Tutorial Melakukan Reissue SSL dari Member Area

Admin Tutorial

Pengantar

Reissue biasanya digunakan saat ada perubahan pada informasi pada CSR atau kehilangan key pada saat Installasi SSL yang menyebabkan ketidaksesuaian antara key dan certifikat. Reissue bisa dilakukan kapan saja selama sertifikat SSL masih aktif dan untuk melakukan reissue tidak dikenakan biaya. 

Pada dasarnya reissue sama dengan mengulang proses aktivasi setelah order.

Panduan ini akan memandu kamu melakukan reissue SSL yang sebelumnya sudah aktif.

Prasyarat

Untuk mengikuti panduan ini ada beberapa syarat yang harus terpenuhi :

  1. Selesai melakukan order dan pembelian SSL JagoanHosting
  2. Kamu kehilangan private key kamu, atau SSL kamu hampir masuk masa expired.
  3. Memiliki akses ke member area JagoanHosting

Langkah 1, Login Ke Member Area

Pertama-tama kamu harus login dulu ke member area ya Sob!

Langkah 2, Pilih Layanan

Lalu silahkan kamu pilih salah satu menu "Layanan" 

 

Selanjutnya Pilih SSL yang akan direissue dengan mengklik salah satu layanan SSL kamu yang sudah dikonfigurasi

Langkah 3, Klik Reissue

Setelah kamu klik maka kamu akan segera diarahkan ke dalam halaman detail layanan SSL, tinggal langsung saja klik "Reissue" nih Sob

 

Langkah 4 - Validasi Order

Nahh setelah kamu klik "Reissue" kamu bakalan menuju ke halaman CSR nih Sob, Pastikan semua kolom sudah terisi dengan lengkap yaa!

Setelah sampai ke halaman selanjutnya, langsung saja kamu scroll kebawah sampai muncul menu seperti gambar dibawah lalu klik bagian warna biru "Click To Configure".

 

Akan muncul halaman "Server Information", di bagian Server Information > Web Server Type (Ada banyak pilihan, tanyakan pada dirimu rencananya mau dipasang dimana, sesuaikan webservernya) disini contohnya IBM HTTP Server.


Disitu terdapat kolom CSR, kolom ini akan menampilkan Key hasilnya, sementara abaikan dulu.

Selanjutnya pada bagian CSR Generator

Keterangan:

  1. Country Code adalah kode negara dalam contoh ini diisi ID (kode negara Indonesia)
  2. Province/State adalah Provinsi
  3. City untuk merepresentasikan Kota
  4. Organization/Company Name adalah nama perusahaan jika ada, misalkan tidak ada isikan None atau NA
  5. Department adalah nama departemen misalkan tidak ada isikan None atau NA
  6. Domain Name adalah nama domain yang akan diaktifkan SSLnya
  7. E-Mail adalah nama email kamu, gunakan email pribadi atau email kantor sesuai kebutuhan

Masih tetap di halaman yang sama, lalu tekan tombol Generate CSR Jika semua berjalan dengan baik maka sekarang kolom CSR & Private Key yang sebelumnya kosong sudah terisi .

Copy dan Simpan Private Key

Copy semua baris kode Private Key dan pastekan di Notepad atau Text editor favorit kamu. Kemudian simpan ditempat yang aman dan jangan sampai hilang.

Simpan dengan nama dan ekstensi yang mudah diingat, misalnya namadomain.key


Selanjutnya di bagian Settings, terdapat kolom pengisian DCV (Domain Control Validation). DCV digunakan oleh CA(Certificate Authority) sebelum mengeluarkan sertifikat SSL untuk memverifikasi orang yang membuat permintaan itu memang berwenang untuk menggunakan domain yang terkait.

Sementara ini bagian ini bisa kamu kosongi, karena aktivitas DCV akan kita lakukan di Langkah 2 nanti.


Berikutnya Technical Contact, sifatnya opsional jika tidak ada tim teknis khusus bisa dikosongi saja.


Di bagian "Administrative Contact Information", informasi kontak ini tidak akan dicantumkan di sertifikat, informasi kontak ini digunakan terkait dengan order dan informasi terkait renewal.

 

Pastikan semua kolom diisi, kalaupun kosong isikan dengan None atau NA.

