Cheat Sheet Developer yang Wajib Disimpan (SQL, GIT, DLL)

Cheat sheet developer yang wajib disimpan
Cheat sheet developer yang wajib disimpan
Highlights
  • Cheat sheet mempercepat coding agar bisa menemukan syntax atau command lebih cepat.
  • Ada cheat sheet untuk kebutuhan seperti Git, SQL, HTML, CSS, JavaScript, hingga Linux.
  • Cheat sheet bisa dijadikan referensi ketika sedang coding.
  • Simpan yang paling sering dipakai agar mudah dicari.
Simpan Waktumu dengan Otomasi Cerdas, Tanpa Ribet Setup
Dengan n8n Hosting Jagoan Hosting, kamu langsung mendapatkan workflow otomatis via Docker, uptime jaringan stabil, dan bantuan penuh dari tim support—semua siap pakai untuk memperlancar bisnismu.
Coba n8n Sekarang Juga!

Bagaimana Cara Menggunakan Cheat Sheet?

Cheat sheet bisa kamu gunakan saat membutuhkan syntax, command, atau fungsi tertentu ketika mengerjakan project. 

Jadi, kamu tidak perlu menghafalkan semua syntax yang ada. Cukup cari bagian yang sesuai dengan pekerjaanmu, lalu gunakan contohnya sebagai referensi.

Supaya lebih praktis, pilih cheat sheet sesuai teknologi yang sedang kamu gunakan. Setelah menemukan syntax yang dibutuhkan, sesuaikan contohnya dengan project yang sedang dikerjakan. 

Kamu juga bisa menyimpan cheat sheet yang sering digunakan di browser atau code editor. Jadi, kamu tidak perlu mencari syntax yang sama berulang kali.

Cheat Sheet untuk Kebutuhan Developer

Dalam satu project, developer bisa menggunakan beberapa bahasa pemrograman. Kalau harus menghafalkan semua syntax tentunya tidak praktis. 

Rangkuman ini hadir untuk membantumu menemukan command atau syntax yang sering digunakan dengan lebih cepat. Berikut daftarnya:

Cek Konten Lainnya:
Panduan Praktis Memahami OpenAI Codex

1. Git Cheat Sheet

Git digunakan untuk menyimpan dan mengelola perubahan kode dalam project. Saat mengerjakan project, kamu mungkin akan menggunakan beberapa command. 

Adapun command Git yang paling sering digunakan:

KebutuhanCommand
Membuat repositorygit init
Clone repositorygit clone <url>
Melihat statusgit status
Menambahkan satu filegit add <file>
Menambahkan semua perubahangit add .
Membuat commitgit commit -m “message”
Melihat branchgit branch
Membuat branchgit switch -c <name>
Berpindah branchgit switch <name>
Menggabungkan branchgit merge <branch>
Mengambil perubahangit pull
Mengirim perubahangit push
Melihat riwayat commitgit log –oneline
Melihat perubahangit diff
Menyimpan perubahan sementaragit stash

2. SQL Cheat Sheet

Kalau perlu mengambil atau mengolah data dari database, kamu bisa menggunakan SQL. Saat membuat query, kamu bisa menggunakan syntax yang berbeda sesuai data yang ingin dicari. 

Berikut daftar syntax yang bisa kamu pakai:

KebutuhanSyntax
Mengambil semua dataSELECT * FROM users;
Mengambil kolom tertentuSELECT name, email FROM users;
Memfilter dataSELECT * FROM users WHERE age > 18;
Menggunakan beberapa kondisiSELECT * FROM users WHERE city = ‘Jakarta’ AND age > 18;
Mencari beberapa nilaiSELECT * FROM users WHERE city IN (‘Jakarta’, ‘Bandung’);
Mencari pola teksSELECT * FROM users WHERE name LIKE ‘A%’;
Mengurutkan dataSELECT * FROM users ORDER BY name ASC;
Membatasi hasilSELECT * FROM users LIMIT 10;
Menghitung dataSELECT COUNT(*) FROM users;
Menjumlahkan dataSELECT SUM(price) FROM products;
Mengelompokkan dataSELECT city, COUNT(*) FROM users GROUP BY city;
Menggabungkan tabelSELECT * FROM users JOIN orders ON users.id = orders.user_id;

3. HTML Cheat Sheet

Daftar berikutnya adalah HTML yang biasa dipakai untuk membuat struktur sebuah halaman website. 

Cek Konten Lainnya:
Pemanfaatan AI di Era 2026: Kapan Saatnya Beralih ke VPS?

