- Video AI masih bisa dimonetisasi selama memenuhi standar orisinalitas platform seperti YouTube dan memiliki sentuhan manusia.
- AI bisa membuat video marketing produk dengan hasil seperti menggunakan kamera dan peralatan studio mahal.
- Pembuatan video dengan AI bisa dibuat otomatis dengan n8n, dari proses generate hingga publish ke platform keinginanmu.
Simpan Waktumu dengan Otomasi Cerdas, Tanpa Ribet Setup
Dengan n8n Hosting Jagoan Hosting, kamu langsung mendapatkan workflow otomatis via Docker, uptime jaringan stabil, dan bantuan penuh dari tim support—semua siap pakai untuk memperlancar bisnismu.
Apakah Video AI bisa Dimonetisasi?
Sebetulnya video AI masih bisa dimonetisasi asalkan memenuhi standar orisinalitas yang ditetapkan oleh platform terkait.
YouTube, misalnya, mewajibkan kreator untuk memberikan label “Altered or Synthetic Content” pada setiap video buatan AI yang terlihat terlalu realistis guna menjaga kepercayaan penonton.
Namun jika video hanya sekadar hasil generate mentah tanpa adanya sentuhan manusia, lalu diunggah secara berulang kali, maka platform kadang menolak atau mencabut status monetisasi akun tersebut.
Fungsi Video AI
Video buatan AI sebetulnya bermanfaat jika kamu tahu cara menggunakannya dengan bijak. Bahkan, AI bisa membantu produktivitas dalam pembuatan konten. Jika kamu baru belajar membuat video dengan AI, berikut beberapa kegunaannya yang perlu kamu ketahui:
1. Membuat Video Product Marketing
Sobat dapat menciptakan iklan produk, seperti iklan makanan dengan sentuhan bumbu atau tekstur yang detail tanpa menggunakan kamera atau peralatan studio mahal. Hasilnya produk bisa terlihat menarik minat pembeli.
2. Memvisualisasikan Narasi Konten
Konten bertema cerita atau edukasi akan terbantung menggunakan video AI, karena mampu memvisualisasikan adegan yang sulit dicoba di dunia nyata. Penonton pun akan lebih terhanyut mengikuti alur cerita yang kamu sampaikan.
3. Video Penjelasan Produk
Jika tahu prompt-nya, kamu bisa menghasilkan video animasi produk terkait cara penggunaan produk tersebut. Biasanya video ini digunakan untuk kebutuhan e-commerce ketika perlu menjelaskan fitur produk.
4. Filler untuk Cinematic B-Roll
Fungsi berikutnya yaitu bisa digunakan sebagai video filler atau video pengisi celah transisi saat membuat video sinematik seperti b-roll, sehingga hasilnya bisa memperkaya estetika konten.
5. Karakter AI yang Bisa Berbicara
Jika ingin membuat video penjelasan, kamu bisa memanfaatkan AI untuk membuat video yang merepresentasikan dirimu sebagai avatar AI. Saat ini AI cukup cerdas, sehingga mampu berbicara secara natural dalam berbagai bahasa.
Cara Membuat Video AI secara Gratis
Ingin mencoba membuat video dengan AI tanpa biaya? Sobat bisa menggunakan Google Gemini yang sudah terintegrasi dengan model Veo 3.1. Teknologi ini memungkinkan Sobat membuat video berkualitas tinggi, bahkan dengan suara.
Sebagai contoh, mari simak langkah-langkah berikut untuk membuat video pemasaran produk face wash dengan Gemini:
- Buka Gemini melalui alamat gemini.google.com di browser. Disarankan buka komputer.
- Klik ikon tiga titik di dekat kotak teks, lalu pilih menu Video.
- Unggah foto produk face wash yang Sobat miliki sebagai referensi agar AI dapat mengenali produk yang ingin diiklankan.
- Masukkan prompt yang detail di kotak teks, misalnya: “Buat video sinematik 8 detik yang menunjukkan air segar membasahi botol face wash ini di atas meja marmer dengan pencahayaan matahari pagi dan suara gemericik air yang menenangkan.”
- Klik tombol Submit dan tunggu sekitar satu menit hingga Gemini menghasilkan video tersebut.
- Jika sudah, unduh hasilnya untuk disimpan.
- Sekadar tips, Sobat bisa menggunakan gambar vertikal jika ingin hasil video langsung siap pakai untuk kebutuhan TikTok atau Instagram Reels.
Cara Edit Video AI agar Lebih Natural
Seperti yang telah disebutkan, video yang mentah dibuat AI kadang terkesan kaku yang memicu sistem deteksi konten repetitif. Untuk menghindarinya, Sobat perlu melakukan edit video dengan langkah-langkah berikut:
1. Menambahkan Voiceover Manusia
Gunakan rekaman suara asli Sobat daripada hanya mengandalkan Text-to-Speech bawaan AI, sehingga terdapat emosi dan intonasi yang tidak bisa ditiru mesin.
