupan cara mengatasi error 404 itu luas banget sob, tapi kami coba berikan tips secara umum, terutama untuk website berbasis WordPress.

 

Langkah 1, Tekan F5, klik tombol refresh / reload

Coba akses URL dari address bar lagi. Kesalahan 404 Not Found mungkin muncul karena beberapa alasan meskipun tidak ada masalah sebenarnya, jadi kadang, refresh saja malah akan membuat halaman yang Kamu maksud muncul lagi, Sob.

 

Langkah 2, Periksa kembali URL

Seperti yang dijelaskan diawal tadi Penyebab yang sepele sebenarnya, kasusnya kamu salah memasukkan URL di browser. Misalnya harusnya mengakses https://jagoanhosting.com/tutorial eh malah https://jagoanhosting.com/tatorial. Jadi coba periksa sekali lagi ya.

 

Langkah 3, Bersihkan Cache dan History

Jika kamu memiliki indikasi bahwa pesan 404 Not Found mungkin saja hanya terjadi di komputermu sendiri Sob. Misalnya, jika Kamu dapat mengakses URL dari ponsel Kamu tetapi tidak dari tablet Kamu, mengosongkan cache di browser tablet Kamu mungkin membantu.

Clear cache

Di Google Chrome, kamu bisa menghapus cache dan history dengan cara ini:

  • Akses menu History di Settings atau Ctrl + H.
  • Klik opsi Clear browsing data.
  • Pilih rentang waktu data yang ingin dihapus.
  • Centang opsi Browser history dan Cached images and files.
  • Klik tombol Clear data.

 

Di Firefox, kamu bisa menghapus cache dan history dengan cara ini:

  • Akses menu Cookies and Site Data di Preferences
  • Klik opsi Clear Data
  • Centang opsi Cached Web Content
  • Klik tombol Clear.

 

Langkah 4, Update Permalink WordPress

Kalau kamu menggunakan website berbasis wordpress, biasanya error 404 terjadi karena permalink (atau file .htaccess). Penyebab munculnya kadang setelah kamu migrasi server.

Nah cara melakukan update permalink adalah dengan melakukan save ulang settingan permalink yang ada sebelumnya.

Setelah masuk ke dalam wp-admin wordpress kamu,

Masuk menu Settings → Permalinks dan klik Save Changes (gak perlu ada perubahan apa-apa, klik Save Changes aja udah cukup).

Save permalink

 

Langkah 5, Update file .htaccess

Biasanya Error 404 juga menyebabkan kamu gak bisa masuk ke dashboard wp-admin kamu. Tenang sob, masih ada cara lain memperbaikinya dengan meng-update file .htaccess di hosting yang kamu gunakan.

  • Kamu bisa menggunakan aplikasi seperti Filezilla untuk mengakses website.
  • Lalu buka folder root WordPress yang berisi instalasi WordPress. Biasanya direktori ini tersimpan di folder public_html atau www.
  • Kemudian masuk ke folder tersebut dan cari file .htaccess. Ubah namanya jadi .htaccessbackup
  • Terus  siapkan file bernama .htaccess di komputer kamu berisi kode file .htaccess WordPress default yang isinya seperti ini
# BEGIN WordPress

<IfModule mod_rewrite.c>

RewriteEngine On

RewriteBase /

RewriteRule ^index\.php$ - [L]

RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f

RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d

RewriteRule . /index.php [L]

</IfModule>

# END WordPress
  • Upload  file .htaccess default di atas. Selesai.

 

Langkah 6, Non-aktifkan plugin dan themes

Jika semua cara diatas belum juga berhasil mengatasi masalah kamu. Ada kemungkinan lain masalahnya ada di plugin atau themes yang sedang kamu gunakan.

Non-aktifkan melalui dasbor wp-admin

Beruntung jika dasbor wp-admin wordpress kamu masih bisa diakses, lakukan aktivitas berikut. Kalaupun gak bisa diakses kamu masih bisa menon-aktifkan melalui FTP

  • Setelah masuk wp-admin. Kamu bisa menonaktifkan plugin dengan membuka menu Plugins > Installed Plugins. Kemudian centang semua plugin dan terapkan Bulk Actions, pilih Deactivate.
  • Jika Error 404 sudah tidak muncul, artinya ada salah satu plugin yang menyebabkan error tersebut.
  • Selanjutnya aktifkan plugin satu per satu untuk mengecek plugin mana yang menjadi penyebab error tersebut. Jika kamu mengaktifkan satu plugin dan error kembali muncul, artinya plugin tersebut yang menyebabkan Error 404 muncul.
  • Lalu kamu bisa coba mengupdate plugin bermasalah tersebut. Bisa jadi plugin menyebabkan error karena tidak diupdate. Namun, jika sudah diupdate dan error tetap muncul, uninstall plugin tersebut dan cari alternatif lain.
  • Terakhir jika ternyata bukan plugin yang menyebabkan munculnya Error 404, kamu bisa beralih ke tema. Ganti tema yang sedang kamu gunakan dengan tema lain. Apabila error tidak muncul kembali artinya, tema kamulah yang menjadi penyebab Error 404. Sebaiknya ganti tema kamu jika memang terbukti menghasilkan error.

 

Non-aktifkan melalui FTP

Kamu bisa menggunakan FileZilla untuk menonaktifkan tema dan plugin. Berikut caranya:

  • Pertama, buka direktori public_html/wp-content.
  • Lalu kamu akan menemukan folder plugins dan themes di dalamnya
  • Kemudian di dalam folder plugins, Anda akan melihat folder masing-masing plugin yang sudah kamu install. Setelah itu ganti nama plugin untuk menonaktifkannya. Kamu bisa menggantinya dengan nama yoast.disabled, misalnya.
  • Nah dengan mengganti nama foldernya, plugin otomatis nonaktif. Coba akses website, apakah error masih muncul. Jika tidak, artinya plugin yang yang kamu nonaktifkan adalah penyebab errornya.
  • Tapi jika semua plugin sudah dinonaktifkan dan error tetap muncul, Kamu bisa coba menonaktifkan tema dengan cara yang hampir sama, kamu tinggal mengganti nama temanya.
  • Setelah tema dinonaktifkan, WordPress secara otomatis menggunakan tema default WordPress.
  • Kemudian cek website kamu apakah error sudah hilang. Jika error hilang, artinya tema kamu yang bermasalah.

 

Penutup

Cakupan untuk mengatasi error 404 itu luas banget sob, semoga penjelasan diatas bisa membantu kamu mengatasi permasalahan yang kamu alami. Jika tidak, jangan ragu untuk kasih rating bintang 1, dan berikan feedbackmu disana. Agar panduan ini terus berkembang sesuai kebutuhanmu.

 

KESULITAN SOB?
1. Tanyakan segera ke forum.jagoanhosting.com ada banyak sobat jagoan yang siap bantu kamu!2. Kamu bisa pakai Cloudweeb salah satu partner Jagoanhosting untuk bantu kamu kelola seluruh kebutuhan support website, sehingga kamu bisa duduk manis masalah selesai. Yuk segera gunakan layanan VIP Support JH

 

Apakah artikel ini membantu, Sob?

Berikan rating buat artikel ini!

Rata-rata rating 2.5 / 5. Dari total vote 2

Pertamax, Sob! Jadilah pertama yang memberi vote artikel ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Leave a Comment