Apa itu React Native? Pengertian, Kelebihan & Kekurangannya

react native adalah
Photo by ThisIsEngineering from Pexels

Ingin membuat aplikasi di Android atau iOS tapi takut ribet? Jangan khawatir, gunakan saja react native! React native adalah framework dari JavaScript yang menjadikan aktivitas pengembangan aplikasi oleh front end developer lebih praktis. 

Jika dibandingkan dengan kerangka kerja lainnya, react native tentunya lebih unggul karena bersifat cross platform, yaitu memungkinkan tim developer mengembangkan aplikasi untuk berbagai platform sekaligus. 

Nah, jika kamu masih belum terlalu paham apa itu react native dan hal-hal seputarnya, yuk baca artikel berikut sampai habis.

Jagoan Hosting akan membahas lengkap mengenai pengertian react native, kelebihan hingga cara belajar react native. Check it out!

Apa itu React Native?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, react native adalah salah satu framework JavaScript yang membantu para developer mengembangkan aplikasi berbasis iOS maupun Android.

Salah satu perusahaan besar yang menggunakan react native adalah Facebook. 

Ketika membuat sebuah aplikasi, kamu perlu mempelajari bahasa pemrograman yang spesifik dan khusus untuk platform tersebut.

Hal ini dikarenakan setiap sistem operasi memiliki bahasa pemrograman yang berbeda-beda. 

Saat membuat aplikasi di Android, kamu perlu menguasai bahasa pemrograman Java, sedangkan untuk iOS kamu perlu menggunakan bahasa pemrograman Objective C atau Swift.

Akan tetapi, apabila kamu menguasai react native, tidak perlu lagi melakukan hal spesifik tersebut.

Alih-alih menggunakan Java, Objective C ataupun Swift, kamu hanya perlu memahami berbagai bahasa pemrograman Javascript untuk membuat aplikasi melalui kerangka kerja React Native.

Sob, sebelum belajar React Native , ada baiknya kamu memahami dulu beberapa basic pemrograman berikut:

  • HTML adalah markup yang digunakan untuk membuat struktur halaman website. 
  • CSS gunanya adalah untuk menyederhanakan proses pembuatan website dengan mengatur elemen yang tertulis di bahasa markup. CSS berfungsi untuk mendesain halaman depan atau tampilan website.
  • Dasar Javascript adalah bahasa yang digunakan pada website agar menjadi lebih interaktif dan dinamis. Bahasa dasar Javascript memiliki beberapa fitur pemrograman berorientasi objek, high-level programming, client-side, dan loosely typed.
  • ECMAScript 6 adalah upgrade dari Javascript sebelumnya. Ini memungkinkan untuk membuat scripting yang lebih rapi, mudah dipelihara, dan tidak memerlukan trik-trik khusus. 
  • Javascript XML adalah javascript tambahan yang memungkinkan developer mengadaptasikan HTML di react.
  • React adalah framework kerja yang membangun hirarki komponen UI untuk membangun kode Javascript.
Cek Konten Lainnya:
Perbedaan Domain dan Hosting serta Fungsinya pada Website

Itulah kira-kira yang harus kamu pahami sebelum menyelam ke React Native lebih dalam, Sob.

Baca juga: Apa itu Java? Ini Pengertian, Fungsi, Cara Kerja & Contoh

Cara Kerja React Native

Setelah membaca pengertian react native,  selanjutnya kamu perlu tahu bagaimana cara kerjanya! 

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, react native adalah framework yang ditulis dengan bahasa campuran antara Javascript dan JXL, sebuah kode markup khusus yang menyerupai XML. 

Framework ini berkemampuan untuk komunikasi dengan dua ranah sekaligus, yaitu threads yang berbasis Javascript dan threads dari native app.

Lalu, bagaimana cara mengkomunikasikannya? 

Nah, react native ini menggunakan bridge atau jembatan. 

Javascript dan thread native memang ditulis menggunakan 2 bahasa yang berbeda.

Namun, fitur bridging dari react native memunginkan kereangka kerja ini untuk komunikasi dua arah.

Yang mana artinya, saat developer sudah memiliki salah satu aplikasi entah itu berbasi Android atau iOS, mereka tetap bisa menggunakan komponennya saat menggunakan react native. 

Kelebihan React Native

Banyak alasan mengapa framework ini direkomendasikan untuk aktivitas pengembangan aplikasi yang lebih efektif dan efisien. Beberapa kelebihan react native adalah:

1. Kemudahan dari sisi teknis

Yang pertama, kelebihan react native adalah proses pengembangan program mudah dipelajari dan diimplementasikan.

Dewasa ini banyak sekali tutorial atau course online untuk mempelajari react native. 

2. Aplikasi bisa berjalan lebih cepat

Banyak sekali yang beranggapan bahwa Javascript tidak akan bisa membuat aplikasi berjalan lebih cepat ketika menggunakan kode dari native.

Namun, anggapan ini berhasil ditepis saat dilakukan sebuah percobaan.

Dalam percobaan tersebut ditemukan bahwa kinerja dari aplikasi yang menggunakan kode native dan react native memiliki hasil yang sama. 

Cek Konten Lainnya:
Apa itu Mockup? Fungsi, dan Contoh Aplikasi

Jadi, selain kemudahannya dalam pembuatan kode, react native juga bisa mempengaruhi kecepatan berjalannya aplikasi. 