2. Tambahkan Efek Sound Design (SFX) Manual
Tambahkan juga efek suara lingkungan sesuai konteks video seperti langkah kaki, suara angin, atau gemericik air. Kamu bisa menambahkannya di aplikasi editor video.
3. Mengatur Kecepatan
Banyak pembuat video AI membuat gerakan yang terlalu lambat, jadi Sobat perlu mengatur ulang kecepatannya agar tampak lebih natural.
4. Menambahkan Overlay Tekstur
Coba tambahkan overlay tekstur seperti film grain untuk memberikan kesan seperti hasil rekaman kamera asli. Sentuhan ini bisa mengurangi kesan “terlalu mulus” yang menjadi ciri khas konten AI.
5. Samakan Color Grading untuk Semua Klip
Pastikan kamu menggunakan skema warna yang sama untuk seluruh klip video. Jadi meski dihasilkan dari berbagai prompt, hasilnya tetap terlihat menyatu.
Pembuat Video AI Gratis vs Berbayar, Pilih yang Mana?
Untuk membuat video, kamu bisa memilih AI yang gratis (seperti Google Gemini) atau berbayar (seperti Leonardo AI). Keduanya memiliki perbedaan fitur. Mari simak perbandingan kedua jenis ini:
| Video AI Gratis | Video AI Berbayar |
| Gratis | Sistem langganan bulanan |
| Durasi terbatas (rata-rata 8 detik per klip) | Durasi lebih panjang dan tersedia fitur penyambung klip. |
| Pilihan gaya video (artstyle) lebih terbatas | Pilihan gaya video (artstyle) lebih lengkap dan tersedia resolusi hingga 4K |
| Konfigurasi mengandalkan prompt dan referensi gambar. | Konfigurasi lebih mendalam, dengan pengaturan kamera, bahkan motion brush |
| Tidak untuk komersil (tergantung platform) | Lisensi untuk komersial penuh |
Rekomendasi Pembuat Video AI
Jika Sobat berencana serius membuat konten dengan AI, baik untuk kanal media sosial atau pemasaran digital, mari lihat beberapa rekomendasi pembuat video AI terbaik yang bisa kamu coba:
- Google Veo 3.1: Paling mudah digunakan untuk pemula, menghasilkan kualitas audiovisual yang sinematik.
- Topview AI: Sangat direkomendasikan untuk pembuatan iklan produk singkat karena mampu mengubah satu ide menjadi video pemasaran yang siap unggah.
- Luma Dream Machine: Terkenal karena kemampuannya menghasilkan gerakan karakter yang sangat realistis dan konsistensi objek meski durasinya pendek.
- Leonardo AI: Memberikan kontrol yang detail terkait artistik video, sehingga Sobat bisa membuat video dengan gaya visual antar klip yang konsisten.
- Kling AI: Salah satu opsi terbaik untuk menghasilkan video durasi panjang, karena mampu membuat detail tekstur manusia dan lingkungan yang menyerupai dunia nyata.
FAQ
Apakah bisa mengubah foto jadi video AI?
Ya, Sobat dapat menggunakan fitur Image-to-Video pada alat seperti Google Gemini (Veo 3.1) atau Luma Dream Machine. Cukup unggah foto, lalu berikan prompt untuk mengubah foto tersebut agar bergerak menjadi video.
Bisakah mengedit video dengan AI di HP?
Bisa, Sobat dapat mengunduh video hasil AI, lalu mengeditnya menggunakan aplikasi seperti CapCut untuk hasil yang lebih natural.
Apakah ada batasan durasi untuk video AI gratis?
Ya, kebanyakan AI pembuat video gratis membatasi durasi videonya antara 5 hingga 10 detik per klip. Tetapi kamu bisa berlangganan untuk memperpanjang durasi konten.
Buat Video AI Otomatis 24/7 untuk Stok Konten dengan n8n Hosting
Jika Sobat berencana membuat ribuan konten secara otomatis tanpa klik manual, Sobat bisa membangun workflow-nya di n8n.
Supaya workflow-nya bisa otomatis membuat video AI dan mengunggahnya ke media sosial (seperti YouTube), Sobat membutuhkan n8n hosting server.
Pilih n8n hosting terbaik dari Jagoan Hosting yang dirancang untuk kebutuhan automation AI dan harga yang lebih terjangkau.
Ingin tahu bagaimana cara kerja n8n hosting? Konsultasi gratis dengan kami sekarang melalui tim Jagoan NextCare yang siap membantu 24/7!


