Admin Tutorial

Pengantar

Perlu kamu ketahui ya sob, SSH adalah suatu protokol yang bisa kamu gunakan untuk mengelola vps atau server kamu. Saat menggunakan SSH, Kamu bisa terhubung dengan vps atau server yang berbeda lokasi dari lokasi kamu asalkan masih terhubung internet ya.

Bagi kamu yang pertama kali mengelola server atau vps, kamu akan sering mendengar yang namanya SSH. Karena SSH adalah alat praktis yang mengizinkan kamu mengeksekusi program, menyalin, memindahkan, bahkan menghapus file pada server tanpa harus mendatangi server fisik secara langsung.

Untuk berhasil melakukan ssh ke server pada dasarnya yang perlu dipastikan di server sudah terinstall ssh server, secara default udah terinstall gitu kalau kamu beli vps jadi gak usah khawatir, kemudian di sisi lain, komputer / laptop kamu terinstall ssh client (kalau pakai mac os / linux biasanya udah siap, kalau di windows perlu pakai aplikasi tambahan)

Setelah berhasil mengikuti panduan ini, kamu akan bisa menggunakan ssh untuk akses VPS atau server kamu.

Prasyarat

Ada beberapa syarat yang musti terpenuhi untuk kamu bisa sukses mengikuti panduan ini :

  1. Memiliki host yang bisa diakses sshnya, bebas sob! bisa di jaringan lokal kamu atau berupa server/vps, naah kalau belum punya vps kamu bisa beli vps di jagoanhosting.com
  2. Menggunakan komputer / laptop dengan os windows / mac os / linux yang terkoneksi internet.

Cara Menggunakan SSH

Ada beberapa langkah untuk menggunakan SSH, antara lain :

  1. Install SSH Client.
  2. Menggunakan SSH dengan Password (Tanpa Keys).
  3. Menggunakan SSH dengan Keys.

 

Langkah 1 - Install SSH Client

Secara garis besar di mac os maupun linux caranya sama, yang sedikit berbeda ada di windows, karena butuh aplikasi tambahan.

 

  • Mac OS atau Linux

Sistem operasi Mac dan Linux biasanya sudah terpasang ssh client. Jadi kamu gak perlu repot lagi, langsung gass ke langkah selanjutnya. Kalaupun karena suatu hal kamu butuh install ssh client, pertama buka aplikasi terminal kamu, kemudian jalankan perintah berikut untuk install openssh-client :

Varian distro linux ubuntu & debian :

apt install openssh-client

Varian distro linux redhat & centos :

yum install openssh-client

 

  • Windows

Nah kalau kamu pengguna Windows, kamu gak bisa langsung coba pakai ssh. Kamu perlu install aplikasi tambahan, salah satu yang populer adalah PuTTY, kamu bisa download dari website resminya disini (kamu bebas memilih putty portable atau installer, keduanya sama, bisa berfungsi dengan baik).

 

Langkah 2 - Menggunakan SSH dengan password

  • Mac OS atau Linux

Buka aplikasi terminal, kamu bisa search atau cari di menu bar. Selanjutnya ketikkan perintah berikut ini :

ssh [email protected]/ipserver

ssh dibaris perintah diatas menunjukkan inisiasi program ssh, kemudian user adalah username untuk login, kalau kamu sama sekali buat user baru di vps kamu, biasanya usernamenya adalah root. Lalu host/ipserver adalah alamat ip atau domain dari vps kamu.

Contoh eksekusinya adalah seperti ini :

ssh [email protected]

Jika ini akses ssh untuk pertama kali, akan ada warning terkait fingerprint, hal ini wajar terjadi dan kamu hanya perlu mengetikkan yes kemudian tekan Enter.

Berikutnya masukkan password yang tepat untuk username yang kamu inputkan tadi ya.

