Menggunakan perintah CMD dalam Command Prompt terkesan belum begitu familiar untuk beberapa orang. 

Hal ini disebabkan karena sistem operasi Windows dikembangkan dengan tampilan tatap muka atau Graphical User Interface (GUI).

Menjalankan perintah CMD adalah salah satu alternatif dalam mengoperasikan Windows. 

Dengan adanya CMD, kamu dapat mencoba menggunakan perintah Command Prompt, misalnya untuk memeriksa kecepatan internet dan mengetahui IP Address sebuah perangkat.

Melalui artikel ini, kamu akan belajar perintah-perintah CMD yang bisa digunakan. Yuk, simak bersama!

Apa itu Perintah CMD?

CMD atau Command Prompt adalah suatu aplikasi Command Line Interpreter (CLI) yang ada pada sistem operasi Windows.

Fungsi perintah CMD adalah untuk memberikan perintah-perintah ke layanan komputer tanpa harus melakukan navigasi program yang berbasis GUI misalnya File Explorer, Control Panel, dan lainnya.

CMD atau Command Prompt merupakan sebuah aplikasi penerjemah suatu baris perintah yang biasanya disediakan oleh sebagian besar dari sistem operasi Windows. 

Fungsi perintah CMD lengkap digunakan untuk memberikan perintah yang dimasukkan.

Sebagian besar dari perintah yang ada akan mengotomatiskan tugas lewat file batch dan skrip, melakukan administratif tingkat berikutnya, sekaligus membantu memecahkan serta menyelesaikan permasalahan di Windows tertentu.

Command Prompt disebut sebagai Windows Command Processor secara resmi, tetapi bisa juga disebut dengan CMD prompt, command shell, atau bahkan dengan menggunakan nama filenya, cmd.exe.

Beberapa pihak terkadang salah menyebutkan command prompt sebagai “MS-DOS ” atau sebagai DOS prompt sendiri.

Sebagai catatan, Command Prompt adalah program dari Windows dengan beragam kemampuan baris perintah yang disajikan di MS-DOS. 

Meski demikian, Command Prompt bukan termasuk MS-DOS ya, Sob.

Baca juga: 47 Perintah Dasar Linux & Fungsinya untuk Pemula, Wajib Tahu!

Cara Menggunakan CMD

Apabila ingin memakai layanan CMD atau Command Prompt, kamu bisa menginput perintah yang jelas terbukti atau valid bersamaan dengan parameter opsional manapun.

CMD nantinya akan melakukan eksekusi terhadap perintah tersebut. 

Misalnya, data yang dimasukkan dan mengerjakan tugas ataupun merancang fungsi agar bisa dijalankan di Windows.

Perintah-perintah CMD wajib dimasukkan ke dalam Command Prompt secara tepat. 

Apabila terdapat sintaks yang salah maka bisa menghasilkan kegagalan dalam perintah yang ditampilkan. 

Sintaks dianggap sangat penting, karena berguna dalam pemberian arahan atau perintah, khususnya perintah untuk menghapus, dalam artian menghapus data yang berbeda sama sekali dari yang sebelumnya kamu tuju.

Perintah CMD dan Fungsinya

Sebelum bisa masuk ke daftar perintah CMD dan fungsinya, perlu kamu ketahui terlebih dahulu bahwasanya tidak semua dari perintah tersebut bisa digunakan pada semua versi Windows.

Agar mengetahui perintah dasar CMD dan fungsi mana saja yang bisa dipakai, yuk simak perintah CMD lengkap beserta dengan penjelasannya di bawah ini.

1. Ping

Ping atau dikenal dengan Packet Internet Gopher adalah suatu fitur yang ada pada Windows dan biasanya sering digunakan dalam mengecek kecepatan akses internet. 

Penggunaan perintah ini bisa dilakukan pada google.com, kemudian tekan Enter.

Setelah itu, dari serangkaian baris tulisan yang telah dibuat akan ditampilkan kumpulan angka. 

Apabia ingin mengetahui seberapa cepat dan stabil internet yang kamu gunakan, cukup hanya dengan melihat bagian “time=xxms”.

2. Whoami

Perintah CMD dan fungsinya berikut ini adalah whoami yang biasanya digunakan untuk menampilkan nama dari pengguna yang ada dalam komputer yang tersedia dan komputer yang sedang digunakan saat ini.

