Apa itu VMware? Fitur, Cara Kerja, dan Kelebihannya

VMware

VMware mungkin sudah menjadi istilah yang tidak asing bagi kamu yang akrab dengan dunia IT. Kamu juga mengetahui istilah itu sekaligus menjadi penting sebagai software virtualisasi.

Terlebih, teknologi modern menuntut akan kebutuhan virtualisasi dalam digitisasi. Virtual Machine menjadi sangat penting agar memudahkan dalam memanfaatkan resource komputer.

Salah satunya adalah memanfaatkan sebuah layanan cloud yang memiliki peran penting dalam dunia virtual. Apalagi teknologi semakin berkembang pesat hingga saat ini. Oleh karenanya, pemahaman tentang software atau mesin virtual sangat penting.

Jadi, apa itu VMware? Apa saja fitur, cara kerja, dan keunggulannya? Mari simak artikel ini sampai habis, Sob!

Apa Itu VMWare?

Sebelum menuju apa fungsinya, mari ketahui perusahaan di baliknya, yakni VMware LLC. Perusahaan ini pertama kali berdiri pada tahun 1998 di Palo Alto, California sebagai penyedia virtualisasi dan software cloud computing.

Pada tahun 2004, EMC Corporation mengakuisisi perusahaan ini. Selanjutnya, EMC diakuisisi oleh Dell Technologies pada tahun 2016, menghasilkan merger menjadi Dell EMC. Terkini, Broadcom resmi mengakuisisi VMware LLC pada November 2023.

Sebagai software, VMware adalah sebuah layanan cloud yang dikhususkan untuk pengembang software dan cloud computing. Secara harfiah, kamu bisa menggunakannya untuk memudahkan dalam pembuatan virtual machine.

Melalui alat ini, kamu bisa menjalankan dua OS berbeda dalam satu perangkat. Contohnya, kamu bisa mengoperasikan Windows dan MacOS secara bersamaan dalam satu perangkat melalui VMWare.

Seperti yang terlihat, setiap virtual machine bisa berjalankan OS-nya sendiri. Dengan kata lain, banyak OS bisa berjalan dalam satu server fisik. Seluruh virtual machine berbagi resource server yang sama, seperti RAM dan networking.

Cek Konten Lainnya:
Perbedaan Docker vs VM, Pilih yang Mana?

Selain itu, alat ini juga menawarkan teknologi virtualisasi berdasarkan bare-metal hypervisor ESX atau ESXi dalam arsitektur x86. Pada tahun 2019, terdapat pula dukungan pada hypervisor untuk menjalankan workload dalam Kubernetes cluster.

Fungsi VMware

fungsi VMware

Sebagai alat atau software, apa fungsinya? Pada dasarnya, terdapat beberapa fungsi dari VMware yang harus kamu ketahui sebagai berikut:

1. Virtualisasi Server Fisik

Alat ini membuat kamu bisa melakukan virtualisasi server fisik pada perangkat, Sob. Artinya, kamu dapat mengelola beberapa virtual machine dalam sebuah server fisik. Berkat hal ini, kamu bisa menggunakan resource komputer lebih efektif dan efisien.

2. Virtualisasi Desktop

Kamu juga akan bisa melakukan virtualisasi desktop. Dengan ini, kamu dapat mengakses desktop secara virtual dengan mudah melalui bermacam perangkat yang berbeda.

3. Virtualisasi Storage

Selain itu, VMware sekaligus menjadi alat yang memudahkan kamu mengatur resource komputer lebih efisien. Kamu dapat alihkan langsung setiap resource layaknya CPU, RAM, dan storage menuju sebuah virtual machine.

4. Jaminan Keamanan Data

Lebih penting lagi, alat ini menjamin keamanan yang tinggi. Setiap data yang tersimpan di dalam virtual machine akan aman berkat sistem isolasi tinggi dari software ini. Oleh karena itu, tidak perlu khawatir saat menyimpan data penting dalam virtual machine.

5. Melakukan Integrasi Data

Terakhir, VMware berfungsi mengintegrasi data pusat antar virtual machine. Berarti walau kamu menjalankan banyak virtual machine dalam satu server, data pusat bisa terintegrasi dengan baik. Alhasil, kamu tidak banyak menghabiskan biaya operasional

Cara Kerja VMWare

Selanjutnya, sangat penting untuk mengetahui bagaimana cara kerja dari VMware sebelum menggunakannya, Sob. Yuk simak cara kerjanya sebagai berikut.

Pertama, sebuah hypervisor terinstal pada server fisik. Tujuannya untuk mempermudah dalam menjalankan beberapa virtual machine sekaligus menggunakan virtualisasi server.

Cek Konten Lainnya:
Jual VPS Murah dan Berkualitas - Mulai 100rb/bulan

Setiap virtual machine bisa menjalankan OS atau operating system-nya masing-masing. Semuanya yang berada dalam server fisik sama berbagi resource berbeda seperti RAM dan networking.

