Google Wallet untuk Bisnis dan Cara Otomatisasinya dengan n8n

google wallet
google wallet
Highlights
  • Fungsi Google Wallet adalah menyimpan kartu pembayaran, tiket, dan berbagai digital pass.
  • Bisnis bisa memakainya untuk kartu loyalitas, kupon, atau tiket acara.
  • Terdapat REST API untuk n8n jika ingin membuat pembaruan pass secara otomatis.
  • Jika ingin menghubungkan data bisnis dengan API melalui node HTTP Request, gunakan n8n hosting.
Simpan Waktumu dengan Otomasi Cerdas, Tanpa Ribet Setup
Dengan n8n Hosting Jagoan Hosting, kamu langsung mendapatkan workflow otomatis via Docker, uptime jaringan stabil, dan bantuan penuh dari tim support—semua siap pakai untuk memperlancar bisnismu.
Coba n8n Sekarang Juga!

Apa Manfaat Google Wallet untuk Bisnis?

Platform ini memungkinkan bisnis untuk mengubah kartu atau dokumen fisik menjadi pass digital. 

Pelanggan bisa menyimpannya langsung di perangkat Android dan membukanya kembali saat diperlukan.

Jenis pass yang tersedia mencakup kartu loyalitas, penawaran, tiket acara, boarding pass, hingga kartu transportasi. Bisnis juga bisa memakai generic pass untuk kebutuhan yang tidak sesuai dengan kategori bawaan.

Jadi fungsi Google Wallet untuk bisnis di antaranya:

  • Pelanggan bisa menyimpan kartu keanggotaan di ponsel sehingga tidak perlu membawa kartu fisik.
  • Bisnis bisa menerbitkan kupon digital yang berisi kode atau masa berlaku.
  • Organisasi dapat menerbitkan kartu anggota dengan nomor identitas atau kode QR.
  • Pelanggan tidak perlu mencetak tiket atau membawa kartu fisik.
  • Kartu dan tiket tersimpan di ponsel sehingga lebih mudah ditemukan saat dibutuhkan.

Cara Kerja Google Wallet

Layanan ini bekerja sebagai tempat penyimpanan kartu dan pass digital. Pengguna bisa menambahkan kartu melalui aplikasi, situs, email, atau tombol Add to Google Wallet yang diberikan oleh penerbit.

Sebagai contoh, pelanggan membeli tiket acara melalui situs. Setelah pembayaran selesai, penyelenggara mengirim tombol penyimpanan tiket.

Pelanggan kemudian menekan tombol tersebut. Tiket akan masuk ke aplikasi dan bisa dibuka kembali saat hari acara berlangsung.

Cara yang sama berlaku untuk kartu loyalitas atau kartu anggota. Bisnis membuat kartu digital, lalu mengirim tautannya kepada pelanggan.

Informasi pada kartu tersebut juga bisa diperbarui. Jika jadwal acara berubah, bisnis bisa mengganti detailnya tanpa menerbitkan tiket baru.

Cek Konten Lainnya:
Manus AI yang Bikin Banyak Orang Penasaran, Sepower Itukah?

Secara sederhana, alurnya seperti berikut:

Bisnis membuat kartu atau tiket → pelanggan menerima tautan → pelanggan menyimpannya di ponsel → kartu digunakan saat dibutuhkan.

Namun, proses tersebut akan terasa merepotkan jika bisnis harus membuat dan mengirim kartu satu per satu. Kabar baiknya, alur ini ternyata bisa dijalankan secara otomatis.

Apakah Google Wallet Bisa Diotomatisasi?

Bisa. Bisnis bisa menghubungkan data pelanggan dengan sistem otomatisasi agar kartu, tiket, atau kupon langsung diterbitkan setelah kondisi tertentu terpenuhi.

Misalnya, pelanggan selesai melakukan pembayaran. Sistem kemudian membuat tiket digital dan mengirim tautannya melalui email tanpa menunggu tim memprosesnya secara manual.

n8n bisa dipakai untuk mengatur alur tersebut. Platform otomatisasi ini menerima data dari formulir, situs, atau sistem pembayaran, kemudian meneruskannya ke layanan penerbit pass. Dengan cara tersebut, tim tidak perlu membuat kartu atau tiket satu per satu.

