Cara Install SQLite di VPS Ubuntu

Pernahkah Anda ingin belajar SQL atau menjalankan aplikasi sederhana di VPS tanpa harus memasang database server seperti MySQL atau PostgreSQL? Untuk kebutuhan seperti itu, SQLite bisa menjadi pilihan yang praktis. SQLite adalah database ringan yang menyimpan seluruh datanya dalam satu file, sehingga tidak perlu service yang berjalan terus-menerus di server.

Pada tutorial ini, kami akan membahas cara install SQLite di VPS Ubuntu, mulai dari memperbarui paket, memasang SQLite, memeriksa versinya, hingga mencoba penggunaan dasar seperti membuat database, tabel, dan menjalankan query SQL.

STEP 1 : Login ke root VPS kamu, kemudian lakukan update sistem

				
					sudo apt update && sudo apt upgrade -y
				
			

STEP 2 : Setelah update selesai, lakukan installasi SQLite dengan menjalankan :

				
					sudo apt install sqlite3 -y
				
			

STEP 3 : Setelah installasi selesai, cek versi SQLite :

				
					sqlite3 --version

				
			

Penggunaan Dasar SQLite

  • Membuat database baru
				
					sqlite3 db_tutorial.db
				
			
  • Cek apakah database yang dibuat sudah aktif
				
					.databases
				
			
  • Buat table database
				
					CREATE TABLE users (
id INTEGER PRIMARY KEY,
nama TEXT NOT NULL,
email TEXT NOT NULL );
				
			
  • Setelah table berhasil dibuat, inputkan data ke dalam database
				
					INSERT INTO users (nama, email) VALUES ('Jagoan', 'jagoan@example.com');
INSERT INTO users (nama, email) VALUES ('Hosting', 'hosting@example.com');
				
			
  • Menampilkan data dalam database
				
					SELECT * FROM users;
				
			
  • Untuk menghapus data gunakan :
				
					DELETE FROM users WHERE id = 1;
				
			
  • Untuk keluar dari database, gunakan :
				
					.exit
				
			

Selamat, SQLite sudah berhasil terpasang di VPS Ubuntu Anda dan siap digunakan. Anda juga sudah mencoba membuat database, tabel, serta menambah, menampilkan, dan menghapus data. Karena seluruh data tersimpan dalam satu file .db, Anda cukup menyalin file tersebut untuk memindahkan atau mencadangkan database.

Perlu diingat bahwa SQLite paling cocok untuk belajar, pengembangan, dan aplikasi dengan trafik rendah hingga menengah. Jika aplikasi Anda membutuhkan banyak proses penulisan data secara bersamaan, MySQL/MariaDB atau PostgreSQL adalah pilihan yang lebih tepat. Semoga tutorial ini bermanfaat, dan jika ada kendala saat mengikuti langkah-langkahnya, Anda dapat menghubungi Tim Support Jagoan Hosting.

Related Posts
Tutorial Cara Pantau monitoring Kinerja VPS anda

Hai, Sob! Buat kamu yang udah kepo sama cara pantau monitoring kinerja VPS kamu, yuk ikutin tutorialnya dibawah ini.Tapi, sebenernya Read more

Tutorial Cara Migrasi File Server Website ke VPS tanpa cpanel

Hai, Sob, kamu suka bingung gimana caranya migrasi file server website ke VPS tanpa cPanel? Yuk, kamu harus banget pantengin Read more

Tutorial Cara Setting Cpanel atau WHM di VPS Kamu

Tahukah kamu, dengan membeli paket VPS SSD dan Ditambah addon cPanel dan WHM  di Jagoan Hosting, secara otomatis kamu akan mendapatkan Read more

Tutorial Install Zabbix untuk Monitoring Server pada Centos

Halo, Sob! Untuk kamu para administrator server bagi bisnis, ada cara mudah untuk kamu melakukan instalasi dan konfigurasi Zabbix Agent Read more