Blog Jagoan Hosting | Tutorial Website & Web Hosting Indonesia

Pernah Dengar OKR Vs KPI? Ini Dia Penjelasannya

Sebelumnya apa sih OKR dan KPI itu? Dalam sebuah system penilaian yang digunakan untuk mengukur sebuah performa kinerja.

Mengapa kamu perlu melakukan peninjauan ulang terhadap sistem performance management, terutama jika kamu menggunakan sistem PA(performance appraisal) tahunan dengan ranking/rating yang dikaitkan dengan gaji/bonus/promosi?

Benarkah performance management system saat ini sudah cukup bagus? Nah kali ini kita akan bahas seperti apa sih OKR dan seperti apa sih KPI. keduanya sama sama sebuah tools untuk mengukur performance kinerja.

OKR

OKR adalah kepanjangan dari Objective & key Result. Bagaimana sih cara kerja OKR ini, simple dengan cara mentukan goals yang akan dicapai dan Key Result akan muncul dengan sendirinya, bagaimana cara/apa yang akan kamu lakukan untuk mencapai goals tersebut.

Ketika kamu menggunakan OKR, ada beberapa pertanyaan dasar yang harus anda tanyakan pada diri kamu sendiri:

  1. Where do you need to go?

Kamu harus mengetahui dengan jelas dan sejelas-jelasnya goals yang kamu ingin capai itu seperti apa. Goal yang kamu capai juga harus sangat jelas.

  1. How will you know you’re there?

Kamu harus mengetahui kondisi dimana kamu sudah mencapai goals. Hal ini sangat berguna sekali dalam proses review Key Result.

  1. What will you do to get there?

Tugas apa saja yang akan anda lakukan untuk mencapai tujuan anda.

Kita coba simulasikan:

  • Where do you need to go?

Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

  • How will you know you’re there?

Meningkatkan NPS dari 70 ke 80

  • What will you do to get there?

Menambahkan fitur chatting pada aplikasi

KPI

KPI adalah singkatan dari Key Performance Indicator. Bagaimana sih cara kerja KPI ini ? dengan cara menentukan proses/aktifitas yang bisa mendukung sebuah goal. Jika proses yang kita lakukan itu benar, maka goal diharapkan bisa tercapai juga.

Kita coba simulasikan:

  • Sales

– Customer Lifetime Value

– Trial-to-Customer Conversion Rate

  • Support

– Tickets per Month

– Average Reply Time

  • Marketing

– Web traffic

– Visitor-to-Signup Conversion Rate

Kesimpulan:

Sebenarnya kita bisa menggabungkan kedua buah tools ini. Mengapa begitu, dengan menggunakan OKR, kamu akan lebih mudah dan lebih jelas dalam menuju goals kamu. Dan dengan dibantu KPI, kamu dapat mempermudah memantau aktifitas-aktifitas yang dilakukan.

Hanya Dengan 12.000/bln, Website Kamu Bisa 5x Lebih Cepat!!

Mau Dong!

+ +