Admin Tutorial

Pengantar

Divi adalah Tema / Theme di WordPress yang dibuat oleh ElegantThemes, sebuah perusahaan penyedia Tema dan Plugin Premium untuk WordPress.

Fitur paling powerfull Tema Divi yaitu kemudahan dalam membuat macem-macem layout halaman di WordPress dan juga ada disediain visual builder untuk buat halaman atau page baru dengan “drag & drop” menggunakan banyak pilihan modul pembangun elemen halaman web.

Nah, dipanduan ini lebih lanjut kamu akan mengetahui pengaturan apa saja yang bisa dilakukan, melalui Theme Options Divi

Prasyarat

  1. Punya website yang berbasis WordPress.
  2. Punya akses sebagai admin ke dasbor wp-admin.
  3. Sudah install theme atau tema Divi. Kamu bisa ikuti panduan cara install theme Divi.

Penjelasan Opsi Tema atau Theme Options Divi

Masuk kedalam dasbor admin wordpress, buka browser lalu ketikkan :

https://namadomain.com/wp-admin  , sesuaikan dengan nama domain kamu lalu masukkan user dan password adminnya.

Note: Panduan dibawah ini akan menggunakan setelan Bahasa Inggris untuk menghindari ambigu. Kalau wordpress kamu sudah English, ok fine lanjutin. Kamu bisa ubah bahasa melalui Pengaturan > Umum > Bahasa Situs > Pilih English (United States) > Simpan perubahan.

Kemudian di sidebar sebelah kiri klik Divi > Theme Options. Kamu akan disajikan tampilan mengenai apa saja yang bisa kamu konfigurasi untuk websitemu dengan memakai tema atau theme Divi.

Divi Theme Options

General Settings

General

Logo

Di sinilah kamu dapat upload file logo kamu sendiri untuk muncul di header setiap halaman situs web kamu.

 

Fixed Navigation Bar

Fungsinya adalah bilah navigasi atau navigation bar akan tetap berada diatas ketika kamu scroll ke halaman bawah website. Secara default fixed navigation bar diaktifkan.

 

Enable Divi Gallery

Di WordPress ada fitur Galeri gambar yang memungkinkan kamu untuk menambahkan galeri gambar sederhana ke halaman atau posting kamu. Aktifkan opsi ini jika kamu ingin mengganti gaya galeri WordPress default dengan gaya galeri Divi.

 

Color Pickers Default Palette

Di sinilah kamu dapat mengubah palet warna default untuk website kamu termasuk dalam Divi Builder dan Visual Builder. Kamu bisa atur semua warna dasar yang dibutuhkan untuk menyesuaikan tema kamu di sini sehingga warna ini akan tersedia selama proses developing.

 

Grab the first post image

Secara default thumbnail dibuat dengan menggunakan custom fields. Namun, jika kamu lebih suka menggunakan gambar yang sudah ada dalam posting kamu untuk thumbnail, maka kamu dapat mengaktifkan opsi ini. Setelah diaktifkan, thumbnail akan dihasilkan secara otomatis menggunakan gambar pertama di posting kamu. Dengan syarat gambar harus di-host di server kamu sendiri.

 

Blog Style Mode

Secara default, tema atau theme yang kamu pakai akan memotong posting kamu di indeks / halaman utama secara otomatis untuk membuat preview posting. Jika kamu lebih suka menampilkan posting kamu secara penuh pada halaman utama seperti blog tradisional, maka kamu dapat mengaktifkan fitur ini.

 

Shop Page & Category Page Layout for WooCommerce

Jika kamu akan menggunakan integrasi WooCommerce, kamu dapat menentukan tata letak mana yang ingin toko mu gunakan pada halaman produk dan kategori produk.

 

Google API Key

Kalau kamu mau mengaktifkan fitur Maps dari Google, maka kamu perlu yang namanya API Key. Pelajari lebih lanjut tentang cara membuat API Key Google website kamu di sini.

 

Enqueue Google Maps Script

Nonaktifkan opsi ini untuk menghapus skrip Google Maps API dari Divi Builder Pages kamu. Ini dapat meningkatkan kompatibilitas dengan plugin pihak ketiga.

