Latest posts by Josuanstya Lovdianchel (see all)

Pengantar

VPS yang kamu gunakan seringkali menyimpan banyak data penting, mulai dari data pribadi hingga data bisnis kamu. Data-data tersebut bisa saja hilang maupun rusak tanpa pernah kamu perkirakan sebelumnya. Banyak sekali penyebab hilangnya data pada VPS, mulai dari virus hingga ketidaksengajaan. Cara untuk mencegah terjadinya kehilangan data pada VPS adalah dengan cara backup. Langsung aja sob, berikut cara melakukan backup file di VPS supaya kamu tidak perlu takut lagi kehilangan data penting kamu.

Prasyarat

  • 2 buah VPS Centos 7 atau Debian (VPS awal dan VPS/server untuk backup)
  • Terinstall service apache2

Langkah 1, Backup Folder pada VPS

Pertama-tama, login menggunakan ssh/putty ke VPS yang didalamnya terdapat file yang ingin kamu backup. Pergi ke directory di mana letak folder kamu berada dengan command :

cd /directory-kamu

 

Lalu pastikan data kamu ada dengan command ls , setelah compress folder kamu dengan command :

tar -cvf nama-file-backup.tar nama-folder

 

Kira-kira seperti ini hasilnya jika berhasil :

Setelah itu, pindahkan file backup kamu ke directory web server apache kamu, secara default directory tersebut terletak pada /var/www/html :

mv backup.tar /var/www/html

 

Pastikan apache kamu sudah berjalan/running dengan command :

Ubuntu/Debian :

service status apache2

 

RHEL/CentOS :

systemctl status httpd

Nah, jika sudah maka file backup kamu sudah dapat diakses melalui URL. Untuk mengaksesnya kunjungi http://ip-vps-kamu/nama-file-backup.tar atau https://ip-vps-kamu/nama-file-backup.tar melalui komputer kamu.

Langkah 2, Restore di VPS/Server Lain

Nah di sini kamu perlu menginstall sebuah tool bernama wget untuk bisa mengakses file backup yang ada di VPS pertama kamu langsung dari VPS kedua kamu. Login terlebih dahulu ke VPS kedua kamu. Lalu untuk menginstall tool tersebut jalankan command berikut :

 

Ubuntu/Debian :

apt-get install wget

 

RHEL/CentOS :

yum install wget

 

Jika wget berhasil diinstall, jalankan command berikut :

wget http://ip-address-vps-pertama/nama-file-backup.tar

Jalankan ls untuk mengecek apakah file backup sudah ada :

Setelah itu extract kembali file kamu dengan command :

tar -xvf nama-file-backup.tar

Langkah 3, Backup & Restore Menggunakan Rsync

Rsync adalah cara alternatif jika tidak ingin melakukan langkah di atas yang relatif cukup banyak. Pertama login ke VPS kedua dan pastikan rsync terinstall di VPS kamu. Jika belum install rsync dengan command :

 

Ubuntu/Debian:

apt-get install rsync

 

RHEL/Centos:

yum install rsync

 

Jalankan command berikut:

rsync -avzh [email protected]:/folder-yang-dibackup /tujuan-di-vps-kedua

Nah, proses backup sudah berhasil.

Penutup

Backup adalah suatu hal yang kelihatannya sepele untuk dilakukan. Tetapi dengan melakukan backup kamu dapat terhindar dari suatu bencana yang tidak terduga. Mulai backup file-file penting di VPS kamu ya sob!

Apakah artikel ini membantu, Sob?

Berikan rating buat artikel ini!

Rata-rata rating 5 / 5. Dari total vote 2

Pertamax, Sob! Jadilah pertama yang memberi vote artikel ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?