- Market research toolsmembantu bisnis memahami kondisi pasar berdasarkan data.
- Analisis kompetitor menjadi lebih detail karena data bisa dikumpulkan otomatis dari berbagai sumber publik.
- Visualisasi insight dalam bentuk grafik atau tabel memudahkan tim memahami pola data.
Simpan Waktumu dengan Otomasi Cerdas, Tanpa Ribet Setup
Dengan n8n Hosting Jagoan Hosting, kamu langsung mendapatkan workflow otomatis via Docker, uptime jaringan stabil, dan bantuan penuh dari tim support—semua siap pakai untuk memperlancar bisnismu.
Apa Gunanya Market Research Tools untuk Bisnis?
Tools ini berguna membantu bisnis memahami kondisi pasar dan perilaku target audiens berdasarkan data, bukan hanya asumsi semata.
Berkat insight berbasis data, perusahaan bisa menyusun strategi bisnis yang lebih tepat sasaran.
Selain itu, tools ini juga menawarkan fungsi lain, misalnya fitur analisis strategi kompetitor hingga analisis tren pasar. Dengan begitu, kamu bisa membentuk arah perkembangan bisnismu.
Daftar Market Research Tools Wajib Coba
Banyak sekali tools yang bisa kamu pakai, baik secara gratis maupun berbayar. Masing-masing tools memiliki fungsi yang berbeda.
Yuk, bedah fitur masing‑masing untuk temukan tools yang sesuai kebutuhanmu:
1. Compro

Hasil Scraping Compro
Compro adalah market research tools yang bisa riset perusahaan kompetitor melalui scraping data dari domain dan nama bisnis.
Nantinya, sistem akan memprioritaskan pencarian menggunakan domain karena identifikasinya lebih spesifik, lalu otomatis beralih ke nama perusahaan jika domain tidak tersedia.
Data yang terkumpul akan diproses AI menjadi informasi bisnis yang terstruktur sehingga bisa kamu gunakan untuk analisis kompetitor.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Mengumpulkan profil perusahaan dari berbagai sumber publik.
- Memvalidasi identitas bisnis menggunakan domain.
- Menyajikan output data kompetitor dalam format tabel.
2. GrowthBar
GrowthBar adalah tools yang memungkinkan analisis performa website kompetitor dan strategi SEO yang mereka gunakan.
Tools ini menampilkan data seperti keyword, traffic, hingga backlink. Dengan insight itu, kamu bisa menemukan peluang optimasi kontenmu.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Analisis keyword kompetitor
- Tracking trafik organik website.
- Rekomendasi ide konten SEO.
3. Google Trends
Ini adalah market research tools yang bisa membantumu memahami tren pencarian di Google. Data yang ditampilkan berguna untuk menentukan strategi campaign.
Informasi ini juga membantu bisnis menentukan konten sesuai minat audiens yang sedang ramai.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Monitoring tren keyword.
- Bandingkan popularitas topik.
- Analisis minat pasar secara regional.
4. Social Mention
Social Mention bisa kamu pakai untuk memantau brand mention atau kompetitor di internet. Data tersebut membantu memahami persepsi audiens terhadap produk atau layanan kamu, sehingga bisa menjadi dasar evaluasi strategi marketing.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Tracking brand mention online.
- Analisis sentimen audiens.
- Monitoring reach percakapan digital.
5. Think with Google
Jika kamu membutuhkan platform yang bisa menyediakan data tren industri dan perilaku konsumen berbasis riset Google, bisa pilih Think with Google.
Market research tools ini bisa membantumu menyusun strategi campaign yang lebih tepat sesuai statistik tersebut.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Insight tren di berbagai industri.
- Data perilaku konsumen.
- Referensi strategi campaign.
6. Facebook Audience Insights
Tools ini membantu memahami karakteristik audiens berdasarkan data demografi dan minat pengguna Facebook.
Informasi ini berguna untuk membuat segmentasi target pasar yang lebih tepat sasaran.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Analisis demografi audiens.
- Identifikasi minat pengguna.
- Optimasi targeting iklan.
7. Tableau
Tableau memungkinkan visualisasi data hasil riset pasar dalam bentuk grafik dan chart, sehingga tim marketing dapat lebih mudah memahami pola data.