 

Social Media Icons

Divi menempatkan link media sosial kamu di dalam footer kamu. Di sini kamu dapat mengontrol ikon media sosial mana yang ingin kamu tampilkan dan ke mana mau diarahkan.

 

Number of Products displayed on WooCommerce archive pages

Di sini kamu dapat menentukan berapa banyak produk WooCommerce yang ditampilkan pada halaman arsip. Opsi ini bekerja secara independen dari Setting > Reading options di wp-admin.

 

Numbers of posts per page

Tentukan berapa banyak posting yang ingin kamu tampilkan ketika pengguna mengunjungi Halaman Kategori, Halaman Arsip, Halaman Hasil Pencarian, atau Halaman Tag.

 

Date Format

Opsi ini memungkinkan kamu untuk mengubah cara tanggal ditampilkan. Untuk informasi lebih lanjut silakan lihat codecs WordPress di sini: http://codex.wordpress.org/Formatting_Date_and_Time

 

Use excerpts when defined

Ini akan memungkinkan penggunaan kutipan dalam posting atau halaman.

 

Responsive shortcodes

Opsi ini memungkinkan shortcodes untuk merespons berbagai ukuran layar

 

Google Fonts subsets

Ini akan memungkinkan Google Fonts untuk bahasa non-Inggris.

 

Back To Top Button

Ini memberi kamu opsi untuk menampilkan Tombol Kembali Ke Atas (di kanan bawah halaman kamu) saat scroll.

 

Smooth Scrolling

Ini akan memungkinkan scroll yang mulus dengan mouse. Smooth scrolling juga sangat berguna saat menggunakan anchor link untuk mengarah ke area halaman tertentu.

 

Custom CSS

Di sinilah kamu dapat memasukkan css khusus untuk menyesuaikan situs kamu. Untuk modifikasi CSS yang ekstensif, kami sarankan kamu selalu menggunakan child theme.

 

Navigation > Pages

Navigation Pages

Exclude pages from the Navigation Bar

Semua halaman yang ada akan muncul di jendela ini. Setiap halaman baru akan muncul di navigasi mu secara default. Kamu dapat menghapus centang pada halaman mana saja, di sini jika kamu tidak ingin menampilkan suatu halaman.

 

Show Dropdown Menus

Jika kamu ingin menghapus menu dropdown dari bilah navigasi halaman, nonaktifkan fitur ini.

 

Display Home Link

Secara default, tema membuat tautan Beranda yang, ketika diklik, mengarah kembali ke beranda blog kamu. Namun, jika kamu menggunakan beranda statis dan telah membuat halaman bernama Home untuk digunakan, ini akan menghasilkan duplikat tautan. Dalam hal ini, kamu harus menonaktifkan fitur ini untuk menghapus tautan.

 

Sort Pages Links

Pilih bagaimana tautan halaman harus disortir di sini.

 

Order Page Links by Ascending/Descending

Selanjutnya, tentukan dengan urutan bagaimana tautan halaman kamu yang diurutkan akan muncul.

 

Number of dropdown tiers shown

Opsi ini memungkinkan kamu untuk mengontrol berapa tingkatan yang dimiliki menu dropdown halaman kamu. Menambah jumlah memungkinkan item menu tambahan ditampilkan.

 

Navigation > Categories

Navigation Category

Exclude Categories from the Navigation Bar

Semua kategori kamu yang ada akan muncul di jendela ini. Setiap kategori baru akan muncul di navigasi kamu secara default. Kamu dapat menghapus centang pada halaman kategori mana saja, jika kamu tidak ingin menampilkan kategori tertentu.

 

Show Dropdown Menus

Jika kamu ingin menghapus menu dropdown dari bilah navigasi kategori, nonaktifkan fitur ini.

 

Hide Empty Categories

Jika suatu kategori telah dibuat tetapi tidak digunakan oleh tulisan apa pun, kamu dapat memilih untuk menampilkannya di navigasi kamu atau tidak. Secara default, kategori kosong (empty categories) disembunyikan.

 

Number of Dropdown Tiers Shown

Opsi ini memungkinkan kamu untuk mengontrol berapa tingkatan yang dimiliki menu dropdown halaman kamu.

 

Sort Category Links

Pilih bagaimana tautan kategori harus disortir di sini.

 

Order Category Links by Ascending/Descending

Tentukan lebih lanjut bagaimana urutan tautan kategori kamu yang diurutkan akan tampil.

