Server yang terhubung ke internet sering dipindai (port scanning) oleh pihak yang tidak dikenal untuk mencari port yang terbuka. PortSentry adalah tool yang mendeteksi aktivitas tersebut dan dapat langsung memblokir IP pelakunya.
Pada tutorial ini, Anda akan belajar cara menginstal dan mengonfigurasi PortSentry di VPS Ubuntu.
Installasi PortSentry
STEP 1 : Login ke root vps kamu

STEP 2 : Lakukan pembaruan sistem di VPS kamu dengan menjalankan :
$ sudo apt update && sudo apt upgrade -ySTEP 3 : Setelah update, lakukan aktivasi repository dan install PortSentry
$ sudo apt install portsentry -y
Setelah proses instalasi selesai, Ubuntu otomatis membuat direktori konfigurasi PortSentry di /etc/portsentry/. Semua file konfigurasi PortSentry akan disimpan di direktori ini.

STEP 4 : PortSentry memiliki beberapa mode deteksi jaringan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan Anda:
- Basic Mode (tcp / udp): Memantau port-port tertentu yang Anda daftarkan sendiri di file konfigurasi.
- Stealth Mode (stcp / sudp): Mendeteksi pemindaian (scan) tersembunyi yang memanipulasi flag TCP.
- Advanced Stealth Mode (atcp / audp): Mode yang paling disarankan, karena otomatis memantau port yang tidak terpakai (unbound ports) di bawah 1024 tanpa perlu mendaftarkan nomor port satu per satu.
Untuk mengaktifkan mode Advanced Stealth, buka file konfigurasi PortSentry dengan perintah berikut:
$ sudo nano /etc/default/portsentryKemudian cari parameter TCP_MODE dan UDP_MODE, lalu ubah nilainya menjadi:
TCP_MODE=”atcp”
UDP_MODE=”audp”
Setelah itu, simpan perubahan

Konfigurasi PortSentry
File /etc/portsentry/portsentry.conf memuat pengaturan yang menentukan bagaimana PortSentry mendeteksi pemindaian port dan merespons aktivitas yang mencurigakan.
Untuk membukanya, jalankan perintah berikut:
$ sudo nano /etc/portsentry/portsentry.confSetelah file terbuka, sesuaikan beberapa parameter penting di bawah ini :
1.Mengaktifkan Pemblokiran Otomatis
Temukan parameter BLOCK_UDP dan BLOCK_TCP. Secara default, keduanya bernilai 0, sehingga PortSentry hanya mencatat kejadian ke log tanpa memblokir apa pun. Ubah nilainya menjadi 1 agar pemblokiran berjalan otomatis:
BLOCK_UDP=”1″
BLOCK_TCP=”1″

2. Mengatur Pemblokiran Firewall dengan IPTables
PortSentry memakai parameter KILL_ROUTE untuk menjalankan perintah pemblokiran. Pada konfigurasi default, ada perintah route yang sudah jarang dipakai di sistem Linux modern. Nonaktifkan perintah tersebut dengan menambahkan tanda komentar (#) di awal barisnya:
#KILL_ROUTE=”/sbin/route add -host $TARGET$reject”

Setelah itu, temukan bagian
KILL_ROUTE=”/sbin/iptables -I INPUT -s $TARGET$ -j DROP”
lalu aktifkan perintah berikut dengan menghapus tanda komentar (#) di depannya:

3. Menyesuaikan SCAN_TRIGGER
Dengan nilai 0, PortSentry langsung melakukan pemblokiran begitu mendeteksi percobaan pemindaian, tanpa menunggu percobaan berikutnya.

4. Menentukan Port yang Dikecualikan
Mode Advanced Stealth memantau port yang tidak terpakai. Karena itu, port milik layanan yang diakses publik harus didaftarkan sebagai pengecualian, supaya aksesnya tidak dianggap sebagai pemindaian.
Temukan parameter berikut, lalu sesuaikan dengan layanan yang berjalan di VPS Anda:
ADVANCED_EXCLUDE_TCP=”22,80,443″
ADVANCED_EXCLUDE_UDP=”53″
menjadi
ADVANCED_EXCLUDE_TCP=”113,139,22,80,443″
ADVANCED_EXCLUDE_UDP=”520,138.137,67,53″

5. Whitelist IP
Langkah ini penting agar PortSentry tidak memblokir alamat IP Anda sendiri saat mengelola VPS. Masukkan alamat IP yang dipercaya ke dalam daftar whitelist, terutama alamat IP publik yang Anda gunakan untuk mengakses server.
Di Ubuntu, file /etc/portsentry/portsentry.ignore bisa dibuat ulang secara otomatis setiap kali service PortSentry dijalankan. Karena itu, daftarkan alamat IP secara permanen lewat file portsentry.ignore.static:
$ sudo nano /etc/portsentry/portsentry.ignore.staticTambahkan alamat IP yang ingin whitelist pada baris paling bawah, misalnya:
127.0.0.1/32
0.0.0.0
IP_VPS_ANDA
IP_PUBLIK_KONEKSI_ANDA

Ubah IP_VPS_ANDA menjadi alamat IP VPS Anda, dan IP_PUBLIK_KONEKSI_ANDA menjadi alamat IP publik dari koneksi internet yang Anda pakai untuk mengakses VPS.
Selain itu, Anda bisa menambahkan IP ke whitelist dengan perintah bawaan PortSentry:
$ sudo /usr/lib/portsentry/portsentry-add-ip IP_PUBLIK_KONEKSI_ANDA6. Menjalankan dan Mengaktifkan Service PortSentry
Setelah seluruh konfigurasi selesai, restart service PortSentry untuk menerapkan perubahan:
$ sudo systemctl restart portsentrySelanjutnya, aktifkan PortSentry agar otomatis berjalan setiap kali VPS dinyalakan:
$ sudo systemctl enable portsentryPeriksa status layanan untuk memastikan PortSentry berjalan dengan normal:
$ sudo systemctl status portsentry
Sekarang PortSentry sudah aktif dan akan memblokir IP yang terdeteksi melakukan pemindaian port. Pastikan IP Anda sudah masuk whitelist agar tidak ikut terblokir, dan gunakan PortSentry bersama lapisan keamanan lain seperti firewall dan Fail2ban. Selamat mencoba!
Hai, Sob! Buat kamu yang udah kepo sama cara pantau monitoring kinerja VPS kamu, yuk ikutin tutorialnya dibawah ini.Tapi, sebenernya Read more
Hai, Sob, kamu suka bingung gimana caranya migrasi file server website ke VPS tanpa cPanel? Yuk, kamu harus banget pantengin Read more
Tahukah kamu, dengan membeli paket VPS SSD dan Ditambah addon cPanel dan WHM di Jagoan Hosting, secara otomatis kamu akan mendapatkan Read more
Hai, Sob, tahukah kamu, kamu bisa menggunakan cPHulk dari WHM/cPanel kamu, loh! Wah, kita pelajari bareng yuk tutorialnya.Eits, tapi kia Read more