Apakah kamu pernah bekerja di perusahaan teknologi atau startup? Kalau iya, kamu pasti nggak asing dengan kata agile software development. Ya, kata-kata ini nampaknya ribet tetapi ternyata konsepnya simpel banget. Para developer pasti sudah pernah mendengar istilah ini!

Memangnya apa sih agile software development, sampai-sampai sering jadi requirement kalau sedang melamar kerja: Menguasai agile software development!

Kenalan dulu dengan Agile, sebuah praktik solusi untuk klien

Hits di stratup! Inilah yang dimaksud agile software development
gambar dari unsplash

Umumnya sebagai developer, kamu akan bekerja di balik layar menunggu kabar dari tim customer service ataupun permintaan tim lain. Tetapi tentunya hal ini memakan waktu cukup lama.

Agile diciptakan sebagai metode terbaru dalam merespon perubahan pada software. Metode ini menuntut kecepatan dalam penanganan permintaan klien ataupun masukan dari pengguna dengan cepat.

Pada metode Agile, tim kamu tidak hanya bekerja untuk mengembangkan software tapi juga bisa membagi tim yang berkomunikasi langsung dengan pengguna. 

Selain itu kamu juga dituntut untuk melakukan daily meeting untuk memberitahu mana saja tugas yang sudah diselesaikan dan mana yang menghambat.

Sejarah agile software development ternyata rumit

Resminya, agile software development baru muncul sejak buku berjudul ‘Agile Manifesto’ diterbitkan. Tetapi metode seperti scrum, dynamic system development method, dan unified process sudah ada sejak lama untuk mengkritisi sistem pengembangan software yang lama dan terlalu dikontrol.

Prinsip agile software development

Ada beberapa prinsip agile software development yang wajib dipatuhi untuk menciptakan software yang baik dan cepat. Prinsip tersebut adalah:

  1. Kepuasan pelanggan dengan pembuatan awal dan berkelanjutan software berkualitas
  2. Terbuka dengan banyak perubahan, meskipun di akhir pengembangan software
  3. Memberikan laporan software yang dikerjakan secara berkala (mingguan)
  4. Kerjasama yang dekat dan rutin harian dengan tim bisnis dan developer
  5. Proyek hanya dikerjakan oleh individu yang memiliki motivasi dan dapat dipercaya
  6. Percakapan tatap muka sebagai bentuk komunikasi terbaik
  7. Software yang dikembangkan, meskipun masih dalam proses, adalah ukuran utama dalam proses pengembangan
  8. Perkembangan yang berkelanjutan
  9. Perhatian terus menerus pada kemampuan teknis yang luar biasa dan desain yang terbaik
  10. Sederhana itu terpenting
  11. Tim yang terorganisasi dengan baik
  12. Refleksi secara berkala untuk mengembangkan kemampuan agar lebih efektif

Keuntungan pakai Agile apa, ya?

Keuntungan terbesar dari penggunaan sistem Agile adalah pengerjaan software yang bisa terukur dan terpercaya. Ini dikarenakan kamu tidak perlu menunggu software sampai selesai baru diberikan kepada klien. Kamu bisa mencicilnya dan meminta klien memberi masukan.

Selain itu ada pula tim yang kamu bagi sesuai dengan kebutuhan kamu, seperti analisis kebutuhan, desain, koding, bahkan testing.

Ini semua menjadi lebih efisien karena pekerjaan semakin cepat!

Oke kan ternyata pendekatannya? Nah kalau kamu belum tahu, Jagoan Hosting memiliki layanan hosting untuk para developer. Bertujuan untuk memberikan kenyamanan terbaik buat para developer mengembangkan websitenya, kamu bisa mendapatkan hosting mantap dengan harga Rp 15.000 sebulan saja!

Menariknya, layanan hosting developer dari Jagoan Hosting kompatibel dengan bahasa pemrograman seperti Laravel, Composer, Codeigniter, PIP, dan Virtual ENV. Apalagi kamu bisa bekerja lebih cepat dengan adanya GIT Support dan akses SSH langsung di paketan kamu!

Asiknya lagi, kamu menggunakan SMASH atau smart monitoring alerting system hub. Jadi kalau kamu sedang bersantai minum kopi, kamu bisa jadi yang pertama tau bahwa websitemu bermasalah dan membenahinya sebelum bos tahu!

Yuk coba intip apa saja keistimewaan developer hosting di link ini, ya!

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like