Kemudian, hypervisor tersebut bisa menjalankan workload atau beban kerja yang terkemas dalam sebuah cluster Kubernetes.

Manfaat VMWare

Dalam penggunaannya untuk virtualisasi, terdapat beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan. Berikut adalah manfaatnya:

1. Meningkatkan Laba Atas Investasi

VMware memudahkan kamu dalam menggunakan lebih banyak resource komputer fisik. Oleh karena itu, kamu bisa menjalankan setiap aplikasi pada OS masing-masing dalam server fisik yang sama.

Berkat ini, kamu bisa menghemat uang untuk berinvestasi server. Oleh karenanya, kamu akan mampu menggunakan daya CPU yang tersedia dari server fisik dengan lebih baik.

2. Penggunaan Energi dan Storage Lebih Efisien

Kedua, kamu bisa menjalankan lebih banyak aplikasi meski menggunakan server fisik lebih sedikit. Terlebih, server fisik yang lebih sedikit membutuhkan ruang penyimpanan yang lebih sedikit pula.

Oleh karena itu, kamu bisa menghemat energi untuk memberi daya sekaligus mendinginkan data server kamu, Sob.

3. Dukungan Industri

Faktanya, VMware menjadi penyedia layanan virtualisasi yang sudah terkenal di kalangan ahli IT. Menurut IBM, tercatat bahwa terdapat jaringan dari 75.000 mitra yang siap membantu pelanggan di seluruh dunia dengan beragam layanan produk add-on.

Kelebihan VMWare

Selain memiliki manfaat yang menguntungkan, VMware memiliki beberapa keunggulan sebagai alat virtualisasi. Berikut adalah tiga di antaranya:

1. Hemat Biaya

Secara harga, VMware bisa menjadi opsi virtualisasi tanpa harus menghamburkan banyak biaya. Semuanya, termasuk bisnis skala kecil hingga menengah, bisa memperolehnya dengan harga terjangkau.

Biasanya, terdapat beberapa opsi harga dengan fitur yang berbeda-beda. Pengguna bisa memilih salah satu dari opsi tersebut sesuai anggarannya.

2. Fleksibilitas

VMware umumnya terpakai sebagai pengujian dalam berbagai tujuan. Alhasil, pengguna bisa menguji update dan patch sebelum menginstalnya ke dalam komputer fisik dengan aman.

Cek Konten Lainnya:
Inilah 10+ Kelebihan dan Kekurangan VPS

Sementara itu, sebuah software yang dianggap tidak terpercaya bisa terpakai demi menghindari malware dan ancaman lainnya. Karena fleksibilitas inilah banyak perusahaan yang menggunakan VMware.

3. Dukungan Beberapa OS

Kelebihan terakhir adalah bisa mengatur banyak operating sistem pada sebuah server. Pengaturan seperti ini memastikan manajemen resource yang lebih baik, sehingga setiap OS bisa terakses pada saat yang sama.

Kekurangan VMWare

Di balik kelebihannya, ternyata terdapat beberapa kekurangan yang tidak dapat terbantahkan. Berikut adalah tiga di antaranya:

1. Performa

Kabar buruknya, VMware tidak cocok untuk sistem perangkat dengan konfigurasi rendah. Akibatnya, kamu tidak bisa mendapatkan performa terbaik dalam sistem. Ini karena alat ini bergantung pada resource sistem kamu, Sob.

2. Kompatibilitas Hardware

System requirements menjadi hal yang wajib kamu perhatikan saat menginstal software. Hal ini jelas berlaku pada VMware. Jika tidak, sistemmu tidak akan mampu mencapai performa maksimal.

Untuk menginstal dan menggunakannya, kamu akan membutuhkan sistem dengan prosesor 64bit x86. Selain itu, sistem yang kamu pakai juga wajib memiliki minimal 4 GB RAM fisik dan juga 1 GB Ethernet.

3. Troubleshooting

Terakhir, troubleshooting dalam lingkup virtualisasi sangat tidak mudah, termasuk VMware. Ini karena sistem virtualisasi bekerja sangat berbeda dari workstation biasanya.

Saat sistem mengalami masalah, mencari penyebabnya biasanya sangat sulit. Oleh sebab itu, kamu butuh usaha lebih untuk memperbaiki sistem virtual jika dibandingkan dengan sistem fisik.

Pada akhirnya, VMware menjadi penting dalam penggunaannya sebagai virtualisasi.

Apalagi teknologi yang semakin berkembang menuntut perusahaan akan kebutuhan digitisasi. Apakah kamu tertarik mencobanya, Sob?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
kubernetes adalah
Read More
Apa itu Kubernetes? Definisi, Cara Kerja dan Keunggulannya
Bagi sebagian besar orang awam, mungkin masih sangat asing saat mendengar istilah kubernetes. Secara sederhana, kubernetes adalah sebuah…
DHCP Server
Read More
Apa itu DHCP Server? Fungsi, dan Cara Kerjanya
Dynamic Host Configuration Protocol atau biasa di singkat DHCP adalah protokol berbasis server yang di gunakan untuk memudahkan…