Baca juga: Inilah Perbedaan Java dan Javascript yang Perlu Diketahui

3. Tidak membutuhkan resource yang besar

Cukup menggunakan berbagai template yang ada, kamu hanya perlu menyalin saja.

Lalu akan tampak hasilnya secara langsung. 

4. Hemat biaya

Inilah alasan mengapa banyak perusahaan startup menyukai react native.

Saat dilakukan pengembangan dengan react native, tentu perusahaan tidak perlu membayar dua tim untuk mengerjakan Android dan iOS secara terpisah.

5. Memiliki komunitas pengembang yang besar

React native adalah framework yang telah banyak digunakan oleh perusahaan besar, seperti Facebook, Instagram, Tesla, dan Walmart. 

Kekurangan React Native

Meski memiliki banyak kelebihan yang sangat menguntungkan, react native juga memiliki kekurangan.

1. Kompatibilitas dan debugging

React native adalah salah satu framework yang umurnya tergolong muda, yakni masih berada dalam fase beta.

Hal ini membuat developer menemukan berbagai masalah debugging dan kompabilitas.

Terlebih jika developer belum terlalu menguasainya, tentu akan membuatnya kesulitan untuk memecahkan masalah tersebut.

2. Tetap butuh native developer

React native adalah framework yang memiliki fitur bridging untuk memberi jembatan antara Javascript dan kode native.

Namun, jika perusahaan tidak memiliki native developer tentu akan cukup kesulitan. Mengapa? 

Native developer dibutuhkan untuk memasukkan kode native ke dalam basis kode react native.

Jadi, jika si developer tidak memiliki keterampilan lebih, hal ini tentunya akan membingungkan baginya.

Baca juga: Apa itu Kotlin: Ragam Fitur, Kelebihan serta Manfaatnya

3. Kualitas yang lebih rendah

React native adalah pengembangan lintas platform sehingga tidak semua aspek bisa maksimal. Kinerja dan kualitasnya adalah salah satu hal yang dikorbankan.

Ini akan sangat berbeda ketika menggunakan kode native yang pasti akan memberikan hasil maksimal. 

Ini mengapa react native tidak direkomendasikan untuk membuat aplikasi animasi tinggi maupun game.

Cek Konten Lainnya:
Cara Membuat Website Edukasi dengan WordPress LMS

Cara Belajar React Native untuk Pemula

Berikut Jagoan Hosting akan memberikan tips dan trik untuk belajar react native bagi pemula!

1. Melakukan instalasi NodeJS

Yang pertama, install NodeJS yang merupakan runtime untuk menjalankan Javascript.

Di mana, untuk semua program Javascript yang berada di luar browser akan digunakan.

2. Menginstall NPM atau Yarn

Install NPM atau Yarn sebagai pengelola project NodeJS.

Proses instal NPM akan dilakukan secara otomatis ketika kamu sudah menginstal NodeJS. Sedangkan, kamu harus menginstall Yarn secara manual.

3. Menyiapkan JDK

Ketiga, kamu perlu mempersiapkan Java Development Kit. Tujuannya adalah untuk mengkompilasikan aplikasi atau software ke dalam bentuk sebuah APK.

4. Menyiapkan Android SDK

Terakhir, persiapkan Software Development Kit.

Jika kamu sudah berhasil mendownload dan install, selanjutnya kamu akan memiliki direktori Android pada menu Home kamu.

Nantinya, direktori tersebut akan digunakan pada tahap pengembangan aplikasi Android. 

Nah, itulah ulasan mengenai apa itu react native lengkap hingga cara belajarnya bagi pemula. R

eact native adalah framework dari JavaScript yang patut dicoba khususnya jika kamu masih awam di dunia pengembangan aplikasi karena akan mempermudah segala aktivitas di dalamnya.

Jadi, apakah kamu berencana untuk menggunakan framework ini? 

Sebagai seorang developer, kalian bisa membangun aplikasi dengan bantuan react native dan mengunggahnya atau mempromosikannya di website pribadi.

Isi websitemu dengan portofolio-portofolio yang sudah pernah kamu buat dan tawarkan jasa tersebut kepada khalayak umum!

Untuk solusi hosting dari website yang kamu buat, bisa banget nih mencoba berlangganan Cloud Hosting dari Jagoan Hosting!

Cloud Hosting ini sudah didukung oleh resource terbaik agar website kamu makin optimal.

Ditambah lagi fitur-fitur seperti network, hardware, dan lapisan keamanan terkini yang super canggih. 

Menariknya, dengan hosting dari Jagoan Hosting, kamu bisa mengatur sendiri resources yang dibutuhkan dengan paket Mix&Match. Yuk, segera berlangganan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
tools kolaborasi coding
Read More
8 Tools Kolaborasi Coding untuk Remote Pair Programmer
Dengan berkolaborasi suatu pekerjaan bisa dikerjakan dengan cepat, Salah satunya yaitu Kolaborasi coding bagi para programmer. Para programmer…
mempercepat koneksi wifi
Read More
Cek Cara Mempercepat Koneksi WiFi di Laptop dan HP, Anti Lemot!
Koneksi WiFi kamu kurang maksimal dan lemot? Sepertinya kamu perlu menerapkan cara mempercepat WiFi yang akan kita bahas…