Jika sudah tekan tombol "Continue"

Langkah 2, Validasi Order

Kamu bisa melanjutkan ke tahap ini setelah langkah administrasi dan generate CSR selesai dilakukan. Ditandai dengan muncul notifikasi "Configuration Complete" di halaman selanjutnya

Selanjutnya tekan tombol Back to Service Details,

Lalu di bagin informasi Order status, tekan "Click to Configure" berwarna biru

Akan muncul halaman untuk memvalidasi order, terdapat tiga pilihan untuk validasi :

Method Validation

Keterangan:

  • DNS CNAME Jika memilih metode ini kamu perlu membuat cname baru di domain kamu, sesuai dengan format yang ditentukan.
  • Email Adalah metode validasi menggunakan email, tidak bisa sembarang email, melainkan email yang terkait dengan domain kamu.

Validasi Menggunakan Email

Kali ini kita akan validasi dengan menggunakan email, Pilih opsi Email kemudian pada pilihan dropdown tentukan email yang akan digunakan validasi. Pastikan email ini sudah dibuat dan bisa digunakan.

Validasi dengan email

Kemudian klik tombol Validate.

Sekarang cek email yang kamu pilih ditahap sebelumnya, cari email dengan Subject Domain Control Validation… , Ikuti petunjuk yang ada :

Pertama klik To permit the issuance of the certificate please browse here .

Isi email DCV

Kemudian pastekan validation code yang disertakan di email tadi. Begini informasi yang muncul ketika validasi berhasil dilakukan.

Paste Validation Code

Validasi sukses

Notes: Jika gagal, ulangi Langkah 2 lagi beberapa saat kemudian.

Validasi Menggunakan HTTP/HTTPS

Kali ini kita akan validasi dengan menggunakan HTTP/HTTPS. Pilih opsi Http/Https setelah itu kamu akan mendapati tombol download. Pada metode Http/Https ini akan diarahkan untuk mengupload file tertentu pada folder tertentu sehingga bisa diakses dan di validasi.

Pertama-tama download file tersebut melalui tombol Download

Selanjutnya upload file menuju ke folder .well-known/pki-validation yang berada pada root directory dari domain kamu. Contohnya apabila SSL dan domain dipasang pada hosting cpanel, maka kamu bisa masuk ke file manager terlebih dahulu. Setelah itu untuk menemukan folder .well-known/pki-validation kamu bisa klik Setting > Show Hidden Files

Settings > Show hidden files

Selanjutnya kamu akan menemukan folder .well-known/pki-validation

Temukan folder .well-known/pki-validation

Upload file yang sudah di download tersebut ke folder .well-known/pki-validation

Upload file validasi yang sudah didownload ke folder .well-known/pki-validation

Lakukan pengecekan dengan akses url yang ada pada halaman validasi SSL sebelumnya

Coba akses file validasi dengan menggunkan url yang ada

Jika proses yang kamu lakukan sudah sesuai, kamu akan mendapati tampilan dari url tersebut kurang lebih seperti ini

Tampilan url untuk mengakses file validasi

Jika sudah sesuai, lanjutkan dengan klik tombol Validate

Klik tombol validate

Validasi Menggunakan DNS CNAME

Untuk validasi menggunakan dengan menggunakan DNS CNAME, Pilih opsi DNS CNAME seperti gambar di bawah.

Selanjutnya kamu akan mendapatkan DNS CNAME yang perlu kamu tambahkan. Contohnya pada gambar berikut

Jika domain kamu berada di Jagoan Hosting kamu bisa menambahkan DNS CNAME dengan menggunakan paduan DNS Jagoan Hosting. Untuk contoh di atas kamu bisa menambahkan DNS seperti berikut :

  • Hostname : _70BE7C35BA1C23FA7EEAD3023D0AB648.soniacyn.my.id
  • Type : CNAME
  • Destination : 70E52520D3EDE6EDD3CF6B5F9C6AC067.6737549EC1094236B1966F0B62B75D93.comodoca.com

Menambahkan DNS CNAME

Jika DNS CNAME sudah ditambahkan kamu bisa lanjutkan dengan klik Validate. Jika terdapat kendala kamu bisa tunggu 1 jam kedepan kemudian klik lagi tombol Validate

 

Langkah 3, Aktivasi Berhasil

Jika sudah sampai tahap ini pada dasarnya aktivasi SSL sudah berhasil kamu lakukan.

Prosesnya memakan waktu 5 - 10 menit, setelah itu kamu bisa refresh lagi halaman Overview. Akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini, dan kamu sudah bisa mengunduh Certificate SSL kamu.

Penutup

SSL sekarang merupakan sesuatu yang umum, dan bisa dijumpai hampir pada semua website yang ada di internet. Hampir semua browser menyarankan kita untuk mengakses website dengan SSL / Https ketimbang Http. 

Apakah artikel ini membantu, Sob?

Berikan rating buat artikel ini!

Rata-rata rating 0 / 5. Dari total vote 0

Pertamax, Sob! Jadilah pertama yang memberi vote artikel ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?