VPS NVMe vs SSD, Bagus Mana? Ini Kelebihan dan Kekurangannya!

nvme vs ssd
nvme vs ssd
Highlights
  • Tidak semua SSD memiliki performa yang sama, tergantung jenis yang digunakan, apakah NVMe atau SSD SATA.
  • Jenis penyimpanan pada VPS berpengaruh terhadap performa website, waktu loading halaman hingga kemampuan menangani beban trafik.
  • SSD SATA masih jauh lebih cepat daripada HDD, tetapi lebih lambat daripada SSD NVMe yang lebih canggih.
    Website Anda Lemot? Saatnya Pindah ke VPS Powerful!
    Nikmati performa optimal dengan CPU & RAM Dedicated, Gratis SSL, dan Backup Harian Otomatis. Semua ini bisa Anda dapatkan dengan harga terjangkau!
    Dapatkan VPS Hosting

    Apakah NVMe adalah SSD terbaik?

    NVMe sering dianggap SSD terbaik karena memang dirancang khusus untuk menghadirkan kecepatan transfer data yang jauh lebih tinggi dibanding SSD biasa. 

    Hal ini karena NVMe memiliki jalur PCIe yang langsung terhubung ke sistem, sehingga minim latensi. 

    Namun perlu diingat, secara teknis, semua NVMe adalah SSD, tetapi tidak semua SSD menggunakan teknologi NVMe. 

    Keduanya sama-sama digunakan pada VPS sebagai media penyimpanan, tetapi kamu harus tahu perbedaan performa NVME vs SSD!

    Perbedaan VPS dengan SSD dan HDD

    Jenis penyimpanan sangat memengaruhi performa VPS secara keseluruhan. Meski keduanya bisa untuk media penyimpanan, tetapi ada perbedaan kecepatannya.

    Sehingga bisa memengaruhi respons website dan aplikasi. Lihat tabel berikut untuk melihat perbedaan keduanya:

    PerbedaanVPS dengan HDDVPS dengan SSD
    Teknologi penyimpananPiringan magnetik berputar (mekanis)Flash memory tanpa komponen bergerak
    Kecepatan baca/tulisLebih lambat (±80–160 MB/s)Lebih cepat (≥200 MB/s)
    LatensiTinggiRendah 
    Performa untuk websiteLoading lebih lamaLoading lebih cepat
    Kapabilitas menghadapi trafikKurang optimal Lebih kuat untuk trafik besar
    Konsumsi resourceKurang efisienLebih efisien
    Kegunaan Website statis atau server arsipWebsite dinamis, toko online atau aplikasi
    HargaLebih murahLebih mahal

    Perbandingan VPS NVMe vs SSD

    Sebelum membandingkan performa VPS, perlu dipahami bahwa SSD pada VPS tidak semuanya sama. 

    Cek Konten Lainnya:
    Data Warehouse: Pengertian, Fungsi, Karakteristik, Komponen

    Ada dua jenis teknologi yang banyak digunakan, yaitu SSD berbasis SATA dan SSD berbasis NVMe. Keduanya lebih cepat dari HDD, tetapi memiliki kemampuan berbeda, yaitu:

    • SSD SATA, kecepatannya lebih baik daripada HDD, namun tetap dibatasi oleh bandwidth SATA, sehingga performanya memiliki batas tertentu saat menangani beban tinggi.
    • SSD NVMe,  menggunakan jalur PCIe yang terhubung langsung ke CPU, memungkinkan transfer data dengan latensi sangat rendah.

    Untuk memahami perbedaannya secara lebih jelas, berikut perbandingan NVMe vs SSD (SATA) dari aspek performa, harga, stabilitas, dan lainnya:

    1. Performa

    VPS NVMe unggul dalam kecepatan baca-tulis dan minim latensi karena memanfaatkan PCIe. Plus, protokol NVMe yang mendukung ribuan antrean perintah. Dengan begitu lebih kuat dalam menghadapi beban tinggi. 

    Sebaliknya, VPS SSD masih cepat untuk kebutuhan umum, tetapi dapat mengalami bottleneck saat menangani trafik tinggi. Untuk workload intensif, perbedaannya akan sangat terasa.

    2. Bandwidth dan Skalabilitas

    NVMe memiliki bandwidth jauh lebih besar dan skalabel karena PCIe terus berkembang di setiap generasinya. 

    Di sisi lain, SSD SATA memiliki bandwidth tetap dan tidak meningkat seiring generasi, sehingga kurang fleksibel untuk kebutuhan jangka panjang pada VPS yang sering mengalami pertumbuhan resource.

    3. Stabilitas 

    NVME vs SSD juga dapat dilihat dari stabilitasnya. VPS NVMe menawarkan latensi lebih rendah dan performa lebih stabil saat banyak proses berjalan bersamaan. Sedangkan VPS SSD SATA menggunakan model antrean tunggal yang membuatnya kurang optimal untuk multitasking berat.

    4. Kompatibilitas Penggunaan

    VPS SSD SATA memang masih cocok untuk website sederhana atau aplikasi ringan. Namun, VPS NVMe lebih cocok untuk aplikasi berat seperti untuk kebutuhan SaaS, e-commerce, server game, database hingga machine learning.