Komponen yang Dibutuhkan untuk Integrasi

Sebelum membuat otomatisasi Google Wallet, bisnis perlu menyiapkan beberapa komponen berikut untuk proses integrasi:

  1. Akun Penerbit: Akun ini dipakai untuk membuat dan membagikan kartu atau tiket kepada pelanggan.
  2. Templat Kartu Digital: Tentukan tampilan dan informasi yang ingin dimasukkan. Contohnya berupa nama anggota, nomor tiket, atau masa berlaku.
  3. Sumber Data Pelanggan: Data bisa berasal dari formulir pendaftaran, situs, CRM, atau sistem pembayaran.
  4. Akun n8n: n8n mengatur urutan proses sejak data pelanggan masuk hingga tautan dikirim.
  5. Trigger: Tentukan kejadian yang akan memulai proses. Contohnya adalah pembayaran berhasil atau formulir selesai diisi.
  6. Koneksi Antarlayanan: n8n perlu terhubung dengan sistem yang menyimpan data dan layanan penerbit kartu digital.
  7. Kanal Pengiriman: Tautan kartu bisa dikirim melalui email, SMS, WhatsApp, atau aplikasi bisnis.
  8. Server yang Selalu Aktif: Otomatisasi perlu berjalan terus agar setiap data baru bisa langsung diproses.

Cara Menghubungkan Google Wallet dengan n8n

Proses integrasi tidak membutuhkan konfigurasi yang rumit selagi kamu memahami dasarnya. Kamu hanya tinggal menyusun alurnya berdasarkan perjalanan pelanggan.

Mari ikuti cara berikut untuk menghubungkan terlebih dulu wallet dengan n8n:

1. Tentukan Jenis Kartu yang Ingin Dibuat

Pilih terlebih dahulu kebutuhan bisnisnya. Kamu bisa membuat kartu loyalitas, tiket acara, kupon, atau kartu anggota.

Informasi yang ditampilkan juga perlu disesuaikan. Tiket acara, misalnya, membutuhkan nama acara dan jadwal.

2. Buat Templat Kartu

Siapkan tampilan dasar yang akan digunakan oleh seluruh pelanggan. Templat tersebut berisi identitas merek dan informasi umum. Data khusus pelanggan akan dimasukkan setelah proses otomatisasi berjalan.

Cek Konten Lainnya:
Tips Menyusun Strategi Bisnis di Era Digital dengan Website

3. Tentukan Sumber Data

Pilih tempat asal data pelanggan. Sumbernya bisa berupa formulir pendaftaran, toko daring, CRM, atau sistem pembayaran. Pastikan data yang dikumpulkan sesuai dengan informasi pada kartu.

4. Buat Workflow di n8n

Buka n8n, lalu buat alur baru. Pilih kejadian yang akan memulai otomatisasi. Sebagai contoh, proses dimulai ketika pelanggan menyelesaikan pembayaran tiket.

5. Hubungkan Data Pelanggan

Ambil data dari formulir atau sistem pembayaran. Setelah itu, masukkan data tersebut ke bagian kartu digital. Nama pelanggan, nomor anggota, atau detail acara bisa diambil secara otomatis.

6. Buat Kartu atau Tiket

Setelah data masuk, n8n meneruskannya ke layanan penerbit. Sistem kemudian membuat kartu untuk setiap pelanggan. Setiap kartu memiliki informasi yang berbeda meskipun memakai templat yang sama.

7. Kirim Tautan Penyimpanan

Tambahkan langkah untuk mengirim tautan kepada pelanggan. Tautan bisa dikirim melalui email atau kanal komunikasi lain. Pelanggan cukup membuka tautan tersebut, lalu menyimpan kartu di ponsel.

8. Uji Alur Otomatisasi

Gunakan data percobaan untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan benar. Periksa isi kartu dan tautan yang diterima. Jika hasilnya sudah sesuai, aktifkan workflow agar berjalan setiap kali ada data baru.

Contoh Otomatisasi Digital Pass dengan n8n

Lantas, apa saja contoh alur otomatisasi yang dibuat dibuat dengan integrasi Google Wallet dan n8n? Mari simak beberapa contohnya:

  1. Kartu Loyalitas setelah Pendaftaran: Pelanggan langsung menerima kartu setelah bergabung dengan program keanggotaan.
  2. Tiket setelah Pembayaran: Sistem mengirim tiket digital setelah transaksi dinyatakan berhasil.
  3. Kupon setelah Mengisi Survei: Pelanggan memperoleh kupon ketika selesai memberikan masukan.
  4. Kartu Anggota setelah Verifikasi: Kartu diterbitkan setelah tim menyetujui pendaftaran pelanggan.
  5. Pembaruan Poin Loyalitas: Jumlah poin pada kartu berubah mengikuti data transaksi terbaru.

