- Prioritaskan aplikasi kas yang memungkinkan kamu mencatat pemasukan dan pengeluaran tanpa input manual.
- Pencatatan otomatis mengurangi risiko transaksi terlewat karena lupa.
- Pilih aplikasi dengan dashboard dan laporan keuangan agar pola pengeluaran dapat dievaluasi.
- Salah satu rekomendasinya Navigaji yang memungkinkan kamu mencatat transaksi lewat Telegram.
Mengapa Perlu Pakai Aplikasi Kas?
Mencatat transaksi perlu dilakukan untuk mengetahui berapa uang yang masih tersedia. Dari data tersebut, akan terlihat apakah kondisi keuangan masih sehat atau justru pengeluaran sudah lebih besar daripada pendapatan.
Informasi tersebut dapat kamu gunakan untuk menyusun anggaran yang lebih realistis. Kamu tidak lagi menentukan batas pengeluaran berdasarkan perkiraan, tetapi menggunakan data transaksi sebelumnya sebagai bahan pertimbangan.
Ini berguna bagi personal maupun bisnis agar berbagai pemasukan maupun pengeluaran tetap terpantau.
Bagaimana Cara Kerja Aplikasi Kas?
Aplikasi kas bekerja dengan mengumpulkan informasi pemasukan dan pengeluaran kamu, kemudian menyimpannya menjadi satu laporan.
Informasi tersebut mencakup nominal, waktu transaksi, keterangan, hingga kategori penggunaannya.
Ketika transaksi terus dicatat, aplikasi akan mengolah data tersebut menjadi ringkasan agar kamu bisa memahami jumlah pemasukan, pemasukan, hingga kategori yang paling banyak menggunakan anggaran.
Kabar baiknya, kini beberapa aplikasi hadir dengan teknologi AI, sehingga kamu tidak perlu mencatat manual.
Kamu bisa mencatat hanya dengan mengirim foto struk. Sistem akan membaca informasi yang tercantum pada gambar, kemudian memasukkannya ke catatan transaksi.
Rekomendasi Aplikasi Kas Terbaik
Setiap aplikasi memiliki cara kerja yang berbeda. Namun aplikasi yang baik seharusnya membuat pencatatan keuangan terasa lebih sederhana, bukan menambah pekerjaan baru.
Salah satu aplikasi yang direkomendasikan untuk kamu coba adalah Navigaji dari Jagoan Hosting.
Navigaji adalah aplikasi kas untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran melalui Telegram. Jadi kamu tidak perlu menginstal aplikasi tambahan lagi.
Cara kerjanya pun sederhana, yaitu:
- Kirim informasi transaksi dalam bentuk pesan atau kirim foto struk ke bot Telegram.
- Data yang sudah masuk akan disusun menjadi catatan.
- Data yang tercatat bisa kamu pantau di telegram.
Cara Menggunakan Navigaji
Berkat kemudahan tersebut, Navigaji pas digunakan oleh individu maupub bisnis yang ingin memantau pengeluaran harian tanpa mencatat manual. Kalau kamu bingung terkait cara penggunaannya, bisa simak langkah-langkah berikut:
- Hubungkan akun Telegram dengan layanan Navigaji.
- Ketik sumber pemasukan beserta nominalnya, seperti gaji atau hasil penjualan.
- Kirim jenis pengeluaran dan nominal yang digunakan.
- Unggah foto struk jika tidak sempat ketik, lalu kirimkan ke bot. Sistem akan membaca informasi pada gambar.
- Pastikan nominal dan keterangan transaksi yang tercatat sudah sesuai.
- Buka dashboard untuk mengetahui jumlah pemasukan dan pengeluaran dalam periode tertentu.
- Jangan lupa lakukan evaluasi pola pengeluaran untuk melihat kategori yang paling banyak menggunakan uang.
Kalau kamu masih bingung terkait cara menggunakannya, bisa coba kirimkan WhatsApp ke Jagoan Nextcare. Tim CS ini akan senantiasa siap membantu dan mengarahkanmu via WhatsApp selama 24/7.
Fitur Aplikasi Navigaji untuk Pencatatan Keuangan
Navigaji menyediakan sejumlah fitur untuk membantu proses pencatatan menjadi lebih cepat. Beberapa fitur aplikasi kas yang dapat kamu gunakan yaitu:
1. Pencatatan Transaksi melalui Telegram
Navigaji menggunakan Telegram sebagai media untuk memasukkan transaksi. Kamu cukup mengirim pesan berisi jenis transaksi, keterangan, dan nominalnya.
Sebagai contoh, kamu dapat menulis: keluar makan siang 35000. Setelah pesan dikirim, transaksi akan disimpan ke sistem.
2. Upload Foto Struk
Aplikasi catatan keuangan pribadi ini menyediakan fitur unggah foto struk melalui Telegram. Kamu cukup memotret bukti transaksi dan mengirimkannya kepada bot.
