Blog Jagoan Hosting | Tutorial Website & Web Hosting Indonesia

CSS Framework, Mudahkan Developer Membangun Website yang Profesional

CSS Framework menjadi salah satu media yang digunakan untuk mendevelop sebuah tampilan website. Bagi mereka yang kurang memahami teknologi, CSS framework memudahkan kita membangun website dengan cepat. Meski di awal semua orang berpikir membangun website itu sangatlah rumit, membutuhkan keterampilan dan keahlian dalam mengembangkan berbagai kode program, namun kin semuanya menjadi lebih mudah.

CSS(Cascading Style Sheets) memungkinkan kita untuk menata bagian website sesuai dengan tampilan dan layout yang kita inginkan.

Kamu yang kesulitan membangun website namun ingin memiliki website impian yang bisa digunakan untuk bisnis juga, bisa mencoba menggunakan CSS framework ini.

Apa saja jenisnya? Berikut ini penjelasannya:

1. Bulma

Meski masih dalam tahap pengembangan, Framework yang satu ini menjanjikan stylesheet yang ringan dan mudah digunakan. CSS Framework Bulma dibangun dengan Flexbox. Daripada grid biasa, Bulma memberikan kemudahan untuk kita membangun website dengan lebih elegant. Framework ini bisa dijalankan di browser Internet Explorer, hanya saja masih dalam versi berbayar.

2. Pure.css

Pure adalah framework CSS yang sangat minim dan mudah untuk digunakan. Daya tariknya adalah kesederhanaan dalam gaya dan ukuran keseluruhan. Pure menciptakan file dengan ukuran yang sangat minim dan dibangun dalam bentuk Gzip. Bahkan untuk perbandingan dengan bootstrap adalah 155kb yang sangat diminimkan. Ini membuat pengerjaan projek website responsive menjadi lebih ringan.

3. Kube

Kube hampir sama dengan Bulma dan Pure. Merupakan CSS Framework yang sangat ringan untuk dikembangan. Framework itu sendiri memiliki gaya yang sangat sederhana dan fokus pada pembuatan alat bantu, yang akan membantu proses pengembangan website. Framework ini pula berbasis pada Flexbox. Namun tetap kita harus memperhatikan kompatibilitas dari browser yang akan digunakan untuk merunning website.

4. Materialize

Berdasarkan Material Design dari Google, Materialize adalah framework yang jauh lebih fleshed dariapda yang lain. Materialize didasarkan pada pola desain yang spesifik. Meski sedikit lebih sulit untuk dikerjakan, namun banyak pendapat yang mengatakan Materialize sangat mirip dengan Material Design Google. Namun pada akhirnya mereka yang menggunakan CSS Framework ini memiliki website yang jauh lebih professional dan lebih menghemat waktu.

5. Vuetify

Mirip dengan Materialize, Vuetify memudahkan kita dalam menggunakan framework Javascript Vue.js. Pengguna dan pengembang Vue mampu mengurangi waktu kerja, sehingga kita bisa berfokus pada website yang sedang kita kembangkan.

6. Bootstrap

Bagi seorang developer, Bootstrap menjadi Framework yang sangat populer. Terus digunakan bahkan tidak menunjukkan tanda-tanda untuk melemah di pasaran, Bootstrap bisa membantu developer membuat berbagai jenis website. Ini membuat Bootstrap mudah digunakan meski tidak banyak developer yang bisa menggunakannya. Kekurangannya bisa jadi yaitu saat Bootstrap tidak mengijinkan developer memodifikasi layout dasarnya. Bootstrap juga dikenal memiliki ukuran file yang cukup berat, sehingga menjadi pilihan bagi kamu yang ingin membangun sebuah website.

Begitulah setidaknya beberapa CSS Framework yang biasa digunakan oleh developer atau pengembang website. Berbagai jenis website bisa dibangun dengan framework tersebut. Meski harus banyak belajar, namun sudah sedikit dimudahkan dengan adanya framework tersebut.

Namun untuk kamu yang tidak ingin direpotkan dengan urusan membangun website terutama saat ingin membangun website toko online untuk bisnismu, bisa pula menggunakan website instan.

Website instan?

Ya, solusi yang diperuntukkan bagi mereka yang ingin fokus membangun bisnis tanpa harus direpotkan dengan berbagai urusan teknis website. Termasuk membangun website.

Hanya saja untuk kamu yang tetap ingin mengembangkan websitemu sendiri dengan bantuan framework, bisa didukung oleh layanan yang pas untuk seorang developer.

VPS Indonesia

Kenapa harus VPS? Lebih dari 36% pelanggan VPS di Beon.co.id merupakan seorang developer. Ini membuktikan, bahkan VPS menjadi media yang pas dan cocok digunakan oleh para developer.

Spesifikasi yang disediakan oleh VPS Murah Indonesia cocok untuk mereka yang ingin mengembangkan aplikasi ataupun website. Termasuk website toko online.

Nah, untuk kamu yang saat ini sedang mengembangkan sebuah website dengan menggunakan Framework CSS di atas, bisa mengkombinasikannya dengan VPS Murah Indonesia.

 

Nelsi Islamiyati

  • Nadia Veronica

    Proses Deposit & WD tercepat hanya di METROQQ
    Permainan fair tanpa Bot, Tanpa Admin 100% Player Vs Player

    Dapatkan Bonus Menarik Setiap Harinya
    • Bonus Turnover 0.3 – 0.5% (Dibagikan setiap hari Senin)
    • Bonus Referal 10% + 10% (Seumur Hidup)

    PIN BBM: 2BE32842