13+ Aplikasi UI UX Design Gratis Terbaik di 2024

aplikasi ui ux

Di era digital yang terus berkembang, peran aplikasi UI UX menjadi semakin penting untuk mengembangkan aplikasi atau berbagai layanan digital lainnya. Seperti kita tahu, UI dan UX menjadi elemen penting agar sebuah aplikasi bisa disukai banyak orang.

UI (User Interface) sendiri mengacu pada tampilan antarmuka sebuah aplikasi yang menghubungkan pengguna dengan produk. Sementara UX (User Experience) mengacu pada pengalaman pengguna saat menggunakan suatu produk digital.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas beberapa daftar tools UI UX yang cukup powerful di kalangan para IT. Dengan tools tersebut, kita bisa membuat desain UI/UX yang cocok untuk para penggunanya.

Daftar Aplikasi UI UX Gratis Terbaik

Berikut ini adalah daftar aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk membuat desain UI dan UX yang kamu butuhkan, Sob. Simak pembahasan berikut untuk memanfaatkan aplikasi-aplikasi terbaik berikut ini:

1. Figma

figma

Aplikasi pertama yang bisa kamu gunakan untuk membuat desain UI/UX adalah Figma. Sebagai sebuah aplikasi, Figma cukup powerful karena bisa diakses kapan saja dan di mana saja secara gratis tanpa harus menginstal aplikasi.

Ya, Figma adalah aplikasi desain berbasis website, Sob. Jadi, kamu hanya butuh browser dan juga koneksi internet untuk menggunakannya. Saat ini, banyak UI/UX Designer yang menggunakan aplikasi ini untuk membuat prototype mereka.

Tak hanya dari sisi desain tampilan saja, Figma juga mendukung mode demo sehingga UI yang sudah jadi bisa kita uji apakah sudah sesuai dengan bayangan kita atau belum. Fitur ini juga memudahkan developer untuk mengerjakan aplikasinya.

2. Webflow

webflow

Aplikasi UI UX selanjutnya adalah Webflow. Sama seperti Figma, aplikasi ini juga bisa kita akses secara online melalui browser. Kamu tidak perlu menghafal kode HTML atau CSS untuk membuat tampilan UI yang menarik.

Cukup drug and drop dan tampilan UI untuk aplikasi Android, Windows, iOS atau website bisa kamu hasilkan. Kemudahan ini bisa membuat siapa saja untuk berkreasi membuat UI, termasuk untuk para pemula di bidang ini.

Webflow bisa diakses secara gratis oleh siapa saja. Kamu hanya perlu login terlebih dahulu untuk membuat desain di dalamnya. Tak perlu khawatir, akan ada tutorial singkat untuk menggunakan aplikasi ini setelah kamu mendaftar.

3. Sketch

sketch

Berbeda dengan aplikasi sebelumnya yang bisa diakses melalui website, Sketch hanya dibuat khusus untuk pengguna Mac OS saja. Dengan aplikasi ini, kamu bisa dengan mudah membuat prototype, ikon, user flow, ilustrasi, dan sebagainya.

Cek Konten Lainnya:
Cara Meningkatkan Kecepatan Website

Sketch pertama kali rilis pada tahun 2014 lalu, lebih tepatnya di bulan April. Hingga saat ini, tools UI/UX ini telah berkembang sedemikian rupa dan semakin powerful. Tidak hanya bagi UI/UX Designer saja, tetapi juga untuk para desainer grafis pada umumnya.

Dengan kemampuannya yang cukup mumpuni, nama Sketch sering bersanding dengan Figma hingga Adobe XD sebagai aplikasi desain yang user friendly. Jika saat ini kamu menggunakan Macbook, aplikasi Sketch bisa menjadi pilihan tools desain kamu, Sob.

4. InVision Studio

invision studio

Para desainer grafis, khususnya yang menangani masalah UI/UX, beberapa waktu belakangan mulai memberikan perhatiannya pada salah satu software prototyping bernama InVasion Studio.

Sebagai aplikasi UI UX, InVasion Studi mampu mengubah tampilan antarmuka yang sifatnya statis menjadi jauh lebih interaktif. Hal ini tentu akan memberi gambaran nyata bagaimana pengalaman pengguna dengan aplikasi yang akan dikembangkan.

Selain gratis, ada beberapa kelebihan lain yang ada di software prototyping ini. Beberapa di antaranya seperti membuat desain yang responsif, mudah berkolaborasi dengan tim, dan memudahkan pengembang setelah proses handover.

