Membuat Website Portfolio yang SEO Friendly 

Membuat Website Portfolio yang SEO Friendly 

Peserta didik dari SMK 2 Pasuruan mendapat edukasi tentang cara membuat website portfolio yang SEO friendly. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Beon Intermedia dan Tugu Jatim, Rabu 6 Maret 2024. 

Program tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa maupun siswi terkait pentingya menggunakan website untuk kebutuhan web portfolio, agar terbaca sistem SEO atau google. Sekaligus, memberikan tambahan skill atau pengetahuan baru bagi peserta didik yang ada. 

Kira-kira, kegiatannya ngapain aja, sih? Simak ulasannya disini, yah!

Pentingnya Website

Pada kesempatan tersebut, UI/UX Developer Jagoan Hosting, Hilga Damayanti memberikan pemahaman materi dasar mengenai unsur-unsur pembuatan website sederhana. Setidaknya, ada tiga langkah yang harus ditentukan.

Sebelum memulai membuat desain laman web, sang empunya harus melakukan perencanaan terlebih dahulu. Seperti bagian yang wajib dilengkapi saat membuat atau membangun sebuah laman.

Kemudian, harus memperhatikan detail proses untuk membangun atau membuat sebuah website. Selanjutnya, setelah laman sudah jadi, masih ada sederet hal yang perlu dilakukan agar website tetap eksis dan tetap terpantau. 

Unsur Website

Sebelum membuat website, harus memahami unsur-unsurnya. Ibarat membangun rumah, membutuhkan domain yang menjadi alamat website. Kemudian, menentukan atau membeli lahan, yakni hosting. Kemudian, baru membangun website atau rumah di dalam lahan atau hosting tersebut.

Cara Mudah Bikin Perencanaan Website

Saat hendak memulai perencanaan website, yang pertama harus dipahami adalah tujuan website yang dibuat. Apa saja yang ingin dicapai dengan laman tersebut. Misalnya, untuk tujuan portofolio, company profile, blog, e-commerce atau website sekolah.

Cek Konten Lainnya:
Sukuran Jagoan Hosting, Badminton sekaligus Kolaborasi Startup

Selanjutnya, tentukan target pengunjung. Caranya, dengan menentukan orang-orang yang akan menjadi pengunjung sebuah laman kita. Persona masing-masing orang harus betul-betul dicermati. Mulai dari rentang usia, demografis dan lainnya. 

Setiap orang yang membuat sebuah website juga harus betul-betul tangkas untuk menyusun isi kontennya. Misalnya, beranda (umumnya berisi informasi umum), tentang kami (yang berisi mengenai visi misi perusahaan) dan kontak kami (cara untuk menghubungi, bisa disertakan akun media sosial atau nomor kontak yang bisa dihubungi).

Sehingga, desain website yang menarik harus betul-betul diperhatikan dan diimplementasikan agar pengunjung yang datang betah dan bisa mengulik lebih banyak informasi. 

Tools Mudah Untuk Membuat Website

Kekinian, banyak sekali tools yang memudahkan pemilik untuk membangun sebuah website. Pertama, yakni Content Management System (CMS). Perangkat lunak ini digunakan untuk menambahkan atau mengubah isi dari laman.

Kedua, yakni page builder, yang umumnya ditemukan di dalam CMS. Fungsinya, untuk membuat, mengedit, dan menyesuaikan tata letak situs web tanpa membuat coding apa pun. Seperti elementor, live composer, beaver builder, divi dan beragam lainnya. 

Bahkan, di era serba canggih ini, juga ada tools instan yang bisa membantu pembuatan website lebih cepat, yakni Canva dan Capcut.

Tips Agar Kualitas Website Naik

Setelah website sudah jadi dan siap untuk diluncurkan, masih ada beberapa bagian lain yang harus tetap diperhatikan. Pertama, yakni tentang kecepatan website. Saat membuka laman, jangan pernah biarkan pengunjung menunggu. Dengan kata lain, load time kurang dari tiga detik. Cara melakukan pengecekan bisa menggunakan tools pagespeed atau gtmetrix. 

Kemudian, harus mampu mempertahankan sisi konten menarik dan bagus supaya pengunjung bisa terus tertarik untuk memasuki laman. Website yang suportif dan cepat tanggap bisa lebih mudah adaptasi dengan perangkat yang lebih banyak dipakai oleh penjelajah web.

Cek Konten Lainnya:
Jagoan Poin untuk Pelanggan Setia, Bikin Untung Nggak Main-Main!

Sedangkan, bagian utama yang menjadi faktor krusial agar website bisa terlihat di google adalah optimasi SEO. Setiap website harus ramah terhadap teknis ini. Jadi, harus memperhatikan kata kunci yang digunakan sudah tepat, meta deskripsi yang membuat orang penasaran dan url yang jelas. 

Untuk itulah, sang empunya website harus bisa melacak kinerja situs web, trafik dan perilaku masing-masing pengunjungnya. 
Itulah cara membuat website portfolio yang SEO friendly. Mau tahu tips lainnya, baca artikel kami, yah!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
kerjasama jagoan hosting dan SMK Telkom
Read More
Kerjasama Digitalisasi: SMK Telkom Malang & Jagoan Hosting
Kerjasama SMK Telkom Malang dengan Jagoan Hosting dilakukan pada Senin, 30 Oktober 2023. Pada kesempatan ini, guru dan…
Service Secrets
Read More
Service Secrets: 9 Jurus Pelayanan Khas Indonesia
Keramahtamahan ala Indonesia  terkenal di seluruh dunia . Namun, bagaimana mempergunakan kekuatan tersebut untuk memenangkan persaingan?   Temukan…