Programmer Termuda di Dunia – Ingin meneruskan bakat programming kepada anak cucu kamu? Nggak ada salahnya memulai sejak dini, Sob! Kenyataannya, banyak banget programmer cilik yang sudah menciptakan banyak karya mulai dari yang sederhana sampai yang kompleks!

Apalagi dengan banyaknya sumber daya untuk belajar seperti online course atau offline course yang didesain untuk anak di bawah usia 12 tahun. Sekarang, semua orang sudah akrab dengan internet, termasuk balita!

Nggak percaya? Jagoan Hosting sudah merangkum profil programmer termuda di dunia yang bikin kamu kaget! Jangan dipandang sebelah mata ya, programmer cilik ini sudah menorehkan nama di kancah internasional. Simak selengkapnya!

Arham Om Talsania, programmer termuda di dunia!

Tahukah kamu bahwa penghargaan programmer termuda di dunia diberikan ketika umurnya masih 6 tahun aja, Sob! Kenalan dulu, namanya Arham Om Talsania, asalnya dari Ahmadenabad, India. Nggak heran kan kalau India surganya programmer?

Latar belakang Arham om Talsania menjadi programmer paling cilik dikarenakan saat dia lulus ujian sertifikasi dari Microsoft untuk bahasa pemrograman Python di pusat tes VUE Pearson.

Siapa sangka, Arham hanya diajari ayahnya!

Ketika Talsania diwawancarai oleh ANI News, programmer muda ini mengatakan bahwa ayahnya mengajarinya coding sejak kecil. Ayahnya sendiri, Sob!

Ia telah menggunakan tablet semenjak usia 2 tahun, kemudian di umur 3 tahun Talsania membeli gadget dengan iOS dan Windows, dan ia mengetahui bahwa akhir-akhir ini ayahnya sedang mengerjakan Python.

Wah, ini sih istilah ‘Buah jatuh nggak jauh dari pohonnya’, Sob! Masih ragu dengan meneruskan legacy programming kamu?

Kok bisa Arham jadi programmer termuda di dunia?

programmer termuda di dunia

Nggak cuma asal mencantumkan saja, gelar programmer termuda di dunia sudah dibuktikan dengan berbagai prestasi.

Awalnya Microsoft meminta mengirimkan beberapa bukti kerja Arham Om Talsania. Dia pun mengirimkannya. Beberapa bulan kemudian disetujui oleh pihak Microsoft dan mendapatkan Sertifikasi Guinness World Record.

Bahkan Talsania mengatakan bahwa ia mendapat sertifikasi dari Microsoft ini merupakan bagian kecil dari projectnya!

Talsania yang lahir tanggal 24 Januari 2013 ini mendapatkan sertifikasi pada 23 Januari 2020, tepat pada sehari sebelum ia berulang tahun ke 7.

Ada nggak tips untuk programmer muda?

Tentu aja ada dong, Sob!

Nggak harus ribet-ribet sekolah tinggi-tinggi, apalagi jika masih kecil. Kamu bisa memulainya dengan mengajari anak, sepupu, atau cucu kamu untuk menguasai teknologi. Tentu saja harus mengenal mengenai teknologi masa kini kan, Sob?

Tips menjadi programmer termuda di dunia adalah lancar berbahasa Inggris. Sumber daya bahasa menjadi salah satu yang utama untuk meraih prestasi internasional. Apalagi banyak sekali ilmu-ilmu yang diajarkan melalui bahasa Inggris.

Baru deh kamu bisa beralih ke tips ketiga yaitu mempelajari dasar-dasar dari pemrograman, sob! Coba cari permasalahan dan minta si kecil untuk mempelajari serta menyelesaikannya. Nggak usah bingung, cukup yang sederhana saja. Jangan lupa mengapresiasi kinerjanya, ya!

Terakhir, tentukan tools yang bisa mendukung cita-cita si Kecil. Sudah lancar coding dan siap launching aplikasi? Belum afdol kalau misalnya belum menggunakan server terbaik dengan harga terjangkau dari Jagoan Hosting! VPS X sudah dipercaya oleh programmer Indonesia karena stabilitas dan sekuritas yang nggak main-main. Buat anak, nggak boleh coba-coba ya! Termasuk programming!

Keren banget kan potensi si Kecil dalam mendapatkan prestasi di bidang programming! Yuk ajak si Kecil untuk mengenal bahasa pemrograman dan siapa tahu mereka menjadi the next technology leaders!

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like