Gunakan market research tools ini jika kamu sedang melakukan analisis data skala besar.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Visualisasi data interaktif.
- Analisis tren performa pasar.
- Kolaborasi laporan antar tim.
8. Make My Persona
Rekomendasi selanjutnya yaitu Make My Persona yang membantu membuat buyer persona berdasarkan data riset pelanggan.
Profil persona yang dihasilkan dapat digunakan sebagai acuan strategi marketing.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Membuat profil buyer persona.
- Menentukan kebutuhan audiens.
- Referensi penentuan target market.
9. Sample Size Calculator
Sample Size Calculator bisa membantu kamu menentukan jumlah responden yang ideal untuk survei riset pasar.
Berkat perhitungan yang objektif dan otomatis, proses validasi data pun menjadi lebih minim kesalahan.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Hitung jumlah responden survei.
- Tentukan margin of error.
- Validasi akurasi penelitian.
10. AMZScout
Kalau kamu ingin memahami tren penjualan produk di marketplace dan potensi profit-nya, pilihlah AMZScout.
Tools ini mampu menampilkan data seperti demand pasar, kompetisi produk, hingga estimasi margin.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Analisis demand produk.
- Tracking tren penjualan.
- Estimasi profit margin.
11. Pew Research Center
Pew Research Center menyediakan data statistik terkait data tren global seperti aspek sosial, teknologi, hingga ekonomi. Informasi yang tersedia dapat membantu bisnis memahami perubahan perilaku masyarakat.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Akses data tren global.
- Insight perilaku masyarakat.
- Referensi riset industri.
12. Statista
Statista adalah platform agregator data yang menyediakan statistik pasar, perusahaan, dan konsumen dari berbagai industri di seluruh dunia.
Dengan data yang luas, kamu bisa mengambil keputusan bisnis secara lebih strategis.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Akses statistik pasar dari berbagai industri global.
- Analisis tren konsumen.
- Riset produk dan harga kompetitor.
13. Qualtrics
Software survei ini memungkinkan bisnis merancang riset pelanggan secara custom. Tools ini menyediakan banyak template pertanyaan dengan sistem drag‑and‑drop untuk mempermudah pembuatan survei.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Membuat survei pelanggan.
- Analisis pengalaman pelanggan.
- Validasi ide produk baru.
14. Typeform
Typeform juga salah satu platform pembuatan survei. Bedanya, tools ini memiliki tampilan yang mobile‑friendly dan lebih interaktif, sehingga bisa membantu meningkatkan partisipasi responden dalam riset pasar.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Membuat formulir survei interaktif.
- Mengumpulkan data audiens.
- Embed survei di website.
15. Loop11
Loop11 merupakan UX testing platform yang membantu menguji pengalaman pengguna pada website. Hasil pengujian pun bisa kamu gunakan untuk membantu optimasi performa website.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Testing pengalaman pengguna.
- Analisis usability desain produk.
- Mengumpulkan feedback pengguna.
16. Qualaroo
Market research tools berikutnya adalah Qualaroo yang berbasis SaaS. Keunikan tools ini ada pada fitur targeting behavior yang membuat survei lebih tepat sasaran sehingga tidak mengganggu pengalaman pengguna.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Menampilkan survei berbasis perilaku pengguna.
- Mengumpulkan feedback.
- Analisis kepuasan pelanggan.
17. Temper
Temper menggunakan widget sederhana untuk mengukur sentimen pelanggan melalui bentuk-bentuk ikon.
Tools ini membantu bisnis mengetahui tingkat kepuasan pengguna terhadap website.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Mengukur sentimen pelanggan.
- Monitoring kepuasan pengguna website.
- Identifikasi area pengalaman yang bermasalah.
18. SurveyMonkey
Siapa yang pernah dengar SurveyMonkey? Platform ini terkenal sebagai tools online survey yang memudahkan pengumpulan feedback pelanggan.
Pilihan template-nya beragam, memungkinkan proses riset menjadi lebih cepat.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Membuat survei pasar.
- Mengumpulkan insight pelanggan global.
- Analisis hasil survei otomatis.
