Sebagai developer, tentu kamu ingin menggunakan fitur-fitur yang memudahkan pengerjaan website. Untuk itu, nggak ada salahnya untuk mencoba Laravel. Tapi, kamu udah tau belum, Sob, bagaimana hosting Laravel? Yuk, simak tata cara hosting Laravel bareng Jagoan Hosting!

Apa itu Laravel?

bagaimana hosting laravel?
gambar dari unsplash

Dalam menggunakan PHP, akan lebih murah kalau kamu menggunakan framework. Nah, Laravel ini adalah salah satu framework yang populer banget. Kayaknya sih, para developer di seluruh dunia juga pakai Laravel untuk membangun website dengan berbagai skala.

Laravel menyediakan framework yang modern dengan beberapa fitur yang tersedia, yaitu:

1. Eloquent ORM

Penerapan PHP lanjutan ini menyediakan metode internal dari pola active record. Pola ini mampu mengatasi masalah pada hubungan objek database. Dengan fitur ini, operasi database dalam website menjadi terdukung. Seperti jika menggunakan MySQL dan SQLite.

2. Restful Controller

Fitur yang satu ini adalah fitur yang memisahkan logika dalam melayani HTTP GET dan POST. Dengan Restful Controller, kamu juga bisa membuat alat yang mengontrol sumberdaya untuk membuat CRUD lebih mudah.

3. Routing

Routing menggunakan Laravel akan membuat aplikasi lebih terpetakan. Framework yang disediakan Laravel ini dapat diatur dengan membuat rute. Kamu bisa mengelompokkan, menamai serta memberikan filter pada rute. 

4. Testing and Debugging

Menggunakan PHPUnit yang berada di luar kotak, Laravel jadi berfungsi sebagai alat penguji aplikasi. Framework Laravel dibangun untuk meminimalisir pengujian dan debugging yang terlalu banyak.

5. Caching

Teknik lama untuk menyimpan data di lokasi penyimpanan sementara masih digunakan oleh Laravel. Yang berbeda adalah hampir semua data caching berasal dari tampilan ke rute. Dengan begitu, waktu pemrosesan dalam pengambilan data dapat berkurang dan kinerja jadi lebih meningkat.

Kelebihan Laravel Dibanding Framework Lain

Kelebihan yang ditawarkan oleh Laravel itu ada di kinerja, fitur dan skalabilitasnya. Laravel juga mempunyai sintaks yang ekspresif, jelas dan menghemat waktu. Jadi, pengembangan website dapat lebih kreatif dan luas lagi jangkauannya. 

Jika dijabarkan lebih luas, Laravel ini memiliki template layout yang lebih ringan. Frameworknya dibuat mengikuti arsitektur MVC (model view controller). Dengan MVC, komponen-komponen aplikasi bisa dipisahkan. Misalnya manipulasi data, controller, dan user interface.

Bagaimana Hosting Laravel Dilakukan?

Nah, Mimin bakal kasih tau bagaimana caranya upload Laravel ke Hosting. Yuk, simak, Sob!

Oh iya, sebelum memulai upload Laravel ke Hosting ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, yaitu: akses ke cPanel Hosting, pastikan Hosting mendukung Laravel dan file Laravel. 

1. Arahkan rute ke folder Laravel

Laravel akan mengakses folder root Laravel dan nggak langsung mengakses folder public miliknya sendiri. Oleh karena itu, kamu perlu membuat rute supaya ketika domain sedang diakses, akses diarahkan langsung ke file index.php di folder public.

Pastikan ketika mengakses domain atau localhost, akses langsung ke halaman Laravel ya, Sob. 

2. Compress seluruh file Laravel

Kumpulkan seluruh file Laravel ke dalam satu file. Setelah itu, compress file tersebut. Jadikan ekstensi .zip ya, Sob.

3. Akses halaman cPanel Hosting

Akses cPanel untuk melakukan proses selanjutnya. File nantinya akan di-upload melalui cPanel, atau kamu bisa mengaksesnya dengan membuka https://namadomain/cpanel.

4. Upload file Laravel

Sebelum mengupload, gunakan kolom pencarian lalu cari fitur File Manager. Selanjutnya, arahkan navigasi ke folder root yang mau kamu pakai untuk menyimpan Laravel. Kalau sudah terupload di File Manager, extract file .zip tersebut lalu tes hasil unggahanmu dulu, Sob!

Nah, gimana Sob? Gampang, kan? Yuk, langsung aja cobain pakai Hosting Terbaik di Jagoan Hosting! Jagoan Hosting, jagonya hosting terbaik di seluruh nusantara!

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like