5. Craft

Berikutnya, ada aplikasi bernama Craft yang kemampuannya cukup mumpuni. Craft sendiri merupakan tools untuk UI UX berupa plugin dari InVision Studio. Meski begitu, software ini bisa kamu gunakan bersama dengan Adobe Photoshop dan juga Sketch.

Craft membedakan dirinya dari alat desain UI lainnya, salah satunya dengan konten placeholder-nya. Kamu juga mendapatkan akses foto dari Getty dan juga iStock sehingga memungkinkanmu untuk mengisi tata letak visual dengan lebih menarik.

Apakah kamu suka membuat desain mockup, Sob? Jika ya, maka aplikasi ini bisa menjadi salah satu pilihan terbaiknya. Pasalnya, Craft mampu membuat representasi yang lebih akurat tentang bagaimana desain akhir akan terlihat.

6. Axure

Satu lagi aplikasi gratis yang bisa membantu kamu mendesain UI UX dengan sangat mudah, yaitu Axure. Sama seperti beberapa software sebelumnya, Axure juga menawarkan kemudahan desain dengan berbagai tools yang dimilikinya.

Sejak tahun 2003, Axure tersedia untuk pengguna Windows maupun Mac dan hal itu bertahan sampai saat ini. Jika kamu baru pertama kali menggunakannya, maka kamu tidak perlu bingung karena tersedia guide untuk membimbingmu, Sob.

UI UX design tools ini sebenarnya bisa kamu gunakan secara gratis, yaitu dalam mode Trial. Akan tetapi, kamu harus upgrade ke beberapa jenis akun untuk terus menggunakannya seperti Pro, Team, atau Enterprise.

7. Adobe XD

Berikutnya ada yang sudah cukup populer dari Adobe untuk membuat desain UI dan UX, yaitu Adobe XD. Sama seperti produk-produk desain dari Adobe lainnya, Adobe XD menawarkan kemampuan desain grafis yang sangat mumpuni.

Cek Konten Lainnya:
Mau Jadi Full Stack Developer? Kenali Dulu 5 Fakta di Bawah Ini!

Ada banyak tools dan fitur yang bisa kamu temukan di sini sehingga berbagai model UI/UX bisa kamu ciptakan dengan software berbasis vektor ini. Dengan kemudahan untuk berkolaborasi secara real-time, membuatnya menjadi pilihan para desainer UI.

Dengan banyaknya fitur dan tools yang tersedia di aplikasi ini membuat pengintegrasian desain ke dalam prototype atau mockup bisa berjalan optimal. Nah, buat kamu lebih suka dengan aplikasi desain yang lengkap, maka Adobe XD bisa menjadi pilihannya.

8. Framer X

framer

Framer X adalah software prototyping yang sangat powerful, namun masih mengandalkan coding untuk menghasilkan desain yang menarik. Jadi, aplikasi ini kurang direkomendasikan untuk para desainer UI/UX yang masih pemula.

Meski begitu, ada salah satu kelebihan yang membuat software ini cukup diminati oleh banyak desainer grafis, khususnya UI/UX designer. Kelebihan itu terletak pada jumlah plugin yang cukup banyak sehingga memudahkan para desainer untuk berkarya.

Selain itu, aplikasi UI UX ini juga menawarkan jumlah Canvas tak terbatas sehingga kita bisa lebih optimal dalam menggunakan fungsi pengguliran. Untuk saat ini, Framer X masih hanya tersedia untuk pengguna Windows dan juga MacOS saja, Sob.

9. Marvel

Aplikasi UI UX gratis selanjutnya adalah Marvel yang tidak kalah bagus dengan beberapa aplikasi sebelumnya. Dari segi penggunaan, Marvel juga menawarkan kemudahan untuk membuat desain dengan hanya tahan dan geser.

Kemudahan inilah yang banyak desainer UI/UX cari sehingga mereka bisa tetap berkreasi meskipun belum lama berkecimpung di dunia desain. Sangat cocok untuk para pekerja baru ataupun mereka yang ingin beralih profesi sebagai desainer grafis.

Marvel sendiri menyediakan Paket Free sehingga memungkinkanmu untuk menggunakannya secara gratis, Sob. Hanya saja fitur-fiturnya masih terbatas. Untuk penggunaan penuh, kamu bisa menggunakan Paket Pro, Team, atau Enterprise.

10. Origami Studio

Origami Studio adalah aplikasi UI UX yang inovatif, hasil pengembangan dari tim desain Facebook. Software ini memungkinkan para desainer grafis untuk membuat prototipe interaktif dengan mudah dan efisien.