 

Navigation > General Settings

Navigation General

Disable top tier dropdown menu links

Di beberapa kasus, kamu ingin punya menu induk yang memiliki sub menu dibawahnya. Nah dengan mengaktifkan opsi ini akan menghapus link yang ada di menu induk dari semua halaman sehingga menu induk tidak mengarah ke mana pun saat diklik.

 

Alternative scroll-to-anchor method

Kadang-kadang ketika menggunakan ID CSS untuk nge-link langsung ke halaman lain, posisinya bisa tidak akurat. Aktifkan opsi ini agar bisa lebih akurat.

 

Layout Settings

Single Post Layout

Singlepost layout

Choose Which Items to display in the post info section

Di sini kamu dapat memilih item mana yang muncul di bagian info posting pada halaman single post. Ini adalah area, biasanya di bawah judul posting, yang menampilkan info tentang posting kamu.

 

Show Comments on posts

kamu dapat menonaktifkan opsi ini jika kamu ingin menghapus komentar dan formulir komentar dari halaman single post.

 

Place Thumbs on Posts

Secara default thumbnail ditempatkan di awal posting kamu pada halaman single post. Jika kamu ingin menghapus thumbnail awal ini, cukup nonaktifkan opsi ini.

 

Single Page Layout

Layout single page

Place Thumbs on Pages

Secara default thumbnail tidak ditempatkan pada page (hanya digunakan pada posting). Namun, jika kamu ingin menggunakan thumbnail pada postingan itu bisa! Cukup aktifkan opsi ini.

 

Show Comments on Pages

Secara default, komentar tidak ditempatkan pada page, jika kamu ingin orang-orang mengomentari page kamu cukup aktifkan opsi ini.

 

Layout General Settings

Layout general setting

Post Info Section

Di sini kamu dapat memilih item mana yang muncul di bagian postinfo di halaman. Ini adalah area, biasanya di bawah judul posting, yang menampilkan informasi dasar tentang posting kamu. Item yang disorot yang ditunjukkan di bawah ini akan muncul.

 

Show Thumbs on Index pages

Aktifkan opsi ini untuk menampilkan thumbnail pada Halaman utama.

 

Ad Management

Ads Management

Enable Single Post 468×60 banner

Jika diaktifkan maka akan menampilkan banner berukuran 468x60 dibagian bawah post pages. Saat diaktifkan maka kamu harus mengisi gambar banner dan urlnya dibawah ini.

 

Input 468×60 advertisement banner image

Inputkan url dari banner 468x60 (Bisa kamu upload dulu di media)

 

Input 468×60 advertisement destination url

Inputkan url , kemana banner tersebut diarahkan.

 

Input 468×60 adsense code

Kode Adsensenya ditaruh disini.

 

SEO > Homepage SEO

Seo homepage

Enable custom titles

Secara default, tema ini membuat judul posting berdasarkan judul posting dan nama blog kamu. Jika kamu ingin membuat judul meta kamu berbeda dari judul posting kamu yang sebenarnya, kamu dapat menentukan custom titles untuk setiap posting menggunakan custom fields. Saat diaktifkan kamu perlu mengisi form isian dibawah.

 

Enable meta description

Secara default tema menggunakan deskripsi blog kamu, seperti yang didefinisikan saat kamu membuat blog kamu, untuk mengisi meta description. Jika kamu ingin menggunakan deskripsi yang berbeda maka aktifkan opsi ini dan isi meta description di bawah ini.

 

Enable meta keywords

Secara default tema tidak menambahkan kata kunci ke header kamu. Sebagian besar mesin pencari tidak lagi menggunakan keywords untuk menentukan peringkat situs, tetapi beberapa orang tetap mendefinisikannya untuk berjaga-jaga. Jika kamu ingin menambahkan meta keywords ke header kamu, aktifkan opsi ini dan isi form di bawah ini.

 

Enable canonical URL’s

Kanonisasi membantu mencegah pengindeksan konten duplikat oleh mesin browser, dan sebagai hasilnya, dapat membantu menghindari hukuman duplikat konten dan degradasi page rank. Canonical URL memberi tahu mesin pencari URL mana yang ingin kamu gunakan secara resmi. Tema ini mendasarkan URL kanonisnya dari permalink dan nama domain yang dipakai pada tab pengaturan wp-admin.