19. AnswerThePublic
AnswerThePublic adalah keyword research tool dari pertanyaan dan topik yang sering dicari audiens.
Datanya diambil dari fitur autocomplete dari mesin pencari. Tools ini akan bermanfaat untuk memahami kebutuhan pelanggan.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Riset pertanyaan populer.
- Menemukan ide konten.
- Analisis tren organic keyword.
20. BuzzSumo
Tools berikutnya yaitu BuzzSumo yang bisa membantumu menganalisis performa konten di media sosial.
Tools ini memungkinkan bisnis melihat topik populer dan strategi konten kompetitor, sehingga bisa digunakan untuk meningkatkan engagement.
Hal yang Bisa Dilakukan
- Analisis performa konten kompetitor.
- Tracking social share dan backlink.
- Menemukan ide konten viral.
Tugas yang Bisa Dilakukan dengan Market Research Tools
Tools di atas dibuat untuk mempermudah tugas tim marketing dalam melakukan riset pasar. Setiap tools memiliki fungsi yang berbeda.
Adapun beberapa tugas yang bisa kamu lakukan di antaranya:
- Memahami Perilaku Konsumen: Tools bisa membantu mengidentifikasi kebutuhan dan perilaku audiens.
- Menganalisis Kompetitor: Kamu dapat melihat strategi dan performa kompetitor di pasar.
- Mengukur Sentimen Pasar: Insight dari brand mention bisa memberikanmu informasi terkait persepsi publik terhadap brand.
- Menemukan Peluang Pasar Baru: Data tren dapat membantu bisnis membuka peluang pasar baru.
- Memvalidasi Keputusan Bisnis: Data yang didapat bisa membantu bisnis mengurangi risiko keputusan bisnis.
Perbandingan Riset Manual vs dengan Market Research Tools
Tentunya terdapat perbedaan dari melakukan riset manual dengan riset pakai tools. Mari lihat perbandingan keduanya di tabel berikut:
| Riset Manual | Riset dengan Tools |
| Proses pengumpulan data lebih lama | Proses pengumpulan data lebih cepat |
| Risiko data eror | Data lebih objektif |
| Analisis data terbatas | Analisis data lebih mendalam |
| Sulit memantau tren | Tracking tren pasar lebih mudah |
| Perlu banyak tim | Bisa sendiri karena ada bantuan sistem |
| Insight bersifat retrospektif | Insight bisa untuk pengambil keputusan |
| Visualisasi data harus dibuat manual | Visualisasi data otomatis |
FAQ
1. Apa Saja Tools untuk Market Research?
Tools riset pasar meliputi platform survei, social listening tools, keyword research tools, hingga data visualization. Tools ini membantu bisnis mengumpulkan data secara otomatis.
2. Apa 4 Metode Market Research yang Paling Umum?
Metode riset pasar yang paling umum adalah survei, wawancara, focus group, dan observasi.
Metode ini membantu bisnis memahami kebutuhan pelanggan secara lebih mendalam.
3. Apa Saja 7 Jenis Marketing Research?
Tujuh jenis riset marketing meliputi riset produk, brand, pelanggan, kompetitor, segmentasi pasar, harga, hingga distribusi.
Setiap jenis riset membantu bisnis menyusun strategi agar lebih tepat sasaran.
Riset Kompetitormu dengan Rinci Menggunakan Tools dari Jagoan Hosting!
Jika ingin mendapatkan hasil riset kompetitor yang lebih detail, kamu bisa menggunakan Compro dari Jagoan Hosting.
Aplikasi riset pasar ini melakukan scraping data dari domain website perusahaan dan Google Maps, sehingga data bisnis yang didapat lebih valid.
Hasil riset juga langsung disajikan dalam tabel, sehingga siap pakai untuk kebutuhan analisis.
Untuk mengetahui fitur lebih lanjut, kamu bisa konsultasi gratis dengan tim Jagoan NextCare atau kalau membutuhkan layanan dengan prioritas lebih tinggi, tersedia juga VIP Support yang siap membantu kebutuhan bisnismu.Yuk, ambil keputusan bisnis yang lebih objektif dengan menggunakan market research tools yang tepat!


