Learning Management System atau LMS sudah sangat umum digunakan untuk membuka pendidikan online dan memudahkan pengajar dan pelajar.

Learning Management System atau LMS sudah sangat umum digunakan untuk membuka pendidikan online dan memudahkan pengajar dan pelajar untuk membagikan materi, memberi nilai, dan membimbing pelajar dalam belajar. Di internet sudah banyak sekali LMS yang tersedia. Tapi, untuk tutorial ini, kita akan membahas Moodle dan bagaimana cara install Moodle LMS.

Moodle sudah menjadi andalan oleh banyak sekali pendiri-pendiri pendidikan online. Moodle ditemukan di tahun 2001 oleh mahasiswa dan karyawan Curtin University, Martin Dougiamas. Di awal tahun 2018, lebih dari 2.4 juta pelajar di seluruh dunia, baik dari kalangan siswa atau mahasiswa, menggunakan Moodle. Berkembang dari visi Martin, Moodle telah menjadi LMS dengan komunitas developer dan kontributor yang sangat besar dan membuat produk ini menjadi pilihan nomor satu di antara produk lainnya. Ingin tahu cara install Moodle LMS? Simak artikel berikut.

Cara Install Moodle LMS di Linux

Instalasi Packages

Pada dasarnya, Moodle sangat kompatibel untuk mesin apapun yang berbasis Linux. Pada tutorial ini, kita akan menggunakan Ubuntu 16.04 sebagai platform kita. Sebelumnya, Moodle membutuhkan data base server untuk menginstall. Pada tutorial ini, kita akan menggunakan Nginx dan MariaDB, tetapi kamu juga bisa pakai MySQL atau Postgres.

Untuk melakukan instalasi packages pada Ubuntu 16.04 kamu, ketik command berikut (tanpa tanda kutip):

sudo apt install mariadb-server mariadb-client nginx

Mengatur Database

Sebelum memulai setup data base, atur server data base kamu sebelum menginstall Moodle. Ketik command berikut (tanpa tanda kutip):

sudo /usr/bin/mysql_secure_installation

Setelah itu, akan muncul beberapa prompt dan cukup kamu ikuti untuk memasang root password pada instalasi anda.

Kemudian, kamu harus mengganti beberapa pengaturan di dalam MariaDB atau MySQL yang dibutuhkan Moodle. Caranya, tuju direktori berikut (tanpa tanda kutip); “/etc/mysql/conf.d/” dan tambahkan beberapa pengaturan ke file “my.cnf” punyamu. Berikut beberapa command yang akan kamu gunakan.

Untuk navigate ke “/etc/mysql/conf.d/”, ketik command berikut (tanpa tanda kutip).

sudo vi /etc/mysql/conf.d/my.cnf

Kemudian, sesuaikan opsi kamu dengan opsi dibawah.

Sekarang, lakukan konfigurasi pada database Moodle kamu dengan mengetik command-command berikut nih sob:

Instalasi Packages Lainnya

Moodle juga perlu PHP dan beberapa packages lainnya seperti dukungan bahasa, image, spell checking, dan operasi internal lainnya.

Untuk mengatur PHP untuk Moodle. Dalam kedua direktori berikut; “/etc/php/7.0/cli” dan “/etc/php/7.0/fpm” terdapat file bernama “php.ini”. Dalam file tersebut, cari baris yang tertulis “cgi.fix_pathinfo = 1” dan ubah menjadi “cgi.fix_pathinfo = 0

Mengatur Nginx untuk Moodle

Agar Moodle kamu bisa berfungsi, ubah pengaturan asli dari Nginx dengan mengetik konfigurasi berikut:

Sesuaikan pengaturan Nginx kamu dengan pengaturan instalasi di bawah ini ya:

Melakukan Restart Service

Setelah semuanya diinstall dan diatur sesuai kebutuhan Moodle, restart beberapa services berikut untuk melanjutkan instalasi kamu.

Instalasi Git dan Cloning Moodle ke Server Kamu nih sob!

Moodle juga perlu PHP dan beberapa packages lainnya seperti dukungan bahasa, image, spell checking, dan operasi internal lainnya.

sudo apt install git

Setelah itu, clone instalasi tersebut ke “/var/www” (atau lokasi pilihan kamu) yang ada di server kamu.

Menjalankan Moodle di Web Browser

Buka Web Browsermu untuk membuka situs yang kamu sudah buat, baik dengan IP address atau nama website yang kamu sudah buat. Contohnya, jika servermu memiliki IP “123.456.7.89” maka buka browsermu menuju http:// 123.456.7.89 dan Moodle akan membuka pengaturan utama untuk instalasi. Setelah kamu memasuki tahap instalasi terakhir, instalasi Moodle akan mengatur pilihan bahasa, public address dari server, dan terakhir di mana direktori moodledata akan disimpan.

Selesaikan beberapa opsi setup yang diberikan Moodle, seperti membuat akun admin, nama website, nama pendek website, dan kamu juga bisa meregistrasi instalasi Moodle ke Moodle.net jika diinginkan.

Penutup

Jika kamu telah melakukan langkah-langkah di atas, selamat, kamu telah berhasil membangun server dan website menggunakan Moodle LMS di sistem Linuxmu! Cara install Moodle LMS tidak lain dari pilihan LMS lainnya, dan dapat dikatakan cukup sederhana karena sudah mendukung banyak third party, contohnya pilihan web server yang bisa kamu gunakan. Meski sedikit berbeda dengan instalasi di Windows, tetapi tidak berarti akan lebih sulit, terutama jika Moodle memang sangat mendukung penggunaan Linux untuk instalasinya.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
kode warna css dan html
Read More

Kode Warna CSS dan HTML

Daftar Isi Daftar Kode Warna CSS dan HTMLKombinasi Kode Warna untuk Website Elegant Yet Approachable Artsy and Creative…