Aplikasi belajar jadi developer – Sob, seperti kita ketahui bersama kalo pangsa Android semakin berkembang dari tahun ketahunnya. Hal ini yang membuat para Android developer berlomba-lomba membuat berbagai aplikasi, lalu mengambil keuntungan dibaliknya. Nah, buat kamu yang sedang belajar membuat aplikasi Android. Langkah penting yang kamu perlu diterapkan adalah memilih software untuk membuat aplikasi Android. Berikut, adalah beberapa aplikasi belajar jadi developer Android secara offline.

aplikasi belajar jadi developer
gambar dari unsplash

1. Android Studio

Sob, ini merupakan aplikasi belajar jadi developer Android yang paling dikenal. Android Studio adalah software IDE (Integrated Development Environment) yang dibuat di tahun 2013 oleh Google. Software ini terbilang lengkap dengan fitur code editor, debugging, dan alat pengujiannya. Bahasa yang digunakan adalah bahasa pemrograman Java, Kotlin, dan C++. Buat kamu yang baru belajar android, kamu bisa Sob gunakan aplikasi ini karena mudah digunakan. Selain itu, aplikasi ini juga bisa diunduh secara gratis.

2. Xamarin 

Adalah sebuah software development, tools ini bisa digunakan untuk membuat aplikasi mobile berbasis Android, iOS dan Windows Phone. Buat kamu yang sudah mengenal bahasa pemrograman C#, maka aplikasi ini sangat cocok kamu gunakan. Xamarin sendiri memiliki dua IDE yaitu Xamarin Microsoft Visual Studio dan Xamarin Studio. 

Jika kamu ingin mengembangkan aplikasi yang menggunakan komputer dengan OS Windows dan alat pengembangan Microsoft Visual Studio cocok menggunakan Xamarin terintegrasi Microsoft Visual Studio. Namun, apabila menggunakan komputer dengan OS Macintosh sebaiknya menggunakan Xamarin Studio. 

3. Ionic

Sob, Ionic adalah framework untuk mengembangkan aplikasi mobile dengan teknologi web seperti HTML, CSS, dan Javascript. Sifatnya sendiri open source dan sudah menggunakan HTML5. Selain itu, Ionic juga sudah menggunakan Angular JS untuk implementasi logic-nya. Dengan menggunakan Angular JS, aplikasi yang dibuat menggunakan Ionic akan berjalan sangat cepat seperti aplikasi native. 

Oh iya Sob, kamu gak perlu loh belajar bahasa pemrograman Java, Objective C, atau C # untuk membuat aplikasi android. Kamu cukup gunakan saja cara kerja pemrograman Web.

4. Eclipse

Eclipse adalah Integrated Development Environment (IDE) yang bersifat open source. Sob, fungsi utama aplikasi ini adalah mengembangkan aplikasi Java, tapi juga bisa digunakan untuk mengembangkan aplikasi dalam bahasa pemrograman lain melalui penggunaan plugin. Misalnya seperti C, C++, COBOL, ABAP, Perl, PHP, Python, R, Ruby, dan masih banyak lagi. 

Gak hanya itu, Eclipse juga digunakan untuk mengembangkan aplikasi Android dengan Eclipse ADT (Android Development Tools). Ini adalah plugin khusus Google bagi pengguna Eclipse untuk menyediakan lingkungan yang terintegrasi untuk membangun aplikasi Android. Adanya ADT memperluas kemampuan Eclipse seperti membuat aplikasi UI, debug aplikasi menggunakan alat SDK Android, dll.

5. React Native

Adalah salah satu framework javascript yang bisa kamu gunakan untuk mengembangkan aplikasi Android. Dengan React Native, kamu bisa merasakan sensasi membuat aplikasi yang sangat mirip dengan aplikasi native. 

Salah satu fitur menarik React native adalah adanya render component yang berbeda antara iOS dan Android. Jadi kamu bisa buat dua aplikasi yaitu untuk iOS dan Android dalam waktu bersamaan loh

Gimana, Sob? Jadi makin mantap kan belajar codingannya? Terus mana nih dari 5 aplikasi belajar jadi developer Android tadi, yang pengen banget kamu coba? Pastinya, kamu harus dong pilih aplikasi yang lebih cepat dan mudah pengoperasiannya buat kamu. Ini tuh sama Sob, kalo kamu lagi pengen pilih hosting buat website. Pilih cloud hosting Indonesia yang cepat, aman, dan handal ya, Sob. Nah, kamu bisa temuin semua pilihan itu secara pasti cuman di Jagoan Hosting. 

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like