 

Homepage custom title (if enabled)

Jika kamu telah mengaktifkan custom title kamu, maka isi bagian ini. Apa pun yang kamu ketikkan di sini akan ditempatkan di antara tag <title> </ title> di header.php.

 

Homepage meta description (if enabled)

Jika kamu telah mengaktifkan deskripsi meta kamu dapat menambahkan deskripsi khusus kamu di sini.

 

Homepage meta keywords (if enabled)

Jika kamu telah mengaktifkan custom meta keywords, maka inputkan di sini. Kata kunci harus dipisahkan dengan koma. Misalnya: wordpress, tema, template, keren.

 

If custom titles are disabled, choose autogeneration method

Jika kamu tidak menggunakan custom titles, bisa gunakan fitur ini. Di sini kamu dapat memilih urutan mana yang kamu inginkan agar judul posting dan nama blog kamu ditampilkan, atau kamu dapat menghapus nama blog dari judul.

 

Define a character to separate BlogName and Post title

Di sini kamu dapat mengubah karakter mana yang memisahkan judul blog dan nama posting kamu saat menggunakan posting titles yang dibuat secara otomatis. Biasanya diisi | atau -

 

SEO > Single Post Page SEO

Seo single page

Enable custom titles

Secara default, tema ini membuat judul posting berdasarkan judul posting dan nama blog kamu. Jika kamu ingin membuat judul meta kamu berbeda dari judul posting kamu yang sebenarnya, kamu dapat menentukan custom titles untuk setiap posting menggunakan custom fields. Saat diaktifkan kamu perlu mengisi form isian dibawah.

 

Enable custom description

Jika kamu ingin deskripsi yang berbeda dengan default aktifkan opsi ini. Saat diaktifkan kamu perlu mengisi form isian dibawah.

 

Enable custom keywords

Jika kamu ingin menambahkan keywords custom ke posting kamu gunakan opsi ini, Saat diaktifkan kamu perlu mengisi form isian dibawah.

 

Enable canonical URL’s

Kanonisasi membantu mencegah pengindeksan konten duplikat oleh mesin browser, dan sebagai hasilnya, dapat membantu menghindari hukuman duplikat konten dan degradasi page rank. Canonical URL memberi tahu mesin pencari URL mana yang ingin kamu gunakan secara resmi. Tema ini mendasarkan URL kanonisnya dari permalink dan nama domain yang dipakai pada tab pengaturan wp-admin.

 

Custom field Name to be used for title

Isikan custom titles yang ingin kamu gunakan.

 

Custom field Name to be used for description

Isikan deskripsi khusus yang ingin kamu gunakan.

 

Custom field Name to be used for keywords

Isikan meta keywords,kemudian dipisahkan dengan koma.

 

If custom titles are disabled, choose autogeneration method

Jika kamu tidak menggunakan custom titles, bisa gunakan fitur ini. Di sini kamu dapat memilih urutan mana yang kamu inginkan agar judul posting dan nama blog kamu ditampilkan, atau kamu dapat menghapus nama blog dari judul.

 

Define a character to separate BlogName and Post title

Di sini kamu dapat mengubah karakter mana yang memisahkan judul blog kamu dan nama halaman indeks saat menggunakan judul posting yang dibuat secara otomatis. Biasanya | atau -

 

SEO > Index Page SEO

Seo Index page

Enable canonical URL’s

Kanonisasi membantu mencegah pengindeksan konten duplikat oleh mesin browser, dan sebagai hasilnya, dapat membantu menghindari hukuman duplikat konten dan degradasi page rank. Canonical URL memberi tahu mesin pencari URL mana yang ingin kamu gunakan secara resmi. Tema ini mendasarkan URL kanonisnya dari permalink dan nama domain yang dipakai pada tab pengaturan wp-admin.

 

Enable meta descriptions

Centang kotak ini jika kamu ingin menampilkan deskripsi meta pada kategori / halaman arsip. Deskripsi didasarkan dari deskripsi kategori yang kamu pilih saat membuat / mengedit kategori kamu di wp-admin.

