Cara Install Laragon dan Apa Bedanya dengan XAMPP

laragon
laragon
Highlights
  • Laragon membantu kamu menjalankan dan mengembangkan website secara lokal dengan setup yang lebih praktis. Termasuk dukungan PHP, database, Composer, dan berbagai tool development.
  • Proses install Laragon cukup sederhana, lalu proyek bisa langsung dikelola melalui folder www dan diakses menggunakan domain lokal seperti namaproject.test.
  • Laragon 6 masih banyak digunakan dalam tutorial lama, tetapi untuk instalasi baru sebaiknya pilih versi terbaru agar fitur dan kompatibilitasnya lebih relevan.
  • Dalam perbandingan Laragon vs XAMPP, Laragon unggul dalam otomatisasi dan fleksibilitas workflow. Sedangkan XAMPP cocok untuk kebutuhan server lokal yang lebih sederhana dan lintas platform.

Laragon membantu menyiapkan lingkungan pengembangan web lokal di Windows tanpa mengatur Apache, PHP, database, dan tool pendukung satu per satu.

Buat Sob yang sedang belajar web development, mengerjakan WordPress, Laravel, atau proyek PHP lain. Aplikasi ini bisa membuat proses setup lebih praktis. 

Fokus pada Bisnis, Biarkan Server Kami yang Urus
Dengan VPS Managed Jagoan Hosting, kamu bisa menikmati server performa tinggi tanpa ribet konfigurasi. Semua dikelola oleh tim profesional.
Pesan VPS Managed Sekarang Juga!

Kenapa Laragon Banyak Dipakai untuk Development Lokal?

Saat mengembangkan website, kamu biasanya membutuhkan web server, PHP, database, Composer, dan beberapa tool pendukung. 

Menyiapkan semuanya secara manual bisa bikin waktu habis sebelum coding benar-benar dimulai.

Aplikasi ini menyatukan banyak kebutuhan tersebut dalam satu lingkungan kerja.

Situs resminya mencantumkan dukungan untuk beberapa versi Apache, Nginx, PHP, MySQL, PostgreSQL, Node.js, Python, sampai Golang. Composer, npm, Git, Python, dan tool lain juga dapat dipakai di environmentnya .

Hal yang cukup terasa saat dipakai adalah struktur kerjanya yang ringkas. 

Kamu dapat menaruh proyek di folder www, menjalankan service yang diperlukan, lalu mulai bekerja. 

Dia juga dibuat portabel sehingga folder instalasinya dapat dipindahkan ke drive atau komputer lain tanpa konfigurasi ulang yang rumit.

Fitur yang Membantu Workflow Developer

Tidak cuma berfungsi untuk menyalakan Apache dan database. Beberapa fiturnya memang dibuat untuk memangkas pekerjaan konfigurasi berulang.

Cek Konten Lainnya:
Kenali VPS Custom yang Membuat Kamu Bisa Mengatur Sesuai Kebutuhan

Fitur yang paling berguna antara lain:

  • Auto Virtual Hosts untuk membuat URL lokal seperti toko.test.
  • Auto SSL untuk mengaktifkan HTTPS pada proyek lokal.
  • Quick App untuk membuat proyek WordPress, Laravel, atau Symfony.
  • Dukungan beberapa versi service sesuai kebutuhan proyek.
  • Environment portabel yang lebih mudah dipindahkan.
  • Integrasi tool development seperti Composer, Node.js, npm, Python, dan Git.

Sebagai contoh, saat folder proyek dibuat di direktori www, Auto Virtual Hosts dapat menghasilkan alamat lokal berbentuk domain .test. 

Kamu tidak perlu terus membuka localhost/nama-folder atau mengedit file hosts dan konfigurasi virtual host secara manual.

Masih Perlukah Menggunakan Laragon 6?