Misalnya, kamu bisa menggunakan HTML untuk membuat heading, paragraf, gambar, hingga form. Berikut beberapa tag HTML paling populer:

KebutuhanSyntax
Heading<h1>Judul</h1>
Paragraf<p>Paragraf</p>
Link<a href=”url”>Link</a>
Gambar<img src=”image.jpg” alt=”Deskripsi”>
List<ul><li>Item</li></ul>
Ordered list<ol><li>Item</li></ol>
Button<button>Klik</button>
Form<form>…</form>
Input<input type=”text”>
Label<label>Nama</label>
Divisi<div>Konten</div>
Section<section>Konten</section>
Tabel<table>…</table>
Video<video controls>…</video>

4. CSS Cheat Sheet

Setelah membuat struktur halaman dengan HTML, kamu membutuhkan CSS untuk mengatur tampilannya. 

Beberapa syntax dasar yang bisa kamu gunakan saat melakukan styling yaitu:

KebutuhanSyntax
Warna tekscolor: #333;
Warna backgroundbackground-color: #fff;
Ukuran fontfont-size: 16px;
Ketebalan fontfont-weight: 700;
Jarak dalampadding: 16px;
Jarak luarmargin: 16px;
Lebarwidth: 100%;
Tinggiheight: 200px;
Flexboxdisplay: flex;
Griddisplay: grid;
Borderborder: 1px solid #ddd;
Radiusborder-radius: 8px;
Bayanganbox-shadow: 0 2px 8px rgba(0,0,0,.1);
Posisiposition: relative;
Responsive@media (max-width: 768px) { … }

5. JavaScript Cheat Sheet

Kadang kamu perlu menggunakan JavaScript untuk membuat halaman menjadi lebih interaktif. 

Dengan JavaScript, kamu bisa membuat fungsi guna merespons tindakan pengguna. Inilah syntax dasar yang bisa kamu pakai:

KebutuhanSyntax
Membuat variabelconst name = “Budi”;
Variabel yang dapat berubahlet count = 0;
Functionfunction greet() { return “Hello”; }
Arrow functionconst greet = () => “Hello”;
Kondisiif (age >= 18) { … }
Perulanganfor (let i = 0; i < 5; i++) { … }
Arrayconst fruits = [“Apple”, “Orange”];
Objectconst user = { name: “Budi” };
Mengambil elemen HTMLdocument.querySelector(“.button”);
Event listenerelement.addEventListener(“click”, handler);
Mengubah tekselement.textContent = “Hello”;
Request APIfetch(“https://example.com/api”);

6. Linux Command Cheat Sheet

Linux biasanya dipakai ketika ingin menjalankan aplikasi dan mengelola server. Saat bekerja melalui terminal, kamu akan menemukan berbagai command.

Cek Konten Lainnya:
4 Cara Install Minecraft Server di VPS atau Laptop Sendiri, Simple!

Apa saja command Linux yang tersedia? Inilah pilihannya:

KebutuhanCommand
Melihat lokasi saat inipwd
Melihat isi folderls
Melihat file tersembunyils -la
Berpindah foldercd <folder>
Membuat foldermkdir <folder>
Membuat filetouch <file>
Menyalin filecp <source> <destination>
Memindahkan filemv <source> <destination>
Menghapus filerm <file>
Menghapus folderrm -r <folder>
Mencari filefind . -name “<file>”
Melihat prosesps aux
Menghentikan proseskill <PID>
Melihat penggunaan diskdf -h
Melihat penggunaan RAMfree -h
Mengakses server via SSHssh user@server

7. tmux Cheat Sheet

Selain Linux command, kamu mungkin perlu menggunakan tmux ketika bekerja melalui terminal. tmux memungkinkan kamu menjalankan beberapa session dalam satu terminal. 

Beberapa command tmux yang bisa kamu gunakan:

KebutuhanCommand
Membuat session barutmux new -s nama
Melihat sessiontmux ls
Masuk ke sessiontmux attach -t nama
Keluar tanpa menghentikan sessionCtrl+B, lalu D
Menghapus sessiontmux kill-session -t nama
Membuat window baruCtrl+B, lalu C
Berpindah windowCtrl+B, lalu N
Kembali ke window sebelumnyaCtrl+B, lalu P
Membagi panel horizontalCtrl+B, lalu “
Membagi panel vertikalCtrl+B, lalu %
Berpindah panelCtrl+B, lalu tombol panah
Menutup panelCtrl+B, lalu X

8. Markdown Cheat Sheet

Daftar ini bisa dipilih kalau kamu perlu membuat teks dengan format tertentu tanpa harus menulis HTML secara langsung. 

Format ini sering digunakan dalam README. Karena syntax-nya sederhana, berikut daftarnya.

