Cara Mematikan Antimalware Service Executable

Cloud VPS
Sultan Geraldo
Follow me on

Pengantar

Halo sobat Jagoan! jika kamu salah satu orang yang resah dan ingin tahu bagaimana cara mematikan Antimalware Service Executable, maka kamu berada di tempat yang tepat nih sob!. Yuk simak tutorialnya dalam artikel berikut ini.

Macam-Macam Cara Untuk Menonaktifkan Antimalware Service Executable

Salah satu cara mengatasi Antimalware Service Executable memakan RAM adalah dengan menonaktifkannya. Caranya ialah sebagai berikut.

1. Gunakan Aplikasi “Process Hacker”

Buka https://processhacker.sourceforge.io/downloads.php untuk mendownload aplikasi proses Hacker, setelah itu install aplikasi.

Jika aplikasi sudah terinstal, ketik MSMP pada kolom search, maka akan muncul proses MsMpEng.exe, lalu klik kanan dan pilih Terminate.

Tampilan Proccess Hacker

Tampilan Proccess Hacker

2. Tambahkan "Antimalware Service Executable" Pada List Windows Defender

Buka Windows Security, lalu klik "Virus & threat protection". Scroll dan cari menu Exclusion, setelah itu pilih "Add or remove exclusion"

Klik "Add an Exclusion", ketik MsMpEng.exe pada kolom Enter proccess name lalu klik "Add".

Kolom Enter Proccess Name

Kolom Enter Proccess Name

3. Atur Kembali Windows Defender Schedule

Tekan tombol "Windows" pada keyboard mu, lalu ketik Task Schedule. Klik dua kali pada "Task Scheduler Library", pilih Microsoft lalu klik "Windows", cari Folder Windows Defender dan klik dua kali.

Tampilan Task Scheduler

Tampilan Task Scheduler

Setelah muncul halaman seperti di bawah, hapus centang di opsi “Run with highest privileges” klik "OK", kemudian tutup semua jendela lalu restart komputer.

Tampilan Windows Defender Scheduled Scan

Tampilan Windows Defender Scheduled Scan

Penutup

Nah itu dia Sob penjelasan mengenai apa itu Antimalware Service Executable dan bagaimana cara mematikannya agar tidak memakan banyak RAM. Nah, sekarang kamu sudah memahaminya bukan? Yuk jangan lupa simak tips dan tutorial lebih lengkap di Jagoan Hosting!

Apakah artikel ini membantu, Sob?

Berikan rating buat artikel ini!

Rata-rata rating 4.3 / 5. Dari total vote 13

Pertamax, Sob! Jadilah pertama yang memberi vote artikel ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Related Posts
Tutorial Mengatasi Blank Page dan 500 Internal Server Error di Open Cart

Pernahkah kamu mengalami 500 Internal Server Error atau mengalami Blank Page (halaman putih)? Gak usah bingung gelisah dan gunda gulana, Read more

Tutorial PrestaShop – Optimasi Toko Online Prestashop

Hai, Sob, buat kamu yang memiliki website toko online, kamu bisa mengembangkan toko online kamu lewat PrestaShop loh! Wah, gimana Read more

Tutorial Menyelesaikan Error Unicode Format Ketika Install Moodle

Tau nggak Sob, MOODLE atau Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment adalah sebuah CMS (Content Management System) yang biasa dipakai untuk membuat kelas online didalam Web Read more

Tutorial WordPress – Mengatasi Warning: Cannot modify header information

Halo, Sob! Pernahkah kamu mengalami pesan peringatan seperti ini saat instalasi pertama WordPress maupun upgrade WordPress kamu? Warning: Cannot modify Read more