Laragon 6 masih sering muncul karena banyak tutorial lama menggunakan versi tersebut. Namun, kalau kamu melakukan instalasi baru, jangan otomatis menganggap versi 6 sebagai versi yang paling relevan.

Per 14 Agustus 2026, halaman rilis resmi GitHub mencantumkan versi 8.7.0 sebagai rilis terbaru. 

Artinya, panduan masih dapat membantu memahami alur dasarnya. Tetapi tampilan, komponen bawaan, atau mekanisme tertentu bisa berbeda pada versi baru.

Kalau tidak ada kebutuhan kompatibilitas khusus, cek halaman download dan release resmi sebelum memasangnya. 

Langkah kecil ini menghindarkan kamu dari tutorial usang yang kadang bikin bingung saat menu yang dicari ternyata sudah berubah.

Cara Install Laragon di Windows

Proses install Laragon tergolong singkat. Cuma tinggal mengunduh versi terbaru, menjalankan installer, lalu mengikuti tahapan setup.

Berikut alurnya:

  1. Unduh installer dari situs resmi.
  2. Jalankan file installer.
  3. Tentukan lokasi instalasi, misalnya C:\laragon.
  4. Pilih opsi yang dibutuhkan, termasuk Auto Virtual Hosts.
  5. Selesaikan instalasi lalu buka aplikasinya.
  6. Jalankan service melalui tombol Start All.

Untuk setup pertama, installer resmi lebih disarankan daripada sekadar memindahkan versi portable. 

Installer dapat membantu mendeteksi dan memasang runtime yang dibutuhkan oleh komponen seperti PHP, MySQL, PostgreSQL, dan Apache.

Setelah install selesai, kamu sudah bisa menyiapkan proyek pertama tanpa memasang web server dan database secara terpisah.

Cara Menggunakan Laragon untuk Proyek Pertama

Caranya cukup gampang kalau kamu memahami tiga hal, yaitu folder proyek, service, dan alamat lokal.

Misalnya kamu ingin menjalankan proyek PHP sederhana:

  1. Buka folder C:\laragon\www.
  2. Buat folder bernama latihan-web.
  3. Tambahkan file index.php.
  4. Buka aplikasinya lalu jalankan service.
  5. Akses proyek melalui browser.
Cek Konten Lainnya:
Apa itu Usability Testing Website? Manfaat, Metode & Langkah

Jika Auto Virtual Hosts aktif, proyek dapat diakses menggunakan alamat lokal seperti latihan-web.test. Konfigurasi domain lokal tersebut ditangani otomatis oleh Laragon.

Kalau ingin membuat aplikasi berbasis framework atau CMS, kamu juga bisa memakai Quick App. 

Fitur ini dapat digunakan untuk menyiapkan WordPress, Laravel, Symfony, serta konfigurasi proyek lain yang sudah ditentukan.

Laragon vs XAMPP, Mana yang Lebih Cocok?

Perbandingan laragon vs xampp tidak punya jawaban tunggal. Keduanya sama-sama membantu menjalankan aplikasi web secara lokal, tetapi pendekatan kerjanya berbeda.

XAMPP dikembangkan sebagai distribusi Apache yang membawa MariaDB, PHP, dan Perl. Apache Friends menyediakan installer untuk Windows, Linux, dan OS X.

Karena pendekatannya cukup langsung, XAMPP masih masuk akal untuk kamu yang sekadar ingin menjalankan stack PHP lokal.

Laragon terasa lebih seperti environment development yang diperluas. Auto Virtual Hosts, SSL lokal, Quick App, dukungan banyak versi service, dan sifat portabel. Dimana ini membuat workflow proyek yang lebih kompleks terasa praktis.

