- Content planner bisa membantumu mengatur proses pembuatan konten agar lebih terarah.
- Tanpa content plan, proses produksi konten sering berjalan terburu-buru.
- Content plan bisa dibuat menggunakan spreadsheet atau aplikasi AI content planner.
- AI seperti BrainyPost dapat membuat dan mempublikasikan konten secara otomatis.
Apakah Bisa Buat Konten Otomatis dengan AI?
Ya, konten media sosial kini bisa dibuat secara otomatis menggunakan AI. Teknologi AI dapat meringankan tugas tim pembuatan konten, dari merencanakan tema hingga menjadi ide posting siap publish.
Namun, kamu tetap perlu memberikan arahan agar hasilnya sesuai kebutuhan. Misalnya, menjelaskan detail target audiens dan tujuan konten yang ingin dibuat.
Tidak semua ide hasil AI bisa langsung dipublikasikan. Tim tetap berperan dalam menentukan konten mana yang paling sesuai dengan kondisi bisnis.
Agar AI dapat bekerja dengan lebih terarah, kamu perlu membuat content planner terlebih dahulu.
Struktur Content Plan yang Bisa Diikuti
Content plan tidak harus memakai format yang rumit. Hal yang paling penting adalah setiap ide harus memiliki informasi yang cukup untuk diteruskan ke tahap produksi. Untuk memastikan hal tersebut, kamu bisa ikuti struktur content planner sebagai berikut:
1. Tujuan Konten
Tentukan hasil yang ingin dicapai dari sebuah posting. Tujuan ini akan membantu kamu memilih tema dan CTA yang tepat.
Contoh:
Meningkatkan kunjungan ke halaman promo sebesar 15% dalam satu bulan.
2. Target Audiens
Tuliskan kelompok orang yang ingin kamu jangkau. Dengan target yang terukur, gaya bahasa dapat dibuat lebih sesuai.
Contoh:
Pemilik UMKM kuliner yang mengelola media sosial tanpa bantuan tim khusus.
3. Content Pillar
Content pillar adalah tema yang menjadi dasar pembuatan posting. Bagian ini membantu menjaga isi konten di content planner agar tidak keluar dari topik brand.
Contoh:
Edukasi bisnis, cerita pelanggan, dan promosi produk.
4. Topik dan Angle Konten
Topik menjelaskan hal yang ingin dibahas. Sementara itu, angle menentukan cara topik tersebut disampaikan kepada audiens.
Contoh:
Topik: cara merawat sepatu.
Angle: kesalahan yang membuat sepatu cepat rusak.
5. Platform Publikasi Media Sosial
Pilih platform berdasarkan tempat audiens paling aktif. Setelah itu, sesuaikan format konten dengan karakter platform tersebut.
Contoh:
Platform: Instagram.
Format: carousel enam slide.
6. Detail Konten
Tuliskan pesan CTA yang ingin disampaikan. Tambahkan arahan desain visual di content planner agar penulis dan desainer mempunyai gambaran yang sama.
Contoh:
CTA: Simpan postingan ini untuk dibaca kembali.
Visual: foto produk dengan checklist singkat.
7. Jadwal Publikasi
Cantumkan juga waktu publikasi dan orang yang bertanggung jawab. Tambahkan status produksi agar progresnya dapat dipantau.
Contoh:
Tayang: 10 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB.
PIC: Raka.
Status: proses desain.
Cara Merancang Content Planner Media Sosial
Content planner sebaiknya dibuat berdasarkan tujuan bisnis. Jadi, kamu bisa memastikan setiap konten memiliki fungsi untuk bisnis.
Ikuti langkah berikut untuk mulai membuatnya di spreadsheet. Namun, spreadsheet hanya membantu mencatat rencana. Pembuatan konten dan proses publikasi tetap perlu dilakukan melalui aplikasi lain.
- Tentukan Tujuan: Pilih target yang bisa diukur. Contohnya adalah meningkatkan engagement rate dalam satu bulan.
- Kenali Target Audiens: Pelajari kebutuhan orang yang ingin dijangkau. Perhatikan juga jenis konten yang sering mereka respons.