    Cek Konten Lainnya:
    Mengenal Apache Airflow: Fungsi, Fitur dan Kelebihannya

    5. Harga

    Dari sisi biaya, SSD SATA vs NVMe memang berbeda jauh. VPS berbasis SSD SATA lebih murah dan ekonomis. VPS NVMe memiliki harga lebih tinggi karena menawarkan performa premium, namun selisih biaya ini sebanding performa yang kamu dapatkan.

    Tabel Perbandingan VPS NVME vs SSD SATA

    Untuk memahami lebih lanjut perbedaan performa dan fungsinya, yuk pahami perbandingan keduanya melalui tabel berikut:

    Aspek VPS SSD SATAVPS SSD NVMe
    AntarmukaSATA IIIPCIe
    ProtokolAHCINVMe
    Kecepatan baca/tulis±400–550 MB/s<550 MB/s
    LatensiLebih tinggiRendah
    IOPSTerbatas (maks 100.000 IOPS)Sangat tinggi (<100.000 IOPS)
    Sistem sntrian1 queue dengan max 32 commandHingga 65.535 queue dan tiap queue hingga 65.536 command
    MultitaskingCukupSangat optimal
    Stabilitas saat trafik tinggiBottleneckLebih stabil
    SkalabilitasTerbatasSangat fleksibel
    HargaLebih murahLebih mahal (sebanding performa)

    Kegunaan VPS NVME vs SSD

    Sebelum memilih jenis VPS, Sobat perlu tahu bahwa VPS SATA SSD vs NVMe sama-sama punya kelebihan dan kekurangan. 

    Keduanya tidak saling menggantikan, tetapi digunakan untuk kebutuhan yang berbeda. Supaya lebih tepat memilih, berikut contoh kegunaan keduanya:

    Kegunaan VPS dengan SSD NVMe

    1. Website dengan trafik tinggi seperti: Toko online, aplikasi e-commerce, dan portal berita
    2. Aplikasi SaaS dan fintech
    3. Database besar
    4. Server game
    5. Workload AI dan machine learning

    Kegunaan VPS dengan SSD SATA

    1. Website company profile atau blog pribadi
    2. Landing page statis
    3. Aplikasi untuk kebutuhan internal
    4. Server development, staging, dan testing
    5. Proyek dengan anggaran terbatas yang butuh performa lebih baik dari HDD

    FAQ

    Berapa lama umur SSD NVMe?

    Umur SSD NVMe bergantung pada kelasnya. Untuk penggunaan konsumen, SSD NVMe umumnya bertahan sekitar 5–7 tahun. Sementara itu, NVMe kelas enterprise yang memang dirancang untuk beban kerja tinggi bisa bertahan 7–10 tahun atau lebih.

    Cek Konten Lainnya:
    Paket VPS Cloud Rp100 ribu/bln - Fitur KVM, AMD Epyc, NVMe

    Apakah NVMe lebih cepat dari SSD?

    Ya, NVMe jauh lebih cepat dibanding SSD SATA. NVMe menggunakan antarmuka PCIe yang memiliki bandwidth jauh lebih besar daripada SATA, sehingga kecepatan baca-tulisnya bisa berkali-kali lipat lebih tinggi. Inilah alasan NVMe lebih responsif untuk tugas berat.

    Apa keuntungan menggunakan SSD berbasis NVMe dibandingkan SSD biasa?

    Keuntungan menggunakan NVMe adalah kecepatan dan latensi rendah. Daripada SSD SATA yang dibatasi kecepatan sekitar 550 MB/detik, NVMe mampu mencapai ribuan MB/detik. Meski harga NVMe lebih mahal, tetapi setara dengan performa yang didapat.

    Rasakan Kecepatan SSD NVMe untuk Website dengan Pakai VPS Jagoan Hosting!

    Kalau kamu ingin merasakan kecepatan SSD NVMe yang 8x lebih cepat dari SSD standar untuk web toko online, server database atau game, bisa pilih paket Ultra Performance dari Jagoan Hosting!

    Kami menyediakan VPS murah yang ideal untuk berbagai kebutuhan dengan performa minim latensi.

    Keunggulan VPS Ultra Performance Jagoan Hosting:

    • Performa 8x lebih baik dengan Latest AMD EPYC Processor
    • NVMe Storage dengan garansi IOPS hingga 80.000
    • RAM DDR5 untuk pemrosesan data lebih cepat 
    • Gratis Object Storage 100 GB 
    • Gratis domain .cloud

    Semua performa tinggi ini semakin optimal dengan dukungan Jagoan NextCare, layanan support 24/7/365 oleh tim bersertifikasi internasional. 

    Kamu bebas berkonsultasi maupun mendapatkan rekomendasi teknis. Tim kami secara proaktif melakukan monitoring dan perbaikan performa website tanpa kamu minta. Yuk, upgrade ke VPS Ultra Performance terbaru untuk rasakan kecepatan SSD NVMe!

    You May Also Like