Pada artikel ini, mari kita pelajari cara mengatur file .htaccess untuk melakukan redirect ke folder public pada Laravel. Di Laravel, path yang digunakan untuk menampilkan halaman website berada di dalam folder /public.
Secara default, setelah instalasi Laravel dan mengakses URL website melalui browser, Anda akan melihat tampilan direktori (directory listing) berisi seluruh file Laravel, bukan halaman website yang seharusnya.
Berikut cara mudah menggunakan file .htaccess untuk mengarahkan (redirect) permintaan pengguna ke folder /public Laravel dengan memanfaatkan mod_rewrite.
Buat file .htaccess di direktori root project Anda, lalu tambahkan kode berikut :
<IfModule mod_rewrite.c>
# That was ONLY to protect you from 500 errors
# if your server did not have mod_rewrite enabled
RewriteEngine On
# RewriteBase /
# NOT needed unless you're using mod_alias to redirect
RewriteCond %{REQUEST_URI} !/public
RewriteRule ^(.*)$ public/$1 [L]
# Direct all requests to /public folder
</IfModule>Cara Membuat File .htaccess
STEP 1 : Login ke cpanel dan masuk ke doc root domain kamu

STEP 2 : Lakukan create file dengan klik button File dan beri nama .htaccess


STEP 3 : Untuk menambahkan isi file, klik kanan pada file .htaccess > edit

STEP 4 : Tambahkan script file default .htaccess kemudian Save Changes

Demikian panduan mengenai cara mengatur file .htaccess default pada Laravel agar dapat melakukan redirect otomatis ke folder public. Dengan konfigurasi ini, website Laravel Anda akan lebih rapi dan mudah diakses tanpa perlu embel-embel /public di URL.
Jika Anda mengalami kendala saat menerapkan konfigurasi ini atau kendala teknis lainnya seputar hosting, jangan ragu untuk menghubungi tim support kami yang siap membantu 24/7.
Hai, Sob!, Pernahkah kamu mengalami lupa password WordPress atau email ? Sudah melakukan "forgot password" malah tidak mendapatkan balasan email Read more
Hai, Sob! Pernahkah kamu mengalami permasalahan dengan dashboard administrator tampil tanpa CSS? Seperti semua link tidak tertata seperti seharusnnya, contohnya Read more
Halo, Sob! Pernahkah kamu mengalami pesan peringatan seperti ini saat instalasi pertama WordPress maupun upgrade WordPress kamu?Warning: Cannot modify header Read more
Pengantar Pernahkah kamu mengalami pesan "Fatal error: Allowed memory size of 33554432 bytes exhausted" saat kamu mencoba upload sebuah gambar Read more