Setting Plugin Seraphinite Accelerator WordPress

Cloud VPS
Wisnu Aditya K
Latest posts by Wisnu Aditya K (see all)

Selamat datang Sob dalam panduan singkat ini yang kamu akan belajar melalui langkah-langkah untuk melakukan pengaturan Seraphinite Accelerator. Seraphinite Accelerator adalah solusi inovatif untuk meningkatkan kinerja sistem dan mengoptimalkan pengalaman pengguna. Dengan mengikuti panduan ini, kamu akan dapat mengonfigurasi accelerator ini dengan mudah dan memaksimalkan potensinya.

Step 1: Install plugin Seraphinite Accelerator dari menu Plugins > Add New, kemudian aktifkan pluginnya.

Step 2: Download extended version dari pluginnya di url https://www.s-sols.com/products/wordpress/accelerator ini.

Step 3: Pilih replace existing.Setelah proses instalasi selesai, pada bagian atas dashboard akan muncul warning, klik button Accept the End-User License Agreement.

Step 4: Setelah proses instalasi selesai, pada bagian atas dashboard akan muncul warning, klik button Accept the End-User License Agreement.

Step 5: Kemudian akan muncul informasi lain pada atas dashboard untuk memulai konfigurasi. Klik “Begin setup wizard”

Step 6: Pada bagian ini, pilih Full functionality. Klik Next

Step 7: Pada bagian ini, perlu dilakukan scanning dulu untuk pengecekan. Klik “Start self-diagnosis”

Step 8: Setelah proses pengecekan selesai dan tidak ada warning yang berpotensi menyebabkan error, klik Next.

Step 9: Pada bagian optimization mode, secara default yang dipilih adalah “Always a high score”. Klik Next.

Step 10: Pada bagian performance ini karena dijalankan pada hosting, pilih yang Low. Klik Next.

Step 11: Untuk bagian “layout of the site universal” pilih No. Klik Next.

Step 12: Pada bagian CDN bisa pilih Don’t use apabila tidak menggunakan CDN atau cloudflare. Klik Next.

Step 13: Proses setup selesai. Pastikan pada bagian “Run optimization of all site’s pages” tercentang, kemudian klik Finish.

Dengan langkah-langkah yang kamu ikuti diatas, sekarang Kamu telah berhasil melakukan setting Seraphinite Accelerator. Semoga tutorial ini bermanfaat bagi Sobat dalam mengoptimalkan kinerja perangkat kamu. Jangan ragu untuk mengeksplorasi fitur-fitur tambahan dan selalu ingat untuk merujuk pada dokumentasi resmi jika kamu membutuhkan bantuan lebih lanjut silahkan hubungi Jagoan Hosting.

Apakah artikel ini membantu, Sob?

Berikan rating buat artikel ini!

Rata-rata rating 0 / 5. Dari total vote 0

Pertamax, Sob! Jadilah pertama yang memberi vote artikel ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Related Posts
Tutorial WordPress – Mengatasi Warning: Cannot modify header information

Halo, Sob! Pernahkah kamu mengalami pesan peringatan seperti ini saat instalasi pertama WordPress maupun upgrade WordPress kamu? Warning: Cannot modify Read more

Cara Atasi Fatal Error Allowed Memory Size of Bytes Exhausted

Pengantar Pernahkah kamu mengalami pesan "Fatal error: Allowed memory size of 33554432 bytes exhausted" saat kamu mencoba upload sebuah gambar Read more

Tutorial Mengatasi Fatal Error Undefined Function Is_network_admin()

Pernahkah kamu mengalami error seperti di bawah ini? "Fatal error undefined function is_network_admin()" Biasanya error ini muncul saat kamu melakukan Read more

Tutorial WordPress – Memastikan Keamanan WordPress Anda

WordPress Logo Hai, Sob! kamu pasti gak asing dengan penggunaan WordPress. Tapi, tahukah kamu, jika WordPress Read more