Perbandingan Google Wallet dan Google Pay

Kedua layanan tersebut saling berkaitan, tetapi memiliki fungsi yang berbeda. Layanan Wallet menyimpan kartu dan pass, sedangkan Google Pay memproses pembayaran.

Artinya, pelanggan bisa menyimpan tiket atau kartu melalui aplikasi Wallet. Sementara itu, pembayaran dilakukan melalui layanan Google Pay.

Agar tidak salah paham, mari simak perbandingan keduanya:

AspekGoogle WalletGoogle Pay
Fungsi utamaMenyimpan kartu dan digital passMemproses pembayaran
Bentuk layananAplikasi dompet digitalSistem pembayaran
IsiKartu, tiket, kupon, dan kartu anggotaMetode pembayaran
Penggunaan bisnisLoyalitas, tiket, dan keanggotaanPembayaran di situs atau aplikasi
Contoh penggunaanMenyimpan tiket acaraMembayar transaksi daring

FAQ

1. Apakah Layanan Ini Tersedia di Indonesia?

Ya, aplikasi dan situs Google Wallet Indonesia tersedia. Namun, jenis kartu, fitur pembayaran, dan pass yang bisa digunakan tetap mengikuti dukungan perangkat serta mitra.

Cek Konten Lainnya:
Pengertian Backlink, Manfaat, Fungsi & Cara Dapatnya

2. Apa Fungsinya untuk Bisnis?

Bisnis bisa memakainya untuk menerbitkan kartu loyalitas, tiket, kupon, atau kartu anggota. Seluruhnya bisa disimpan pelanggan melalui ponsel.

3. Apakah Bisa Top Up Saldo Top Up Google Wallet?

Layanan ini bukan dompet dengan saldo umum seperti uang elektronik. Pengguna biasanya menambahkan kartu atau metode pembayaran yang memiliki sumber dana sendiri.

Jalankan Otomatisasi Google Wallet untuk Bisnismu dengan n8n Hosting

Membuat workflow baru langkah awal. Sistem tersebut tetap perlu berjalan agar setiap pendaftaran atau transaksi bisa langsung diproses.

Jika n8n hanya aktif pada komputer pribadi, otomatisasi akan berhenti saat perangkat dimatikan. Akibatnya, pelanggan mungkin terlambat menerima kartu atau tiket.

Kamu bisa menjalankan alur tersebut selama 24/7 dengan n8n Hosting dari Jagoan Hosting. Layanan ini sudah menyediakan n8n sehingga kamu tidak perlu menyiapkan server dari awal.

Beberapa keunggulannya antara lain:

  • n8n sudah terinstal dan siap dikonfigurasi.
  • Spesifikasi server bisa disesuaikan.
  • Kapasitas bisa ditingkatkan tanpa downtime.
  • Garansi uptime server dan jaringan 99,9%.
  • Tersedia SSL untuk satu domain.
  • Tersedia penyimpanan cadangan 100 GB.
  • Workflow tetap aktif tanpa bergantung pada komputer pribadi.

Dengan server yang aktif 24/7 ini, n8n bisa memproses pendaftaran pelanggan atau pembayaran kapan saja. 

Pengguna juga memperoleh dukungan dari Jagoan Nextcare via WhatsApp 24/7 ketika mengalami kendala pada layanan.

Tersedia pula VIP Support Jagoan Hosting jika memerlukan dukungan yang lebih personal untuk pengelolaan server.

Saatnya gunakan n8n Hosting dari Jagoan Hosting untuk menjalankan otomatisasi kartu dan tiket digital agar pengiriman kepada pelanggan bisa berlangsung.

Alya Elvianthy Avatar

Alya Elvianthy

Digital Marketing Specialist M. E

Digital Marketing Specialist dengan pengalaman lebih dari 9 tahun di bidang Business dan Marketing, yang terbiasa menyusun konten strategis untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan brand. Memiliki keahlian dalam pengembangan konten SEO, Digital Marketing, serta pengelolaan konten Social Media yang disesuaikan dengan kebutuhan audiens dan tujuan pemasaran.

Areas of Expertise: Business, Digital Marketing, Marketing & Bisnis, SocMed, SEO

Authors (2)

Alya Elvianthy

Primary Author
Digital Marketing Specialist M. E
Digital Marketing Specialist dengan pengalaman lebih dari 9 tahun di bidang Business dan Marketing, yang terbiasa menyusun konten strategis untuk…
6 years of experience in providing readers with the latest insights and best practices in various fields related to Business,…
You May Also Like