Mengatasi ERR_TOO_MANY_REDIRECTS

Eka Zahara
Latest posts by Eka Zahara (see all)

Pengantar 

Sebagian dari kamu pasti pernah mengalami error saat mengelola website. Salah satu error yang mungkin ditemui adalh ERR_TOO_MANY_REDIRECTS. Sebelumnya kita bahas dulu, apa sih penyebab error ERR_TOO_MANY_REDIRECTS?

Jadi error tersebut muncul karena website terjebak pada proses loading yang berulang-ulang. Sehingga menyebabkan error tersebut muncul. Tapi tenang, kamu bisa ikuti panduan di bawah untuk mengatasi error tersebut.

Persyaratan

  1. Memiliki hosting aktif
  2. Website dalam kondisi error tersebut

Penghapusan Cache Browser

Cara pertama yang bisa dicoba adalah dengan melakukan penghapusan cache browser. Kamu bisa ikuti panduan hapus cache browser Jagoan Hosting ya.

Penghapusan Cache WordPress

Setelah kamu menghapus cache browser, lanjutkan dengan menghapus cache pada wordpress di hosting kamu.

STEP 1 : Login ke halaman admin wordpress kamu

STEP 2 : Masuk ke menu Plugins > Add new

STEP 3 : Search menggunakan keyword “cache” kemudian klik Install Now

STEP 4 : Tunggu instalasi kemudian klik Activate

STEP 5 : Masuk ke bagian setting dari plugin tersebut kemudian klik tombol Empty All Cache

Cek URL Settings

Opsi ketiga yang dapat kamu coba adalah dengan melakukan pengecekan url setting dari website. Ada dua cara untuk pengecekan. Cara pertama adalah cek melalui dashboard admin wordpress

STEP 1 : Login ke halaman admin wordpress kamu

STEP 2 : Masuk ke menu Settings > General

STEP 3 : Pastikan sudah sesuai dengan url dari website kamu

Cara kedua adalah cek melalui file wp-config.php

STEP 1 : Masuk ke cpanel kemudian menuju ke menu File Manager

STEP 2 : Masuk ke directory root website kamu, contohnya pada directory public_html

STEP 3 : Edit file bernama wp-config.php

STEP 4 : Tambahkan script berikut di bagian paling bawah setelah itu simpan

define('WP_HOME','http://domainanda.com');
define('WP_SITEURL','http://domainanda.com');

Nonaktifkan Plugin

Opsi keempat adalah dengan melakukan nonaktif plugin. Sebagai informasi bahwa wordpress cukup sensitif dengan perubahan. Sehingga sangat memungkinkan jika perubahan seperti penambahan plugin atau update plugin bisa mempengaruhi kinerja website.

STEP 1 : Masuk ke menu Plugins > Installed Plugins

STEP 2 : Deactive seluruh plugin

STEP 3 : Pastikan dulu apakah website sudah berfungsi normal. Jika iya, maka lakukan activate plugin satu persatu untuk mengetahui plugin mana yang menyebabkan error

Nonaktifkan file htaccess

Opsi kelima adalah dengan melakukan nonaktif file htaccess

STEP 1 : Masuk ke File Manager

STEP 2 : Klik Settings di bagian kanan atas kemudian checklist pada opsi Show Hidden Files (dotfiles)

STEP 3 : Temukan file bernama .htaccess kemudian lakukan rename

STEP 4: Rename menjadi nama lain contohnya @.htaccess

STEP 5: Cek kembali akses website. Jika error tidak lagi muncul maka dapat dipastikan kendala berada pada file htaccess. Kamu bisa edit file tersebut kemudian timpa semua isi dari file htaccess dengan script berikut

# BEGIN WordPress

RewriteEngine On
RewriteRule .* - [E=HTTP_AUTHORIZATION:%{HTTP:Authorization}]
RewriteBase /
RewriteRule ^index\.php$ - [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]

# END WordPress

STEP 6 : Aktifkan kembali file htaccess dengan rename judul file menjadi .htaccess

Penutup

Bagaimana, Sob? Berguna sekali bukan panduan kali ini. Kamu bisa melakukan perbaikan secara mandiri sebelum menghubungi tim support. Namun jika kamu mengalami kendala atau ada yang ditanyakan, silahkan menghubungi tim support melalui chat atau open ticket di member area ya. Sampai bertemu di panduan lainnya^^

Apakah artikel ini membantu, Sob?

Berikan rating buat artikel ini!

Rata-rata rating 5 / 5. Dari total vote 1

Pertamax, Sob! Jadilah pertama yang memberi vote artikel ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?