Cloud Firestore, Database Dokumen Baru untuk Pengembangan Aplikasi

Cloud Firestore, Database Dokumen Baru untuk Pengembangan Aplikasi
Cloud Firestore, Database Dokumen Baru untuk Pengembangan Aplikasi

Google mengeluarkan layanan database baru untuk Firebase, platform untuk pengembang aplikasi. Database Firestore yang baru melengkapi Database Realtime Firebase yang ada dan memang ada sedikit tumpang tindih.

Seperti yang dikatakan oleh pendiri Firebase James Tamplin, Realtime Database (RTDB) merupakan produk andalan dari platform. Layanan ini sekarang digunakan oleh ratusan ribu pengembang. Tamplin berpendapat bahwa pengembang ini menyukai layanan ini karena ia menawarkan akses ke database real-time yang dikelola dan disesuaikan untuk mereka oleh Google.

Dia juga mengakui bahwa saat tim tersebut meningkatkan dan menumbuhkan layanan, hal itu menimpa beberapa poin pengembang bahwa Cloud Firestore yang baru dimaksudkan untuk mengatasi: RTDB sulit menghadapi pertanyaan yang sangat kompleks, karena cara platform itu architected, beberapa pelanggan terbesar Firebase sering mencapai batas keras layanan 100.000 perangkat yang terhubung secara bersamaan dan harus membagi basis data mereka di berbagai pecahan, meniadakan beberapa keuntungan menggunakan RTDB di tempat pertama.

Mengingat betapa sulitnya membangun kembali layanan database yang ada untuk memenuhi persyaratan baru ini, tim memilih untuk membangun yang baru. Firestore dirancang dari bawah ke atas untuk mendukung sejumlah kasus penggunaan seperti mempermudah pengembang membuat aplikasi offline dengan bantuan basis data lokal untuk web, iOS dan Android dan dengan mudah menyinkronkan data antara aplikasi dan pengguna yang berbeda secara real time.

Semua data secara otomatis direplikasi di beberapa daerah dan dengan konsistensi yang kuat. Seperti pendahulunya, Firestore bisa mengimbangi secara otomatis.

Tim juga mencatat bahwa SDK sisi kliennya dapat menangani autentikasi dan kode jaringan aplikasi sementara backend menawarkan sejumlah aturan keamanan untuk mengendalikan akses ke data dan menerapkan logika validasi untuknya juga. Berkat fitur ini, Anda dapat menghubungkan aplikasi Anda secara langsung ke database tanpa menggunakan server perantara yang jika tidak menangani langkah-langkah validasi ini.

Cek Konten Lainnya:
Perbedaan Podman vs Docker: Pilih yang Mana?

Tidak mengherankan, semua ini sangat terintegrasi dengan platform Firebase lainnya, termasuk platform server tanpa server Google Cloud.

6 years of experience in providing readers with the latest insights and best practices in various fields related to Business, Technology, WordPress, Website Development and Digital Marketing.

You May Also Like
IPV4
Read More
Mengenal IPV4: Jenis, Kelas & Bedanya dengan IPV6
Selama mengakses internet, tentu kamu tidak akan terlepas dari protokol jaringan bernama IP (Internet Protocol). Nah IPV4 adalah…
data analyst
Read More
Apa itu Data Analyst? Tugas, Skill, dan Gaji
Seiring berkembangnya era digital, kebutuhan akan data semakin diperlukan untuk menentukan arah kebijakan. Hal inilah yang mendorong bertumbuhnya…