Secara ringkas:

  • Pilih Laragon jika kamu memakai Windows dan ingin workflow lokal yang fleksibel serta banyak otomatisasi.
  • Pilih XAMPP jika kebutuhanmu sederhana atau kamu membutuhkan installer untuk Linux dan macOS.
  • Untuk banyak proyek lokal, domain .test dapat mengurangi konfigurasi manual.
  • Kalau XAMPP sudah memenuhi kebutuhanmu, pindah tool bukan kewajiban. Tool yang tepat adalah tool yang benar-benar menyelesaikan masalahmu.

Kapan Sebaiknya Kamu Memakai Laragon?

Aplikasi ini layak dicoba ketika setup localhost biasa mulai terasa merepotkan. Tool ini relevan untuk mahasiswa, developer PHP, pengguna Laravel, pembuat website WordPress, atau siapa pun yang sering mengelola beberapa proyek lokal.

Sob, jangan memilihnya cuma karena banyak developer membicarakannya. Cek kebutuhan proyekmu. 

Kalau kamu membutuhkan HTTPS lokal, domain proyek yang rapi, beberapa versi PHP, dan workflow cepat untuk membuat aplikasi baru. App ini punya alasan kuat untuk dipilih.

FAQ

1. Apakah Laragon gratis?

Mereka mengizinkan penggunaan nonkomersial tanpa lisensi dengan biaya US$0. Tetapi versi tersebut menampilkan pengingat lisensi dan tidak mendapatkan auto update.

2. Apakah hanya untuk Laravel?

Tidak. Aplikasi ini dapat digunakan untuk WordPress, Symfony, proyek PHP, Node.js, Python, dan stack lain yang didukung.

Cek Konten Lainnya:
Managed WordPress Hosting: Keunggulan dan Rekomendasinya

3. Apakah Laragon 6 masih bisa digunakan?

Bisa untuk environment lama yang memang membutuhkannya. Namun, Laragon 6 bukan rilis terbaru, jadi instalasi baru sebaiknya mengikuti versi resmi terkini dan kebutuhan kompatibilitas proyek.

4. Apakah Laragon lebih baik daripada XAMPP?

Belum tentu. App ini menawarkan lebih banyak otomatisasi workflow di Windows, sedangkan XAMPP punya pendekatan sederhana dan tersedia untuk beberapa sistem operasi.

Bawa Project Lokalmu Online Tanpa Pusing Urusan Server

Sudah nyaman ngembangin website lewat Laragon? Sekarang waktunya bawa project kamu online, Sob! 

Dengan Managed Cloud Hosting Jagoan Hosting. Kamu mendapat server khusus untuk satu pelanggan, performa berbasis SSD atau NVMe, serta bantuan teknis melalui grup WhatsApp private.

Kamu juga nggak harus menunggu masalah muncul dulu. Jagoan NextCare bekerja secara proaktif dengan monitoring 24/7, deteksi dini, dan bantuan penanganan ketika ditemukan gangguan pada layanan. 

Jadi, kamu bisa lebih fokus mengembangkan website atau aplikasi tanpa terlalu banyak berkutat dengan urusan teknis server.

Butuh penanganan yang lebih prioritas dan personal? Cek juga VIP Support Jagoan Hosting untuk mendapatkan dukungan teknis yang lebih intensif.

Dava Kurniawando Avatar

Dava Kurniawando

Web Development Expert M. Mt

Web Development Expert dengan pengalaman 10+ tahun di bidang pengembangan website, WordPress, serta desain UI/UX. Berpengalaman dalam menyusun konten teknis seputar web development dan basic programming untuk membantu pengguna memahami konsep, praktik, dan solusi pengembangan website secara efektif.

Areas of Expertise: Web Development, Wordpress, Desain Website / UI UX, basic programming

Authors (2)

Dava Kurniawando

Primary Author
Web Development Expert M. Mt
Web Development Expert dengan pengalaman 10+ tahun di bidang pengembangan website, WordPress, serta desain UI/UX. Berpengalaman dalam menyusun konten teknis…
6 years of experience in providing readers with the latest insights and best practices in various fields related to Business,…
You May Also Like