Saat membuat konten website riset keyword sangat penting, Namun beberapa orang kesusahan untuk melakukannya. Nah, Artikel ini akan membahas tentang cara riset keyword yang benar untuk mendapatkan kata kunci yang potensial dan mendapatkan banyak trafik.

Sebelum masuk tentang bagaimana melakukan research keyword, Kamu harus memahami terlebih dahulu tentang pengertiannya.

Apa itu Riset Keyword

Riset keyword adalah proses menentukan kata kunci apa yang cocok untuk digunakan saat membuat artikel di blog atau website. Dengan melakukan riset bisa mengetahui apa saja frasa yang digunakan orang saat melakukan pencarian di search engine seperti Google, bing, dan sebagainya.

Ketika kamu melakukan riset kamu bisa mengetahui tentang keyword apa yang potensial untuk dijadikan sebagai konten. Ketika kamu mendapatkan keyword yang potensial kamu bisa lebih mudah mendapatkan trafik atau pengunjung ke website kamu.

Jenis keyword terbagi menjadi 2 yaitu; Short Tail Keyword dan Long Tail Keyword. Namun beberapa orang menyebutkan ada 4 ditambah dengan Keyword abadi dan keyword musiman. Setelah mengetahui tentang tentang yang satu ini, Lanjut mengetahui tentang seberapa penting riset keyword.

Mengapa Riset Keyword Sangat Penting

Mungkin kalian bertanya, Seberapa penting riset keyword? Riset keyword berfungsi untuk menentukan kata kunci yang potensial atau mengetahui mengetahui topik apa saja yang dicari orang di Google.

Saat kamu mengetahui topik yang apa saja yang dicari orang di google kamu bisa membuat artikel yang berkualitas dengan menargetkan keyword tersebut. Dengan riset inilah kamu juga bisa mengetahui perkiraan jumlah visitor yang mencari keyword dan melihat persaingan di search engine.

Jika kamu tidak melakukan riset keyword kamu tidak bisa mengetahui jumlah pencarian dan tingkat kesulitan keyword yang kamu targetkan.

Sebagai contoh, Kamu membuat konten dengan menargetkan keyword sesuai kehendak kamu, Setelah kamu cek artikel yang kamu buat berada di page one hasil pencarian. Namun artikel tersebut tidak mendapatkan trafik, Ketika kamu cek ternyata keyword tersebut volume pencarian rendah dan tingkat kesulitan rendah.

Contoh Lainnya, Kamu mentarget keyword “Jual Kemeja Pria” Saat kamu tidak melakukan riset kamu tidak akan tahu tingkat kesulitan keyword tersebut. Padahal keyword tersebut memiliki tingkat kesulitan yang tinggi karena jenis commercial keyword dan page one kebanyakan diisi oleh website marketplace seperti shopee, tokopedia, dll. Jadi kamu akan sia-sia membuat konten dengan keyword tersebut.

Itulah penjelasan tentang seberapa penting melakukan riset keyword, Nah sebelum kamu belajar cara riset keyword kamu harus mengetahui terlebih dahulu metrik-metrik yang harus diperhatikan dalam melakukan research keyword 

Metrik yang Harus Diperhatikan Saat Melakukan Research

Terdapat beberapa metrik yang harus kamu perhatikan saat melakukan riset, Apa saja metrik tersebut? Yuk lihat penjelasannya

1. Volume Pencarian 

Metrik pertama yaitu volume pencarian, Saat melakukan riset kamu harus melihat seberapa banyak orang yang menggunakan keyword tersebut. Biasanya jumlah volume pencarian yang ditampilkan di tools riset keyword adalah jumlah pencarian setiap bulan.

Kamu bebas menentukan jumlah volume pencarian yang kamu targetkan, Setidaknya volume pencarian diatas 500 perbulan. 

2. Keyword Difficulty 

Metrik ini menunjukkan tingkat kesulitan sebuah keyword yang  berada di halaman pertama hasil pencarian. Semakin tinggi nilai KD-nya maka semakin sulit untuk bersaing di halaman satu google. Biasanya ditunjukkan dengan nilai 1-100.

Metrik ini harus sangat diperhatikan, Pastikan tingkat kesulitan keyword kamu rendah. Kecuali website kamu sudah memiliki authority yang tinggi kamu bisa menargetkan keyword dengan KD yang besar.

Biasanya semakin tinggi KDnya maka semakin besar pula volume pencariannya. Buat kamu yang baru membuat website, Setidaknya kamu menargetkan keyword dengan KD dibawah 20 dari skala 1-100.

3. Keyword Suggestion

Metrik ini menunjukkan tentang saran kata kunci dari kata kunci utama yang kamu targetkan. Umumnya, metrik ini akan memberikan saran long tail keyword yang relevan dengan keyword yang kamu targetkan.

Long tail keyword merupakan kata kunci yang mengandung setidaknya tiga kata atau lebih. Kamu bisa menjadikan keyword suggestion sebagai judul konten kamu, Menggunakan long tail keyword berpotensi menarik lebih banyak pengunjung.

Keyword suggestion juga bisa dikatakan keyword variasi yang bisa kamu gunakan di dalam konten artikel kamu. Menerapkan long tail keyword/keyword variasi di dalam konten sangat disarankan karena berpotensi mendapat lebih banyak pengunjung.

4. Search Engine Result Page 

SERP berfungsi untuk melihat dan menunjukkan laman-laman yang menduduki page one hasil pencarian berdasarkan keyword yang kamu riset. Metrik ini sangat bermanfaat untuk melihat siapa saja yang berada di halaman satu google.