AI akan membaca informasi yang terdapat pada struk, kemudian memasukkannya ke catatan keuangan.
3. Kategorisasi Transaksi
Transaksi yang sudah dimasukkan dapat disusun berdasarkan kategori. Dengan begitu, kamu dapat memahami tujuan penggunaan uang tanpa harus membaca transaksi satu per satu.
4. Dashboard Keuangan
Adanya dashboard memungkinkan kamu melihat kondisi keuangan secara menyeluruh. Dengan aplikasi keuangan pribadi Excel ini, kamu tidak perlu memeriksa setiap pesan Telegram untuk menghitung kembali seluruh transaksi.
5. Ringkasan Keuangan Berkala
Navigaji dapat memberikan rangkuman keuangan agar kamu tidak perlu menghitung transaksi satu per satu. Ringkasan tersebut membantu memperlihatkan perkembangan pemasukan dan pengeluaran dalam periode yang kamu pilih.
Perbedaan Catat dengan Aplikasi Kas Keuangan dan Manual
Pencatatan transaksi sebetulnya dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti menggunakan buku atau aplikasi kas.
Metode manual dengan buku masih dapat digunakan kalau jumlah transaksinya sedikit. Namun, pengguna harus disiplin untuk mengelompokkan dan menghitung setiap data.
Hal itu tentu berbeda dengan cara kerja aplikasi keuangan. Mari simak perbandingan keduanya:
| Aspek | Aplikasi Kas | Pencatatan Manual |
| Cara Input | Pakai pesan atau foto struk | Ditulis atau diketik satu per satu |
| Waktu Pencatatan | Lebih singkat | Butuh waktu menulis lebih lama |
| Risiko Lupa | Lebih rendah | Lebih tinggi |
| Pengelompokan Transaksi | Dibantu oleh sistem | Harus disusun sendiri |
| Pembuatan Laporan | Dapat dirangkum dengan cepat | Perlu direkap secara manual |
| Penyimpanan Data | Tersimpan di satu sistem | Bisa tersebar di beberapa buku |
| Pemrosesan Foto Struk | Tersedia | Harus disimpan sendiri |
FAQ
1. Apakah Aplikasi Kas Bisa Mencatat Keuangan Pribadi?
Ya. Aplikasi ini bisa kamu gunakan untuk mencatat keuangan peribadi, misalnya gaji, belanja harian, tagihan, tabungan, dan pengeluaran lainnya. Kamu bisa memantau pengeluaran secara berkala untuk memastikan.
2. Apakah Foto Struk Bisa Langsung Dicatat?
Bisa, aplikasi kas keuangan seperti Navigaji menyediakan fitur pembacaan struk berbasis AI. jadi sistem akan membaca informasi pada foto, seperti nominal dan keterangan transaksi, kemudian memasukkannya ke catatan keuangan.
3. Apakah Navigaji Bisa Digunakan untuk UMKM?
Bisa. Navigaji dapat membantu pelaku UMKM mencatat pemasukan penjualan dan biaya operasional harian. Namun, bisnis dengan kebutuhan pembukuan atau akuntansi kompleks mungkin tetap memerlukan software khusus. Jadi tidak perlu input manual lagi.
4. Apakah Navigaji Harus Diunduh sebagai Aplikasi Baru?
Tidak. Navigaji menggunakan Telegram sebagai media pencatatan jadi kamu tidak perlu memasang aplikasi tambahan. Transaksi dapat dikirim melalui pesan atau foto struk kepada bot yang tersedia.
Mau Catat Pengeluaran tapi Lupa? Coba Pakai Navigaji!
Navigaji bisa kamu pilih kalau kamu sering lupa atau malas mencatat pengeluaran kecil secara manual.
Aplikasi kas ini menawarkan cara yang lebih praktis. Kamu perlu memiliki Telegram terlebih dulu. Nantinya di aplikasi tersebut kamu dapat mencatat pemasukan atau pengeluaran dengan mengirim pesan atau foto struk ketika tidak sempat mengetik.
Setiap transaksi yang tercatat akan masuk ke data keuangan. Kamu pun dapat memeriksa setiap pemasukan dan pengeluaran tanpa rekap dari awal.
Apabila membutuhkan bantuan saat menggunakan layanan, ingat kamu dapat menghubungi Jagoan Nextcare melalui WhatsApp yang aktif 24/7.
Untuk kebutuhan pendampingan langsung dari tim expert secara 1-on-1, bisa gunakan layanan VIP support.
Dengan ini, kamu tidak perlu menunggu sampai akhir bulan untuk mencari tahu ke mana uangmu digunakan. Yuk, mulai catat pemasukan dan pengeluaranmu pakai Telegram dengan Navigaji sekarang!


