Google Analytics

Admin Tutorial

Halo Sob! Sudah pada atau belum apa itu Google Analytics? Google Analytics adalah tools yang biasa digunakan oleh pemilik website untuk memantau traffic website mereka. Nah, kalau kamu sedang mengembangkan suatu website, wajib mempelajari tools yang satu ini nih Sob!

Dengan memantau website melalui Google Analytics, kamu akan mengetahui performa website kamu secara detail, termasuk sumber trafik, konten populer, hingga demografi pengunjung. Sehingga, bisa menjadi bahan evaluasi kamu. Tunggu apalagi, yuk simak lebih lanjut di bawah ini.

Apa itu Google Analytics?

Google analytics adalah software berbentuk situs pengumpul data yang dapat membantu kamu dalam menganalisis berbagai metrik, termasuk perilaku pengunjung, demografi, lalu lintas web dan sebagainya. Sehingga, kamu bisa mengetahui bagaimana performa website kamu Sob

Google analytics adalah situs yang banyak dimanfaatkan oleh para pemilik website karena dinilai efektif dan mudah diintegrasikan dengan produk Google yang lain. Saat ini, opsi standar Google analytics bisa diakses secara gratis.

Dinilai sebagai tools yang cukup efektif, setidaknya ada enam jenis data pada Google Analytics. Berikut diantaranya:

  1. Realtime.
  2. Demografi pengunjung.
  3. Perilaku pengunjung.
  4. Sumber trafik.
  5. Jumlah trafik.
  6. Kecepatan website.

Fungsi Google Analytics

Pada dasarnya, fungsi Google Analytics adalah sangat besar dalam bidang bisnis. Rata-rata, suatu perusahaan memanfaatkan Google Analytics untuk meningkatkan trafik mereka. Adapun lebih lengkapnya manfaat Google Analytics adalah sebagai berikut.

  1. Melakukan pengukuran untuk mengoptimalkan kinerja situs/website.
  2. Untuk mengarahkan keputusan konten atau produk yang sesuai dengan customer.
  3. Memaksimalkan efektivitas strategi yang telah dirancang untuk pemasaran.
  4. Mengoptimalkan penempatan situs web pada halaman pertama SERP (mesin pencari).

Cara Menggunakan Google Analytics

Google Analytics adalah fitur yang banyak digunakan oleh suatu perusahaan untuk melakukan analisa pengunjung. Sehingga mereka bisa meningkatkan performa situs web dan memaksimalkan strateginya.

Nah, sebelum membahas tentang cara menggunakan Google Analytics, kamu harus paham dulu beberapa istilah penting didalamnya. Istilah penting dalam Google Analytics adalah sebagai berikut.

  • Accounts, merupakan akses kamu ke layanan analytics. Setidaknya, kamu harus memiliki satu akun untuk memantau metrik pada Google Analytics.
  • Organizations, kalau kamu punya banyak metrik dan produk yang diukur, organisasi adalah fitur yang bisa kamu gunakan untuk mengelompokkan beberapa produk tersebut. Melalui organization, kamu juga bisa menggunakan layanan Google sekaligus seperti Tags Manager, Optimize dan Analytics.
  • Views, yaitu sebutan bagi data spesifik yang kamu inginkan. Misalnya, kamu bisa membuat masing-masing view khusus untuk trafik AdWords, web, subdomain dan lain-lain.
  • Properties, dalam Google Analytics, properties adalah sebutan bagi obejk yang matriknya akan kamu pantau.
  • Bounce rate, adalah nilai dari seberapa banyak pengunjung yang meninggalkan web selagi melihat satu halaman.
  • Session, jangka waktu atau lamanya interaksi user dan halaman web. 

Gimana Sob, kamu sudah mulai memahaminya bukan? Setelah ini, sebagai pemula kamu akan mempelajari cara menggunakan Google Analytics melalui keenam data yang telah dibahas sebelumnya. Yuk cermati!