Tools Riset Keyword

Setelah kamu mengetahui tentang metrik-metrik yang perlu diperhatikan kamu bisa langsung praktik dengan menggunakan tools riset keyword berikut ini. Tools ini ada yang versi berbayar dan versi gratisnya. Berikut ini daftar tools riset keyword terbaik :

1. Ubersuggest by NeilPatel

Ubersuggest by Neil Patel merupakan tools riset keyword gratis terbaik saat ini, Tools riset ini memberikan metrik yang sangat lengkap, Bahkan bisa dikatakan tools freemium atau tools gratis yang fiturnya seperti premium.

Cara riset keyword dengan Ubersuggest sangat mudah, Kamu cukup memasukkan keyword yang ingin kamu riset, Dan nanti akan muncul metrik-metrik yang bisa kamu analisa. Karena ini tools gratis, Beberapa metrik seperti search volume kurang begitu update. Namun kamu bisa dijadikan patokan karena datanya tidak jauh berbeda.

2. Google Keyword Planner

Google Keyword Planner adalah tools riset gratis milik google, Kamu bisa bebas menggunakan tools riset keyword ini dengan semaksimal mungkin. Dengan tools ini kamu bisa mengetahui estimasi traffic dari target keyword yang kamu gunakan.

Untuk pemakaian nya cukup mudah, cukup masukkan keyword yang ditargetkan dan kamu bisa melihat beberapa metrik seperti Keyword Suggestion dll.

Saat kamu mengetikkan sebuah keyword di google, Kamu akan mendapatkan beberapa rekomendasi keyword. Google akan menyediakan saran long tail keyword terkait dengan kata kunci yang dicari secara real time.

Google related keyword
Google related keyword

Google Related Search hanya bisa menampilkan keyword suggestion saja, Kamu tidak bisa melihat metrik seperti Search Volume dan Keyword Difficulty untuk mengetahui seberapa sulit persaingan keywordnya.

4. Ahrefs

Ahrefs adalah tools riset keyword berbayar terbaik, Tools ini memberikan metrik yang sangat lengkap dan datanya di update setiap jam. Dengan begitu kamu bisa lebih mudah dalam melakukan riset keyword. 

Namun sayangnya harga berlanggan tools riset keyword ini sangat mahal, Kamu setidaknya harus menyiapkan $99 setiap bulannya. Harga tersebut sebanding dengan fitur- fitur didalamnya. Dengan Ahrefs kamu bisa melakukan Site explorer, Keywords explorer, Site audit, Rank tracker, Content explorer.

Cara Riset Keyword dengan Ahrefs
Cara Riset Keyword dengan Ahrefs

Berikut cara riset keyword menggunakan Ahrefs :

  1. Buka Ahrefs Keyword Explorer
  2. Masukkan keyword yang akan di riset lalu tekan enter
  3. Setelah data muncul lakukan analisa dan riset terhadap data tersebut, Seperti Volume pencarian, Keyword Difficulty, Hingga keyword Ideasnya.
  4. Tentukan keyword yang menurut kamu sesuai untuk ditarget 

Dalam melakukan Riset Keyword Ahrefs memiliki banyak kelebihan seperti, Data sangat lengkap dan selalu update, serp position, hingga Informasi estimasi jumlah backlink untuk memasuki page one. Dengan fitur tersebut kamu bisa lebih mudah untuk menemukan keyword potensial.

5. Semrush

Sama halnya dengan tools riset keyword lainnya, Tools ini menyediakan fitur untuk menganalisa sebuah keyword. Semrush menyediakan versi berbayar dan gratis, Versi gratisnya kamu mendapatkan akses untuk melakukan riset keyword 10 kali pencarian dalam 24 jam.

Untuk menggunakan versi gratisnya kamu diharuskan untuk melakukan pendaftaran akun terlebih dahulu. Akses akun versi gratis di SEMrush terbatas. Kamu tidak dapat melihat semua keyword suggestion yang dihasilkan, Untuk mendapatkan informasi lebih banyak kamu harus menggunakan versi berbayarnya.

6. MOZ

Sama halnya dengan Semrush, Tools riset keyword ini juga menyediakan versi berbayar dan gratis. Kamu harus mendaftar terlebih dahulu menjadi member untuk bisa melakukan riset keyword secara gratis. Versi gratisnya kamu bisa mendapatkan akses untuk melakukan 10 riset keyword.

Menggunakan MOZ versi gratis tidak memberikan hasil maksimal. Hasil dari riset keyword tidak memberikan informasi yang lengkap, seperti volume pencarian per bulan dan SERP yang ditunjukkan juga hanya sampai tiga situs teratas.

Tips dan Cara Riset Keyword

Saat melakukan riset keyword terdapat beberapa tips dan cara agar keyword yang ditargetkan sangat potensial untuk mendapatkan page one. Lantas bagaimana tips dan caranya?

Saat melakukan riset keyword, Kamu harus memperhatikan metrik utama seperti Keyword Volume dan Keyword Difficulty. Kedua metrik tersebut yang nantinya dianalisa terlebih dahulu untuk menentukan keyword utama.

Saat menganalisa kedua metrik tersebut harus sangat diperhatikan, Karena biasanya semakin tinggi search volumenya semakin tinggi juga keyword difficulty nya. Maka dari itu pastikan jika keyword difficulty tidak lebih dari 20 jika website kamu masih baru.

Kamu boleh mencari keyword dengan KD diatas 20 dengan search volume yang sebanding atau besar, Asalkan kamu yakin dengan keyword yang kamu targetkan website kamu bisa berada di page one.

Itulah beberapa informasi mengenai cara riset keyword dan tools-tools pendukung dalam melakukan research. Mulai sekarang kamu bisa belajar seo untuk bisa menargetkan keyword dengan volume pencarian besar walaupun KDnya tinggi.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like