Salah satu fitur unggulannya adalah tampilan antarmukanya yang cukup intuitif. Dengan begitu, para desainer dapat dengan cepat menyusun elemen-elemen UI, menetapkan interaksi, dan mengamati hasilnya secara langsung.

Kelebihan lain yang dimiliki oleh Origami Studio adalah integrasinya dengan aplikasi desain populer lainnya seperti Sketch sehingga memungkinkan pengguna untuk mentransfer desain mereka tanpa ribet.

11. FlowMap

flowmap

FlowMap merupakan aplikasi desain UI/UX yang dirancang untuk menyederhanakan proses perencanaan dan pembuatan tata letak situs web atau aplikasi. Dengan begitu, tampilan web atau aplikasi jadi lebih menarik dan interaktif.

Fitur utama dari FlowMapp mencakup kemampuan untuk membuat diagram alur dan wireframe yang terstruktur, memungkinkan tim untuk memvisualisasikan dengan jelas struktur keseluruhan situs atau aplikasi.

Cek Konten Lainnya:
Apa itu Roundcube, Kelebihan, dan Cara Menginstalnya

Lebih dari itu, FlowMap juga menyediakan fungsionalitas untuk menentukan interaksi antar halaman dan menggambarkan user flow secara detail. Hal ini tentu akan memudahkan developer untuk menemukan logika pemrograman.

12. Treejack

Jika kamu ingin menggunakan aplikasi khusus untuk melakukan pengujian struktur informasi dan navigasi pada situs web, maka aplikasi yang cocok adalah Treejack. Dengan begitu, para desainer bisa mengetahui efektifitas tata letak halaman web.

Dengan Treejack, kita bisa lebih mudah dalam menguji navigation tree dan juga user flow tanpa terpengaruh oleh elemen desain visual. Hal ini akan sangat membantu dalam merancang website yang user friendly.

Dengan UI yang bersih dan intuitif, Treejack memudahkan penggunaan dan interpretasi terhadap hasil. Dukungan terhadap analisis yang mendalam, terutama pada jalur navigasi, membantu tim desain untuk membuat perbaikan secara akurat.

13. Wireframe.cc

Tak ada yang simpel dari aplikasi UI UX satu ini, semua terlihat simpel dan sangat memudahkan para penggunanya. Aplikasi ini seolah tahu bagaimana berkomunikasi dengan para desainer grafis untuk menyusun sebuah desain visual.

Wireframe.cc mengoptimalkan berbagai tools di dalamnya agar bisa tetap menghasilkan desain yang minimalis. Dengan begitu, website atau aplikasi yang dihasilkan akan lebih mudah untuk digunakan.

Jadi, batasan-batasan yang ada pada aplikasi ini memang bertujuan untuk membuat desain jadi simpel dan tidak berlebihan. Bagi kamu yang suka dengan desain UI rumit, mungkin aplikasi ini tidak begitu cocok.

14. VisualSitemaps

Software UI UX design terakhir yang bisa kamu coba adalah Visual Sitemaps. Software gratis ini mengkhususkan diri untuk membuat struktur desain website dan juga aplikasi yang lebih terstruktur dan rinci.

Memungkinkan para desainer dan juga pengembang agar bisa dengan mudah membuat peta situs visual yang memberikan gambaran menyeluruh tentang hierarki dan keterkaitan antara halaman-halaman yang ada.

Visual Sitemaps memiliki integrasi yang baik dengan aplikasi desain lain seperti Sketch sehingga memungkinkan adanya distribusi pekerjaan ke platform lain. Hal ini tentu sangat bermanfaat untuk menghasilkan desain yang komprehensif.Itulah daftar aplikasi UI UX terbaik yang bisa kamu coba.

Dengan adanya tool-tools desain di atas, pekerjaan membuat desain UI/UX jadi lebih mudah, tidak hanya untuk desainer profesional, tetapi juga untuk desainer grafis yang masih pemula.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
audit website
Read More
Apa itu Audit Website? Manfaat & Cara Auditnya
Layaknya kendaraan bermotor, ternyata website juga butuh di servis. Namun, berbeda istilah dengan kendaraan, servi website ini biasa…
Wireframe adalah
Read More
Apa itu Wireframe? Elemen dan Bedanya dari Mockup
Dalam suatu website, perencanaan desain adalah hal yang penting. Nah, untuk memudahkan proses itu, UI/UX Designer bisa menggunakan…