 

Choose title autogeneration method

Di sini kamu dapat memilih bagaimana judul kamu pada halaman indeks dihasilkan. Kamu dapat mengubah urutan nama blog dan judul indeks yang ditampilkan, atau kamu dapat menghapus nama blog dari judul.

 

Define a character to separate BlogName and Post title

Di sini kamu dapat mengubah karakter mana yang memisahkan judul blog kamu dan nama halaman indeks saat menggunakan judul posting yang dibuat secara otomatis. Biasanya | atau -

 

Integration

Integration

Tab integration sangat bagus untuk menambahkan kode pihak ketiga ke area tertentu dari tema. Kode tertentu bisa ditambahkan ke header dan body situs web kamu, atau sebelum dan sesudah setiap posting.

Misalnya, jika kamu perlu menambahkan kode tracking ke situs web kamu (seperti google analytics), tetapi tidak yakin file PHP mana yang akan diedit untuk menambahkan kode ke <body> situs web kamu, kamu cukup memasukkan kode ini ke dalam "body" di bagian ini.

 

Enable header code

Menonaktifkan fitur ini akan menghapus kode header diform isian di bagian bawah.

 

Enable body code

Menonaktifkan fitur ini akan menghapus kode body diform isian di bagian bawah.

 

Enable single top code

Menonaktifkan fitur ini akan menghapus kode single top diform isian di bagian bawah.

 

Enable single bottom code

Menonaktifkan fitur ini akan menghapus kode single bottom diform isian di bagian bawah.

 

Add code to the < head > of your blog

Kode apapun yang kamu masukkan disini akan tampil di bagian head di setiap page. Bagian ini berguna saat kamu mau menerapkan javascript atau css ke semua pages.

 

Add code to the < body > (good for tracking codes such as google analytics)

Kode apapun yang kamu masukkan disini akan tampil di bagian body di setiap page. Bagian ini berguna saat kamu mau menerapkan tracking pixel atau Google Analytics.

 

Add code to the top of your posts

Kode apapun yang kamu masukkan disini akan tampil di bagian top di setiap post. Bagian ini berguna saat kamu integrasi dengan link social bookmarks misalnya.

 

Add code to the bottom of your posts, before the comments

Kode apapun yang kamu masukkan disini akan tampil di bagian bottom atau bawah di setiap post. Bagian ini berguna saat kamu integrasi dengan link social bookmarks misalnya.

 

Updates

Updates

Bagian ini berguna untuk memasukkan lisensi atau API Key, agar kamu bisa mendapatkan update dan menggunakan fitur Divi secara optimal. Jika belum mengerti kamu bisa ikuti panduan cara install dan pasang lisensi divi.

 

Import / Export

Export Import

Kamu bisa dengan mudah melakukan export atau import settingan Tema Divi mu dengan menggunakan fitur ini. Filenya berbentuk .json .

Bagian ini berguna saat kamu mau migrasi websitemu dan sudah banyak konfigurasi yang sudah kamu lakukan. Daripada membuang waktu melakukan setting ulang, kamu bisa memanfaatkan fitur ini.

 

Restore Defaults

Reset default

Gunakan fitur ini jika kamu mau mengembalikan settingan Divi kekondisi awal.

 

Penutup

Itu tadi adalah penjelasan lengkap mengenai fitur-fitur yang disediakan oleh tema atau theme Divi. Tentu tidak semuanya akan kamu gunakan dalam satu waktu, saat kamu bingung mau melakukan konfigurasi, kamu bisa kapan saja mengecek ulang isi dari panduan ini. Sekian dan semoga tutorial ini membantu kamu ya sob!

Berikutnya kamu bisa cek tutorial - tutorial berikut ini :

  1. Cara klaim Tema atau Theme Divi di JagoanHosting
  2. Cara Install Tema atau Theme Divi di WordPress
  3. Penjelasan Theme Builder Divi
  4. Penjelasan Penyesuai Tema atau Theme Customizer Divi
  5. Cara menggunakan Template Website atau Premade Layouts Divi
  6. Membuat website blog mirip medium menggunakan Divi

Referensi : https://www.elegantthemes.com/documentation/divi/theme-options/

Apakah artikel ini membantu, Sob?

Berikan rating buat artikel ini!

Rata-rata rating 5 / 5. Dari total vote 3

Pertamax, Sob! Jadilah pertama yang memberi vote artikel ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?