- Pilih Platform Prioritas: Kamu tidak harus aktif di semua platform. Fokus pada media sosial yang paling sesuai dengan bisnis.
- Susun Content Pillar: Tentukan beberapa tema utama agar konten tetap bervariasi. Pastikan setiap tema masih berkaitan dengan brand.
- Kumpulkan Ide Konten: Gunakan pertanyaan pelanggan atau masalah yang sering mereka alami. Konten lama juga dapat dikembangkan kembali dengan sudut berbeda.
- Pilih Format yang Sesuai: Tentukan apakah topik lebih cocok dibuat menjadi video atau carousel. Jangan menggunakan format yang sama untuk semua ide.
- Atur Jadwal Posting: Pilih frekuensi yang mampu dijalankan secara konsisten. Hindari membuat jadwal terlalu padat jika tim belum siap.
- Siapkan Materi Konten: Lengkapi caption dan visual sebelum tanggal tayang. Dengan begitu, tim tidak perlu bekerja terburu-buru.
- Tentukan Penanggung Jawab: Bagikan tugas kepada anggota tim yang sesuai. Berikan juga batas waktu untuk proses review.
- Evaluasi Hasil: Periksa performa posting secara berkala. Gunakan hasil tersebut untuk memperbaiki rencana berikutnya.
Rekomendasi Aplikasi AI Content Planner

BrainyPost dari Jagoan Hosting
Jika proses manual mulai menghabiskan banyak waktu, kamu dapat memakai AI content planner seperti BrainyPost dari Jagoan Hosting.
BrainyPost dapat mengurus manajemen konten dari tahap ide hingga publikasi. Pengguna hanya perlu memasukkan brief melalui template yang telah disediakan.
Untuk itu, mari simak dulu fitur dan cara menggunakannya:
Fitur BrainyPost
BrainyPost tidak hanya dipakai untuk mencatat jadwal. Platform ini juga bisa proses produksi konten melalui fitur berikut:
- Kalender Konten dalam Satu Dashboard: Seluruh rencana publikasi dapat dilihat dari satu tampilan. Jadwal pun lebih mudah dipantau.
- Pembuatan Ide dengan AI: Kamu cukup memasukkan tema atau arahan singkat. AI akan mengembangkannya menjadi konsep konten.
- Caption Otomatis: BrainyPost membantu menulis caption berdasarkan brief. Hasilnya bisa diedit kembali sebelum digunakan.
- Pembuatan Visual: Konten visual dapat disiapkan sebagai bagian dari alur produksi. Kamu tidak perlu selalu memulainya dari nol.
- Posting Terjadwal: Konten yang sudah selesai dapat diterbitkan sesuai jadwal. Pengguna tidak harus membuka setiap akun pada waktu tayang.
- Dukungan Beberapa Platform: BrainyPost dapat digunakan untuk Instagram dan Facebook. Platform lain yang didukung mencakup Threads serta X.
- Input Melalui Spreadsheet: Brief dimasukkan melalui template sederhana. Cara ini memudahkan pengguna yang sudah terbiasa memakai spreadsheet.
Cara Menggunakan BrainyPost

Cara Menggunakan BrainyPost
Penggunaan BrainyPost dimulai dari penulisan brief. Supaya hasilnya lebih sesuai, masukkan arahan yang cukup jelas pada template BrainyPost yang disediakan.
Catat langkah penggunaannya:
- Buka Template Spreadsheet: Akses template yang diberikan.
- Masukkan Ide Konten: Tuliskan tema yang ingin dikembangkan. Kamu juga bisa menambahkan tujuan posting.
- Pilih Platform: Tentukan media sosial tempat konten akan dipublikasikan.
- Atur Jadwal: Masukkan tanggal dan waktu tayang yang diinginkan.
- Biarkan AI Memproses Brief: BrainyPost akan menyiapkan caption dan visual berdasarkan input.
- Periksa Hasil Konten: Pastikan bahasanya sudah sesuai dengan karakter brand.
- Jadwalkan Publikasi: Konten dapat langsung diposting atau dimasukkan ke jadwal.
