- PostgreSQL makin populer karena fitur modern dan performanya yang powerful untuk aplikasi masa kini.
- Banyak developer beralih dari MySQL ke PostgreSQL karena relasi database lebih rapi, fleksibel, dan minim bug saat dipakai dengan ORM modern.
- Didukung komunitas aktif dan ekosistem yang terus berkembang, PostgreSQL jadi pilihan favorit developer modern saat ini.
Di dunia IT dalam beberapa tahun terakhir nampaknya mulai banyak terjadinya peralihan dari penggunaan MySQL ke PostgreSQL. Ini bukanlah asumsi belaka, melainkan pernyataan tersebut juga didukung dengan data dari hasil survey oleh Stack Overflow pada 2025 dan 2024 kemarin. Dimana sekitar 55% koresponden lebih menyukai penggunaan PostgreSQL sebagai stack infrastruktur databasenya.
Website Anda Lemot? Saatnya Pindah ke VPS Powerful!
Nikmati performa optimal dengan CPU & RAM Dedicated, Gratis SSL, dan Backup Harian Otomatis. Semua ini bisa Anda dapatkan dengan harga terjangkau!
Lantas, apa sih yang membuat PostgreSQL ini banyak digemari oleh orang-orang?
A. Fitur yang lebih banyak dan modern
Dari sisi fitur teknis, kurang lebih seperti ini gambaran singkat perbedaan antara PostgreSQL dan MySQL:
| Technical Feature | PostgreSQL | MySQL |
| JSON Support | Full operators, indexing, advanced queries | Basic JSON column support |
| CTE (Common Table Expressions) | SELECT, UPDATE, INSERT, DELETE inside/following CTE | SELECT inside ›CTE, SELECT/UPDATE/DELETE following |
| Window Functions | ROWS and RANGE frame types, all range units | ROWS frame type only, limited range units |
| Custom Data Types | Arrays, XML, geometric types, user-defined types | Standard types with some JSON capabilities |
| Full-Text Search | Built-in with ranking, stemming, phrase search | Basic full-text search capabilities |
| Stored Procedures | Multiple languages (SQL, PL/pgSQL, Python, etc.) | Primarily SQL-based procedures |
| Views | Standard and materialized views with precomputation | Standard views only |
| Indexing Types | B-tree, hash, GIN, GiST, SP-GiST, BRIN | B-tree, hash, R-tree, inverted indexes |
| Online DDL | Limited (ADD COLUMN, CREATE INDEX CONCURRENTLY) | Comprehensive (INSTANT, INPLACE, COPY algorithms) |
| Replication | Physical replication using WAL | Logical replication using binlog |
B. Keunggulan dari sisi compliance & correctness lebih bagus
Selain fitur-fitur teknis di atas, PostgreSQL ini memiliki prinsip untuk selalu ACID (Atomic, Consistency, Isolation, Durability) compliant, tidak terkecuali. Yang mana artinya, pada PostgreSQL secara default selalu memastikan transaksi database kamu aman dan terpercaya.
C. Ekosistem Modern & Developer Experience
Banyak developer saat ini menerapkan ORM (Object-Relational Mapping) dalam aplikasi mereka, seperti Prisma atau Drizzle ORM contohnya. Seperti yang aku jelaskan pada poin sebelumnya, PostgreSQL sendiri memiliki kepatuhan standar SQL yang jauh lebih ketat dan juga mendukung banyak fitur. Ketika ia dikombinasikan dengan kueri type-safe dari Prisma/Drizzle, developer experience menjadi jauh lebih mulus dan minim bug.
Cerita Asik Dunia IT
Sebagai orang yang bekerja dalam dunia IT, aku juga sempat melakukan wawancara singkat dengan teman-temanku yang merupakan seorang developer mengenai MySQL dan PostgreSQL ini. Dengan aplikasi NextJS yang sering dia geluti, menurut preferensinya dia lebih suka dengan stack PostgreSQL.
Awal menggunakan PostgreSQL sebenarnya karena FOMO, mengikuti tren saja. Hanya saja ketika sudah dipakai, dia merasa ‘kok relasi antar tabel di database ternyata lebih bersih ya?’. Selain itu, dia juga menemukan bahwa tipe data di PostgreSQL lebih bervariasi daripada MySQL, dan ini mengcover kebutuhan aplikasinya. It turns out, ketika temanku ini mencoba-coba PostgreSQL dan mengalami kesulitan, dia dapat dengan mudah menemukan pemecahan masalahnya. Tutorial yang beredar di internet pun masif dan komunitasnya juga aktif.
Bagaimana dengan Kamu, Sob? Apakah Sudah Beralih ke PostgreSQL?
Jika saat ini Kamu sedang mengembangkan aplikasi berbasis PostgreSQL dan membutuhkan infrastruktur yang andal, tidak perlu bingung lagi. Di Jagoan Hosting, Kamu bisa menyesuaikan kebutuhan database-mu dengan 2 pilihan infrastruktur yang paling pas dengan kapasitas teknis dan skala bisnismu:
- Cloud VM (Virtual Machine): Kontrol Penuh untuk Skala Besar
Pilihan ini sangat tepat jika Kamu memiliki kemampuan atau tim yang bisa mengelola (manage) server sendiri. Cloud VM memberikan kebebasan penuh (full root access) untuk mengonfigurasi arsitektur PostgreSQL terdalam. Infrastruktur ini dirancang khusus untuk menangani beban kerja data yang besar, kompleks, dan butuh performa tinggi. - Cloud VPS Hosting: Praktis dan Ter-manage untuk Skala Menengah
Kalau Kamu ingin fokus mengembangkan kode aplikasi tanpa mau pusing memikirkan pemeliharaan server, Cloud VPS Hosting adalah jawaban terbaik. Opsi ini sangat ideal untuk kebutuhan database yang tidak terlalu kompleks atau besar. Menariknya, manajemen dan konfigurasi dasar servermu akan dibantu langsung oleh tim expert Jagoan Hosting.
Apapun infrastruktur yang Kamu pilih, seluruh layanan di Jagoan Hosting dirancang agar mudah digunakan dan diintegrasikan dengan PostgreSQL. Ditambah lagi, kamu juga bisa konsultasi dengan tim Support Expert Jagoan Hosting selalu standby 24/7 untuk memastikan database dan aplikasimu tetap online tanpa kendala!


