- Email bisa masuk spam meski terlihat normal, karena filter email provider semakin ketat terhadap email promosi.
- Email dari domain gratis (seperti @gmail.com) lebih berisiko masuk folder spam daripada email bisnis berdomain sendiri.
- Email broadcast dari Jagoan Hosting membantu email masuk inbox hingga memudahkan monitoring performa campaign.
Email Bisnis = Lebih Profesional & Terjamin Keamanannya
Dengan Email Bisnis Jagoan Hosting, kamu mendapat email dengan uptime tinggi, proteksi lengkap, dan akses webmail yang mudah di berbagai perangkat.
Kenapa Bisa Masuk ke Folder Spam Email?
Kalau kamu merasa email campaign sudah dikirim dengan benar tetapi tetap masuk ke folder spam penerima, kemungkinan besar masalahnya ada di sistem penyaringan email.
Saat ini, filter ISP seperti Gmail dan Outlook semakin ketat dalam menilai setiap email yang masuk, khususnya terhadap email promosi.
Ini menjadi alasan kenapa email masuk ke spam meski saat kamu membuat email tersebut isinya normal-normal saja.
Tetapi, ada juga faktor lain, seperti domain pernah dipakai mengirim email secara massal atau pola pengiriman yang cenderung spam.
Ciri-ciri Email Masuk ke Folder Spam
Sobat perlu tahu bahwa folder spam bekerja dengan menyaring otomatis tiga hal ini untuk menentukan apakah termasuk spam email atau bukan:
- Reputasi pengirim
- Pola pengiriman
- Respons penerima email
Jika email kamu dianggap berisiko, maka sistem akan langsung menandaimu sebagai spam email dan mengalihkannya ke folder spam tanpa pemberitahuan ke pengirim.
Akibatnya, kampanye emailmu tidak sampai di tangan target. Jika email bisnismu masuk ke folder spam, biasanya akan terlihat dari beberapa ciri berikut:
- Open Rate Sangat Rendah: Email terkirim, tetapi hampir tidak ada penerima yang membuka pesan.
- Tidak Ada Respons Dari Penerima: Tidak ada follow-up dari penerima, seolah diabaikan karena email memang tidak muncul di inbox.
- Email Sering Masuk Folder Promotions: Saat dites, emailmu masuk ke folder Promotions Gmail atau Outlook milik perusahaan.
- Reputasi Domain Menurun: Pengiriman email berikutnya semakin sulit masuk inbox, meski ke kontak lama.
- Campaign Email Tidak Berdampak Ke Penjualan: Jumlah trafik atau leads dari email marketing turun drastis.
Penyebab Email Masuk Folder Spam
Email ditandai spam email biasanya karena kebiasaan pengiriman email yang tidak sehat atau domain yang tidak profesional. Jika dibahas lebih rinci, berikut beberapa penyebab email masuk folder spam yang sering terjadi:
- Tidak Menggunakan Domain Bisnis: Email dari alamat gratis seperti Gmail atau Yahoo lebih mudah dicurigai. Oleh karenanya, disarankan menggunakan email hosting profesional untuk mendapatkan domain resmi.
- Reputasi Domain Pengirim Buruk: Riwayat pengiriman yang tidak sehat membuat ISP menilai email-mu berisiko spam.
- Pengiriman Email Massal Tanpa Pola Yang Sehat: Lonjakan kirim tiba-tiba atau terlalu sering memicu filter spam otomatis, karena email-mu dikhawatirkan mengganggu penerima.
- Konten Email Terlalu Promosi atau Mencurigakan: Misalnya email menggunakan judul berlebihan, terlalu banyak link, atau kata promosi yang agresif sering membuatnya ditandai sebagai spam.
- Tidak Ada Autentikasi Email: Email tanpa validasi teknis seperti SPF, DKIM, DMARC, dianggap tidak aman oleh provider email.
- Tidak Menyertakan Unsubscribe Link: Penerima yang mendapatkan email ini berpotensi melaporkan emailmu, sehingga meningkatkan laporan spam dari penerima.
- Mengirim ke Database Email Yang Tidak Aktif: Akibatnya timbul angka bounce rate yang tinggi dan minim interaksi, sehingga memperburuk reputasi pengiriman.
Cara agar Email Tidak Masuk Spam
Ada beberapa langkah yang bisa sobat lakukan untuk mencegah risiko ditandai spam email, sehingga peluang open rate email menjadi lebih tinggi. Apa saja? Berikut langkahnya:
1. Gunakan Domain dan Email Bisnis
Mengirim email dari domain bisnis seperti .com, .id atau .co.id, membuat email terlihat profesional dan lebih dipercaya oleh ISP.