1. Realtime (Waktu Saat Ini)

Kamu bisa mengecek matrik realtime web pada Google Analytics melalui menu Realtime > Overview. Anda bisa langsung mengakses data yang telah terekam saat itu juga. Pada menu Overview, akan nampak beberapa data yaitu:

  • Jumlah user.
  • Pembagian user berdasarkan perangkat.
  • Pageview per menit dan per detik.
  • Top referral, social traffic, keywords, active, active pages dan locations.

2. Demographics (Demografi Pengunjung)

Melalui Google Analytics, kamu juga bisa melihat siapa saja yang sudah mengunjungi website kamu lho Sob! Mulai dari asal wilayah, usia, gender dan topik apa yang paling mereka minati melalui menu Audience. Kamu bisa mendapatkan insight lengkap dari menu ini.  

Untuk melihat dat audiens, kamu bisa mengunjungi Audience > Overview. Kemudian akan ditampilkan beberapa data seperti:

  • Jumlah pengguna, tayangan halaman, halaman yang dibuka per sesi, sesi serta jumlah sesi per pengguna.
  • Bounce rate.
  • Demografi berdasarkan negara, kota atau bahasa.
  • Sistem operasi yang digunakan user.

Jika ingin lebih spesifik mengenai informasi audiens, kamu bisa menuju menu Audience > Demographics. Kamu juga bisa melihat topik yang paling diminati user melalui Audience > Interests.

3. Audience Behaviour (Perilaku Pengunjung)

Google Analytics adalah layanan yang sangat lengkap hingga kamu bisa melihat interaksi pengunjung. Klik menu Audience > Behaviour untuk melihat bagaimana respon user terhadap situs web kamu. Beberapa hasil analisis yang bisa kamu lihat diantaranya yaitu.

  • Jumlah pengunjung baru vs pengunjung lama, kamu bisa melihat seberapa besar perkembangan website dengan banyaknya pengunjung baru.
  • Frequency & Recency, frequency menunjukkan seberapa sering seorang user mengunjungi halaman web tertentu. Sedangkan recency menunjukkan jangka waktu sejak pertama kali user berkunjung ke halaman web.
  • Engagement, melalui engagement kamu bisa melihat durasi sesi serta berapa banyak halaman yang dibuka user dalam satu sesi.
  • Quality Session, dengan mengetahui kualitas sesi, kamu bisa memetakan tren jumlah kunjungan untuk mencapai target konversi.
  • Conversion Probability, kemungkinan konversi ini masih berkaitan dengan kualitas sesi. Google memerlukan minimal 1000 kali transaksi ecommerce untuk menganalisa conversion rate.

4. Overall Traffic (Keseluruhan Trafik)

Data jumlah trafik pada Google Analytics adalah aspek penting dalam situs web kamu Sob. Hal ini juga yang akan mempengaruhi pemeringkatan. Trafik menunjukkan seberapa sering situs web kamu dikunjungi oleh user. Dari sini, kamu bisa tau seberapa populer halaman web tersebut.

Untuk melihat trafik pengunjung, kamu bisa menuju Acquisition > All Traffic. Kemudian di bawahnya masih terdapat pilihan channel, treemaps, source/medium dan referrals. Dari keempat opsi itu, kamu bisa melihat trafik secara lebih detail.

5. Traffic Source (Sumber Trafik)

Sumber trafik pada Google Analytics adalah informasi mengenai darimana seorang user mengunjungi suatu situs web. Bisa dari pencarian browser, backlink atau iklan. Untuk melihatnya kamu bisa menuju Acquisition > All Traffic > Channels.

Terdapat empat jenis traffic source dalam Google Analytics, antara lain:

  1. Organic, sumber trafik yang berasal dari hasil pencarian search engine seperti Google, Bing atau Yahoo!.
  2. Direct, sumber trafik yang berasal dari mengetik URL secara langsung di address bar browser.
  3. Referrals, daftar channel atau website lain yang mengirimkan trafik.
  4. Social, informasi mengenai sumber trafik yang berasal dari media sosial.

Nah, itu dia penjelasan mengenai apa itu Google Analytics dan bagaimana cara menggunakannya dari Jagoan Hosting. Google Analytics adalah layanan dengan banyak fitur. Mengingat manfaatnya yang cukup banyak, sayang jika kamu tidak menyelaminya Sob. Semoga informasi ini bermanfaat ya!