Hanya melalui pengetikan perintah whoami dalam CMD, kamu tentunya bisa melihat pengguna yang sedang kamu gunakan di dalam komputer tersebut.

Baca juga: 26 Komponen Komputer Lengkap dengan Penjelasan dan Fungsinya

3. Diskpart

Diskpart adalah perintah CMD untuk mengatur partisi hard disk yang kamu gunakan. 

Diskpart sendiri adalah perintah yang ditawarkan oleh Windows agar memberi kemudahan bagi para penggunanya untuk mengelola harddisk

Fungsi perintah CMD diskpart ini adalah untuk mengelola pembagian ruang penyimpanan dalam harddisk.

Apabila merasa belum cukup familiar dengan fungsinya, kamu disarankan untuk menghindari pemakaian fungsi diskpart sebab terdapat risiko berupa kehilangan data.

Akan tetapi apabila penasaran dengan fungsi tersebut, maka kamu bisa mencoba memakai fungsi tersebut melalui mengetik diskpart pada jendela CMD. 

Sesudah menekan Enter, maka jendela CMD akan bertambah satu.

Pada jendela baru tersebut, kamu bisa mengetikkan perintah-perintah CMD lainnya, di antaranya berupa list disk yang menampilkan beragam partisi hard disk yang kamu gunakan beserta dengan jenisnya.

4. Ipconfig

Ipconfig merupakan perintah-perintah CMD yang terdapat pada sistem operasi Windows. 

Fungsi perintah CMD ini adalah untuk menampilkan konfigurasi dari IP Address komputer.

Melalui perintah CMD ipconfig ini, maka kita bisa melihat apa saja konfigurasi yang masuk ke dalam komputer.

5. Hostname

Hostname adalah perintah CMD dasar pada Windows yang biasanya digunakan untuk melihat jaringan maupun nama host yang terhubung denganmu.

6. Getmac

Getmac adalah perintah CMD yang digunakan untuk melihat alamat fisik maupun address mac dari sebuah komputer.

Kamu bisa mencobanya dengan langsung saja mengetikkan getmac, di mana selanjutnya, akan muncul seluruh address mac dari komputer tersebut

7. Taskmgr

Taskmgr adalah perintah CMD yang berfungsi untuk melakukan panggilan melalui CMD ke Task Manager.  

Penggunaannya cukup mudah, yaitu hanya dengan menuliskan taskmgr di CMD lalu pilih Enter.

Pada Task Manager, akan muncul beberapa data misalnya Memory, Network, Disk, dan penggunaan CPU. 

Apabila ingin menutup aplikasi yang sedang mengalami error atau freeze saat dijalankan, coba gunakan Task Manager.

Baca juga: Apa Itu Colocation Server? Manfaat, Kelebihan & Kekurangannya

8. Chdir

Chdir adalah perintah CMD yang digunakan untuk mengetahui folder mana saja yang saat ini sedang aktif. 

Selain itu, melalui chdir kita bisa berpindah dari satu folder ke folder lainnya lewat CMD. 

Apabila mau berpindah menuju folder utama (root), bisa melalui chdir lalu klik Enter.

9. Systeminfo

Systeminfo adalah perintah CMD yang berguna dalam memperlihatkan informasi dari komputer yang sedang digunakan. 

Informasi apapun yang berhubungan dengan komputer yang sedang kamu gunakan, bisa didapatkan melalui perintah tersebut.

Kamu bisa mencobanya dengan mengetikkan system info di CMD, lalu pilih Enter.

10. Tree

Tree adalah perintah CMD yang berguna untuk memunculkan struktur pada suatu folder. 

Jadi kalau kamu ingin melihat sub folder secara lengkap dengan singkat, bisa melalui Tree. 

Untuk mencobanya, ketikkan tree pada CMD, lalu klik Enter.

Demikianlah pembahasan tentang macam-macam perintah CMD lengkap dengan fungsinya. 

Setelah membaca artikel ini, tentunya kamu tahu bahwa ada banyak sekali perintah CMD yang dapat digunakan. Fungsinya juga beragam sesuai dengan kebutuhan kamu. 

Nah, sampai di sini, adakah informasi seputar teknologi lain yang ingin kamu ketahui? 

Jika iya, yuk langsung saja baca kumpulan artikelnya di blog Jagoan Hosting

Semoga bermanfaat!

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like