Kamu bisa mendapatkan domain resmi dengan menggunakan email hosting murah seperti Jagoan Hosting yang terjamin memiliki uptime 99.9%.
2. Jaga Pola Pengiriman Email
Hindari mengirim email dalam jumlah besar secara tiba-tiba. Pola pengiriman yang stabil membantu menjaga reputasi domain dan IP. Sebaiknya buat jadwal pengiriman agar konsisten.
3. Optimalkan Konten Email
Buat email yang lebih personal dan sesuai dengan masalah penerima supaya lebih aman dari filter spam.
Bahkan, disarankan memanfaatkan email spam checker pihak ketiga untuk memastikan kontenmu berkualitas.
3. Pastikan Autentikasi Email Aktif
Konfigurasi SPF, DKIM, dan DMARC membantu email dikenali sebagai pengiriman resmi, sehingga tidak berisiko disebut spam email.
4. Gunakan Layanan Email Profesional
Platform khusus email bisnis biasanya sudah dilengkapi sistem optimasi deliverability agar email tidak mudah masuk spam. Namun biayanya bisa lebih besar, sehingga kurang cocok untuk bisnis skala kecil ke menengah.
Perbandingan Menggunakan Email Bisnis dan Email Gratis
Hasil kampanye marketing dari menggunakan email hosting maupun email gratis tentu berbeda. Apalagi email gratis rentang ditandai sebagai spam email, sehingga membuat open rate-nya lebih rendah. Untuk itu, mari lihat perbandingan keduanya sebagai berikut:
| Aspek | Email Bisnis | Email Gratis |
| Domain | Domain sendiri ([email protected]) | Domain publik (@gmail.com, dll) |
| Kesan di mata penerima | Lebih terpercaya | Terkesan personal dan kurang profesional |
| Keamanan | Keamanan tingkat lanjutan | Keamanan tingkat dasar |
| Kontrol Akun | Bisa dikelola oleh admin | Hanya dikelola oleh pemilik akun tersebut |
| Kapasitas | Besar penyimpanan bisa ditingkatkan | Besar penyimpanan lebih terbatas |
| Kegunaan | Untuk marketing bisnis | Untuk penggunaan pribadi |
Kenapa Email Broadcast Lebih Disarankan untuk Campaign Bisnis?
Untuk menjalankan campaign bisnis yang membutuhkan pengiriman email ke banyak orang sekaligus, tentu tidak disarankan menggunakan email manual. Alasannya karena memakan waktu, sekaligus sulit diukur performanya.
Jagoan Hosting bisa memudahkanmu dalam mengotomatisasi hal tersebut melalui email broadcast yang anti ditandai sebagai spam email.
Dengan email broadcast, kamu bisa:
- Mengirim ratusan hingga ribuan email sekaligus
- Risiko masuk spam lebih rendah karena server teroptimasi
- Memungkinkan adanya personalisasi email, seperti menambahkan nama dan segmentasi
- Tersedia fitur untuk mengotomatisasi pengiriman email maupun follow-up penerima
- Sistem untuk monitoring open rate, klik, dan performa campaign
FAQ
Apakah spam email selalu berasal dari email massal?
Tidak selalu. Email personal juga bisa masuk spam jika domain yang kamu gunakan memiliki reputasi buruk.
Berapa lama domain bisa pulih dari spam?
Tergantung tingkat masalahnya. Biasanya kamu tetap harus konsisten mengirim email dengan pola yang sehat selama beberapa minggu, maka provider email akan memulihkan reputasi domainmu.
Apakah email bisnis lebih aman dari spam?
Ya, email bisnis lebih dipercaya oleh email provider. Dengan begitu, risiko email promosi masuk ke kotak spam dapat dikurangi.
Cegah Email Bisnismu Masuk Kotak Spam dengan Email Broadcast Jagoan Hosting
Jika aktivitas marketing bisnismu terhambat karena email terus ditandai spam email, coba gunakan layanan Email Broadcast dari Jagoan Hosting yang dirancang khusus agar email benar-benar masuk inbox, bukan folder spam.
Dengan ini, kamu akan mendapat optimasi deliverability untuk email bisnis dan sistem monitoring performa email.
Kenapa pilih email broadcast dari Jagoan Hosting?
- Alamat email bisnis profesional ([email protected])
- Reputasi server email terpercaya dengan uptime hingga 99.9%
- Proteksi dari email spoofing
- Kapasitas kirim hingga 750.000 per bulan
- Fitur otomatisasi pengiriman hingga follow up email
Mau konsultasi gratis terkait cara mengatasi spam email dengan email broadcast? Chat WhatsApp tim Jagoan NextCare sekarang, aktif 24/7 tanpa antre lama!