Cara ssh di terminal

  • Windows

Saat putty sudah berhasil terinstall, buka aplikasi tersebut kemudian isikan [email protected]/ipserver di kolom Host Name (or IP address)

Contoh isiannya seperti ini :

[email protected]

Cara ssh di putty

Jika ini akses ssh untuk pertama kali, akan ada warning terkait fingerprint, hal ini wajar terjadi dan kamu hanya perlu tekan Yes.

Alert fingerprint putty

Berikutnya masukkan password yang tepat untuk username yang kamu inputkan tadi ya.

Masukkan password yang tepat

Sampai sini sebenarnya kamu sudah berhasil akses server atau vps kamu melalui ssh dan kamu sudah bisa beraktivitas sesuai dengan kebutuhan kamu. Namun sebagai informasi tambahan, agar koneksi yang kamu lakukan lebih aman kamu bisa lanjut ke langkah selanjutnya.

Langkah 3 - Menggunakan SSH dengan Keys

Langkah ini adalah tahapan yang lebih elegan kalau mau akses ssh ke server, SSH Keys merupakan kunci kriptografi yang memungkinkan kamu melakukan ssh ke server tanpa lagi menggunakan password.

SSH keys sangat dianjurkan dipilih jika dibandingkan dengan password . SSH keys lebih aman daripada teknik password biasa karena pada dasarnya kunci kriptografi memiliki karakter yang jauh lebih panjang jika dibandingkan password. Menjadikan hacker butuh waktu yang sangat panjang jika berniat membobol.

 

  • Mac OS atau Linux

Jika kamu pengguna Mac OS atau Linux caranya sama, pertama kamu perlu generate keys.

Buka aplikasi terminal, kemudian jalankan perintah :

ssh-keygen

Perintah ini akan menghasilkan private_key dan public_key yang nantinya bisa digunakan antar komputer kamu dengan server / vps.

Setelah kamu menjalankan perintah tadi, akan muncul beberapa konfirmasi seperti ini :

Enter file in which to save the key (/home/username/.ssh/id_rsa):

Ini digunakan untuk mengatur folder untuk menempatkan public_key dan private_key. Secara default folder penyimpanan berada di /home/username/.ssh/id_rsa. Usernamenya menyesuaikan dengan komputer kamu ya.

 

Enter passphrase (empty for no passphrase):

Ini digunakan untuk mengatur password untuk membuka private_key ketika sudah jadi nanti. Jadi biar dobel aman. Secara default biarkan kosong kemudian tekan Enter.

 

Setelah selesai, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini :

Hasil ssh-keygen

Ada dua file yaitu id_rsa dan id_rsa.pub. Masing masing merupakan private key dan public key, nah yang public key adalah id_rsa.pub dan file inilah yang kamu perlu copy ke server manapun yang kamu mau, untuk bisa login otomatis kesana.

 

Copykan ssh key (public key) ke server

Setelah ssh keys selesai dibuat atau digenerate, langkah selanjutnya kamu perlu meng-copy public key ke server yang kamu kehendaki.

Caranya mudah, jalankan perintah berikut dari terminal komputer kamu :

ssh-copy-id [email protected]/ipserver

Copy ssh id

Kemudian akan muncul tampilan untuk meminta password, masukan password user (root) untuk masuk ke vps kamu.

Kemudian akan muncul informasi,

 

Number of key(s) added: 1

Now try logging into the machine, with:   “ssh ‘[email protected]′”

and check to make sure that only the key(s) you wanted were added.

 

Itu menandakan bahwa kunci sudah berhasil dicopy ke server. Selanjutnya kamu bisa coba akses ke server melalui ssh. Dengan mengetikkan perintah :

ssh <user>@<host/ipserver> , Voila! Sekarang kamu bisa otomatis login ke server tanpa harus menginputkan password lagi.

 

  • Windows

Sebenarnya konsepnya tetap sama, mulai dari generate key, kemudian copykan key ke server lalu mulai lakukan ssh. Bedanya di windows kamu perlu aplikasi tambahan kali ini aplikasinya adalah PuTTYgen dan PuTTY, jika belum punya download dan install dari website resminya.