- Pantau melalui Dashboard: Periksa seluruh rencana agar tidak ada konten yang terlewat.
Kenapa Sebaiknya Beralih Menggunakan AI untuk Content Planning?
Content planner manual sering kali terlalu memakan waktumu, karena kamu tetap harus mengurus seluruh pekerjaan produksi.
Kamu tetap harus membuat caption. Setelah itu, desain perlu disiapkan secara terpisah. Padahal, proses tersebut bisa diotomatisasi dengan AI seperti BrainyPost.
Beban kerja akan bertambah ketika bisnis mulai mengelola beberapa platform. AI akan mengurangi pekerjaan yang dilakukan berulang kali.
Satu brief dapat dikembangkan menjadi materi yang siap diperiksa oleh tim. BrainyPost juga menghubungkan tahap perencanaan dengan publikasi. Setelah konten disetujui, hasilnya dapat dimasukkan ke jadwal tayang.
Jadi, AI tetap tidak menggantikan peran manusia. Tim masih perlu menentukan tujuan serta memeriksa hasil akhirnya.
Template Content Planner Gratis
Content planner template berikut dapat disalin ke Google Sheets atau Excel. Format ini berisi informasi yang dibutuhkan dari tahap perencanaan hingga evaluasi.
Kamu bisa langsung menggunakannya untuk kebutuhan:
| Tanggal | Platform | Tujuan | Target Audiens | Content Pillar | Topik | Format | Caption | CTA | Visual | PIC | Status |
| 3 Agustus | X | Awareness | Pemilik UMKM | Edukasi | Kesalahan membuat konten | Carousel | Draft caption | Simpan tipsnya | Checklist | Raka | Desain |
| 5 Agustus | Threads | Engagement | Content creator | Interaksi | Sulit konsisten posting | Text post | Draft caption | Berikan pendapat | Tidak ada | Ayu | Review |
| 7 Agustus | Penjualan | Pemilik bisnis | Produk | Manfaat otomatisasi | Reels | Draft caption | Coba sekarang | Video demo | Raka | Ide |
FAQ
1. Apa Saja yang Harus Ada dalam Content Planner?
Content planner setidaknya perlu memuat tujuan dan target audiens. Tambahkan topik, platform, jadwal, serta status produksi agar prosesnya mudah dipantau.
2. Apakah AI Bisa Membuat Konten untuk Beberapa Platform?
Bisa. Satu ide dapat diubah menjadi beberapa format sesuai platform yang dipilih. Meski demikian, caption dan visual tetap perlu diperiksa agar sesuai dengan karakter audiens pada setiap media sosial.
3. Apakah Ada Aplikasi untuk Posting Konten Otomatis?
Salah satu pilihannya adalah BrainyPost dari Jagoan Hosting. Aplikasi content planner ini tidak hanya langsung menjadwalkan untuk tayang, tetapi bisa juga membantu menyiapkan ide dan caption dengan AI.
Buat dan Post Konten Media Sosial Otomatis dengan BrainyPost
Bagi social media specialist pastinya paham bahwa setelah konten selesai, setiap posting juga harus diunggah ke akun yang dituju. Proses ini cukup menyita waktu jika dilakukan hampir setiap hari.
Untuk mengatasi masalah tersebut, kamu bisa pakai BrainyPost, yaitu AI content planner yang bisa menyederhanakan tahapan tersebut. Kamu cukup memasukkan brief ke template yang tersedia. AI kemudian mengembangkan ide tersebut caption dan visual.
BrainyPost juga memiliki dashboard agar kamu bisa melihat jadwal. Fitur tersebut dapat mengurangi risiko posting terlewat.
Coba BrainyPost platform otomatisasi media sosial berbasis AI agar pembuatan hingga publikasi konten dapat dikelola dengan lebih praktis dan otomatis.
Kamu juga dapat menemukan layanan digital lainnya melalui Jagoan Hosting. Jika mengalami kendala, pengguna dapat menghubungi Jagoan NextCare. Jika membutuhkan pendampingan prioritas, bisa hubungi VIP Support Jagoan Hosting.