KebutuhanSyntax
Heading# Heading 1
Heading 2## Heading 2
Bold**teks**
Italic*teks*
Link[teks](https://example.com)
Gambar![alt text](image.jpg)
Unordered list– Item
Ordered list1. Item
Blockquote> Kutipan
Inline code`code`
Code block“`code“`
Horizontal line—
Checklist– [ ] Tugas
Checklist selesai– [x] Selesai
Tabel| Kolom | Kolom |

9. Excel Shortcuts Cheat Sheet

Excel juga bisa membantu developer ketika perlu mengolah data. Kamu dapat menggunakannya untuk melihat data hasil export database. 

Adapun pilihan Excel shortcuts yang bisa mempercepat pekerjaan.

KebutuhanShortcut
MenyalinCtrl + C
MenempelkanCtrl + V
MemotongCtrl + X
Membatalkan tindakanCtrl + Z
Menyimpan fileCtrl + S
Mencari dataCtrl + F
Memilih semua dataCtrl + A
Membuat workbook baruCtrl + N
Membuka fileCtrl + O
Menutup workbookCtrl + W
Mengedit cellF2
Mengisi ke bawahCtrl + D
Mengisi ke kananCtrl + R
Menampilkan format cellCtrl + 1
Menambahkan filterCtrl + Shift + L

Contoh Penggunaan Cheat Sheet untuk Project

Daftar di atas berguna selama proses pengerjaan project. Kamu bisa menggunakannya mulai dari menyiapkan repository sampai melakukan deployment ke server.

Adapun beberapa contoh penggunaannya yaitu:

  1. Memulai Project Baru: Gunakan git init untuk membuat repository lokal sebelum mulai mengelola kode.
  2. Mengelola Database: Gunakan SQL ketika perlu mengambil atau memfilter data dari database.
  3. Deploy ke Server: Gunakan Linux command ketika perlu mengakses server melalui SSH atau menjalankan command tertentu.
  4. Troubleshooting: Gunakan command seperti ps aux, df -h, atau free -h untuk membantu memeriksa kondisi server.

FAQ

1. Apakah Cheat Sheet bisa Digunakan Developer Pemula?

Bisa, terutama ketika kamu sedang belajar syntax dasar. Namun, tetap gunakan dokumentasi dan latihan agar kamu memahami cara kerja syntax tersebut.

2. Apa Saja Cheat Sheet yang Perlu Dipahami Developer?

Beberapa yang umum digunakan adalah Git, SQL, HTML, CSS, JavaScript, dan Linux. Pilih yang sesuai dengan teknologi yang sedang kamu gunakan.

3. Apakah Cheat Sheet Menggantikan Dokumentasi?

Tidak, karena lembaran ini hanya berisi syntax atau command yang umum digunakan. Jika menemukan konfigurasi atau masalah yang lebih kompleks, kamu tetap perlu melihat dokumentasi resmi.

Butuh Hosting untuk Menayangkan Project? Coba Cek Paket di Jagoan Hosting!

Setelah project selesai dibuat, kamu mungkin membutuhkan hosting agar project tersebut bisa diakses secara online. 

Karena setiap project memiliki kebutuhan yang berbeda, pilih kapasitas hosting berdasarkan jenis project.

Agar pengeluaran tidak membengkak, kamu bisa mulai dengan memilih paket hosting murah NextGen Hosting untuk kebutuhan developer. 

Paket ini mendukung Golang, Node.js, Python, Git, dan Ruby sehingga bisa digunakan untuk berbagai jenis project.

Jika project membutuhkan kapasitas yang lebih besar, kamu bisa konsultasi dulu dengan tim Jagoan Nextcare via WhatsApp untuk memilih paket dengan resource yang tepat.

Bahkan, kamu bisa mendapatkan akses ke jasa manage server jika ingin dibantu sampai selesai untuk set up hosting.

Dava Kurniawando Avatar

Dava Kurniawando

Web Development Expert M. Mt

Web Development Expert dengan pengalaman 10+ tahun di bidang pengembangan website, WordPress, serta desain UI/UX. Berpengalaman dalam menyusun konten teknis seputar web development dan basic programming untuk membantu pengguna memahami konsep, praktik, dan solusi pengembangan website secara efektif.

Areas of Expertise: Web Development, Wordpress, Desain Website / UI UX, basic programming

Authors (2)

Dava Kurniawando

Primary Author
Web Development Expert M. Mt
Web Development Expert dengan pengalaman 10+ tahun di bidang pengembangan website, WordPress, serta desain UI/UX. Berpengalaman dalam menyusun konten teknis…
6 years of experience in providing readers with the latest insights and best practices in various fields related to Business,…
You May Also Like