Agile development methods atau agile software development adalah pendekatan yang digunakan dalam proses pengembangan perangkat lunak. Agile development methods terdiri dari berbagai jenis metode yang inti atau pendekatan utamanya adalah hal yang sama yaitu agile. Contoh metode pengembangan perangkat lunak yang menggunakan pendekatan agile adalah scrum. Mungkin kamu sudah nggak asing dengan metode yang satu ini. Scrum sudah banyak digunakan. Sebagai penyedia layanan hosting terbaik di Indonesia, Jagoan Hosting juga menerapkan metode ini.

Metode-metode yang menggunakan agile menganggap kolaborasi antaranggota tim sebagai titik utama yang paling penting. Dalam kerangka kerja agile, kerja sama antara satu anggota dengan anggota yang lain menjadi hal yang sangat penting.

Tujuan agile

agile development methods
gambar dari unsplash

Kenapa sih bidang teknologi informasi sangat menyukai kerangka kerja yang menggunakan pendekatan agile? Hal ini bukan tanpa alasan, Sob. Hampir semua tim yang bergerak di bidang teknologi informasi lebih menyukai metode agile karena pendekatan ini memungkinkan tim untuk melakukan proses pengembangan perangkat lunak seefektif dan seefisien mungkin. Sebab, memang tujuan utama dari agile development methods adalah hal tersebut. Lebih rincinya, tujuan dari agile adalah:

  1. High-value dan working App system
  2. Iterative, incremental dab evolutionary
  3. Cost control dan value-driven development
  4. High-quality production
  5. Flexible dan risk management
  6. Collaboration
  7. Self-organizing/self-managing teams

Langkah-langkah dalam agile

Dalam agile development method terdapat enam langkah inti yang pasti dilakukan oleh tim agile. Keenam langkah tersebut adalah:

  1. Perencanaan
  2. Implementasi
  3. Tes perangkat lunak
  4. Dokumentasi
  5. Deployment
  6. Pemeliharaan perangkat lunak

Nah, enam langkah ini pasti menjadi langkah-langkah wajib dalam metode-metode yang ada di agile development methods. Langkah-langkah ini merupakan langkah-langkah yang khas di dalam pendekatan agile.

4 nilai agile manifesto

Nilai-nilai yang dianut atau menjadi pedoman agile berasal dari agile manifesto yang awalnya dicetuskan oleh Martin Fowler. Keempat nilai tersebut adalah:

  1. Anggota tim dan interaksinya lebih penting daripada proses dan alat.
  2. Fungsi lebih utama dibandingkan dokumentasi yang lengkap. Perangkat lunak yang bisa berfungsi dengan baik adalah tujuan utamanya.
  3. Kolaborasi dengan klien lebih penting daripada negosiasi kontrak.
  4. Responsif terhadap perubahan yang terjadi lebih penting daripada mengikuti rencana awal.

Dari keempat nilai ini dapat dilihat bahwa pendekatan agile benar-benar menitikberatkan sumber daya manusia sebagai inti utamanya. Anggota dan interaksi yang terjadi di dalam tim menjadi kunci keberhasilan di dalam kerangka kerja ini. Cara kerja yang dinamis dan fleksibel juga menjadi nilai yang wajib dipegang teguh oleh seluruh bagian tim.

12 prinsip agile

Nah, di dalam agile development methods terdapat dua belas prinsip. Prinsip-prinsip ini merupakan prinsip yang perlu diikuti oleh semua anggota tim agar rencana pengembangan perangkat lunak bisa berjalan dengan optimal. Dua prinsip tersebut adalah:

  1. Kepuasan klien adalah prioritas utama tim, hal ini dicapai dengan cara menghasilkan perangkat lunak dalam waktu yang lebih singkat dengan proses yang berkelanjutan.
  2. Bergerak secara dinamis dengan segala perubahan dan harus mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan tersebut.
  3. Perangkat lunak yang baik dalam jangka waktu yang lebih pendek.
  4. Kolaborasi antara tim dan klien adalah hal yang penting.
  5. Tim menjadi support system yang mendorong pengembangan perangkat lunak.
  6. Komunikasi secara langsung adalah metode komunikasi yang paling efektif dan efisien dalam proses penyembangan perangkat lunak.
  7. Tolok ukur kesuksesan yang utama adalah perangkat lunak yang bisa bekerja dengan baik.
  8. Dengan dukungan dari sponsor, developer dan pelanggan, tim agile mampu mengembangkan perangkat lunak secara berkelanjutan.
  9. Untuk meningkatkan agility perlu memperhatikan keunggulan hal teknis.
  10. Memaksimalkan sumber daya yang ada
  11. Hal terbaik berasal dari tim yang mampu mengelola timnya dengan baik
  12. Development team melakukan refleksi secara berkala dan melihat cara kerja yang paling efektif.

Itulah dua belas prinsip yang wajib diikuti oleh semua anggota tim agile agar proyek pengembangan perangkat bisa berjalan dengan baik.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like