Notes: dibawah ini merupakan panduan cepat tanpa gambar, jika kamu butuh penjelasan lebih detail, kamu bisa gunakan panduan cara ssh menggunakan PuTTY di windows

Lanjut setelah itu langsung jalankan program PuTTYgen dan kemudian:

  • Pilih SSH-2 RSA pada Type of key to generate.
  • Kemudian isikan Number of bits in a generated key dengan nilai 2048 atau 4096. Biarkan saja settingnya secara default. Ini menentukan seberapa kuat kunci kriptografi yang akan kamu buat.
  • Setelah itu klik saja Generate, kamu perlu menggoyangkan mouse kamu agar key nya berhasil ter generate.

Maka sepasang public key dan private key akan berhasil dibuat.

  • Key comment untuk mengisikan teks, kamu bisa biarkan tetap kosong.
  • Key passphrase tidak wajib diisi, fungsinya setiap kali akan menggunakan key tersebut akan diminta password.
  • Klik Save private key. Ekstensinya adalah .ppk dan perlu disimpan dikomputer kamu. Jangan sampai hilang ya sob!

Jangan diclose dulu aplikasi PuTTYgennya. Lanjut ke langkah selanjutnya

 

Copykan ssh key (public key) ke server

Lanjutkan ke tahap berikutnya yaitu menambahkan public key tadi ke server:

  • Pertama buka putty, lalu login via SSH ke server.
  • Kemudian edit profil SSH key server kamu, gunakan text editor favorit kamu:
vi ~/.ssh/authorized_keys
  • Nah berikutnya copy pastekan teks dari kotak Public key for pasting into OpenSSH authorized_keys file yang ada di PuTTYgen.
  • Dilanjutkan dengan mengatur hak akses direktori dan file profil SSH agar bisa digunakan:
chmod 0700 ~/.ssh

chmod 0644 ~/.ssh/authorized_keys

Sudah selesai, sampai sini kamu sudah boleh close aplikasi PuTTYgen.

 

Konfigurasikan agar PuTTY menggunakan SSH key untuk login

Berikutnya buka aplikasi PuTTY, PuTTY aja ya bukan PuTTYgen.

  • Buka Connection > SSH > Auth.
  • Isikan lokasi file .ppk yang dibuat oleh PuTTYgen sebelumnya pada kotak Private key file for authentication.
  • Kembali ke bagian Session, isikan profil SSH dari server yang akan digunakan.
  • Klik Save.
  • Kemudian silakan buka koneksi dengan menekan Open. Harusnya kamu bisa login ke server kamu tanpa perlu menggunakan password.

Kalau kamu kurang jelas, tenang sob! kamu bisa menggunakan yang versi bergambar di panduan cara ssh menggunakan PuTTY di windows

Penutup

Akhirnya kamu sudah paham kan ? Ada dua cara untuk menggunakan SSH, yang pertama menggunakan password dan yang kedua adalah menggunakan SSH Keys. Keduanya memiliki keunggulannya masing masing, tapi disarankan kamu gunakan SSH Keys ya. Karena selain lebih aman metode SSH Keys memudahkan kamu untuk tidak berulang kali memasukkan password ketika mau masuk SSH ke server.

Beranjak dari sini kamu bisa melakukan aktivitas lanjutan untuk mulai mengelola vps atau server kamu

Apakah artikel ini membantu, Sob?

Berikan rating buat artikel ini!

Rata-rata rating 3.3 / 5. Dari total vote 4

Pertamax, Sob! Jadilah pertama yang memberi vote artikel ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

3 Comments

  1. […] Panduan lebih lengkapnya kamu bisa ikuti cara menggunakan ssh untuk akses remote vps […]



  2. […] Masuk ke server kamu melalui ssh, kemudian […]



  3. […] akses ssh root ke server […]