SEO adalah salah satu strategi yang digunakan untuk meningkatkan dan mengoptimasi kualitas website agar mendapat posisi teratas di pencarian Google. Istilah ini mungkin masih terasa asing bagi sejumlah orang, padahal penerapan SEO penting untuk bisnis.

Konsep SEO bisa dikatakan sebagai salah satu strategi pemasaran digital yang tidak lain bertujuan untuk mencapai target bisnis, baik dari segi penjualan maupun eksposur. Lantas, bagaimana cara kerja SEO dan mengapa sebuah bisnis membutuhkan SEO? Temukan jawabannya di artikel ini ya, Sob!

Apa itu SEO?

Apa itu SEO?
gambar dari unsplash

SEO adalah kependekan dari Search Engine Optimization dan merupakan sebuah teknik yang digunakan untuk mendapatkan ranking di halaman pencarian Google. Konsep adanya SEO adalah menerapkan tips yang disarankan oleh Google untuk membuat konten dan website yang sesuai standar Google.

Secara sederhana, setiap website pasti akan berlomba-lomba untuk berada di posisi teratas mesin pencarian Google. Mengapa? Karena pengguna cenderung memilih website yang ditampilkan paling awal oleh Google. Dengan menerapkan tindakan yang disarankan oleh Google, maka website kamu akan ditampilkan di posisi atas sesuai kata kunci yang dicari oleh pengguna. 

Berada di posisi atas tentu akan memberikan keuntungan bagi sebuah website. Jumlah kunjungan dan lalu lintas website akan meningkat. Sehingga berpotensi untuk menghasilkan konversi, seperti pembelian produk.

Namun, perlu diketahui bahwa proses optimasi website menggunakan SEO membutuhkan waktu untuk melihat hasilnya. Kamu juga harus menerapkannya secara rutin untuk mendapatkan hasil maksimal. 

Selain itu, Google juga sering melakukan pembaruan untuk algoritma pencarian mereka dengan tujuan perbaikan dan pelayanan lebih baik kepada pengguna. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu mengikuti perkembangannya.

Cara kerja SEO

Meskipun terlihat sederhana, praktis, dan mudah, penerapan SEO tidak semudah hanya menerapkan saran yang diberikan oleh Google. Sebenarnya, tujuan adanya SEO adalah meningkatkan performa sebuah website. Sehingga, ketika seorang pengguna mencari informasi dengan kata kunci tertentu di Google, mereka akan menemukan informasi yang dibutuhkan. Lantas, cara kerja SEO?

Cara kerja SEO adalah bergantung pada web crawler Google yang bertugas untuk memeriksa dan mengunjungi setiap website aktif di internet. Tool inilah yang membuat Google bisa menampilkan berbagai macam konten dan informasi sesuai permintaan pengguna. 

Secara sederhana, ada 3 tahapan bagaimana sebuah konten di website bisa ditemukan oleh Google web crawler. Berikut penjelasannya:

  • Crawling pada SEO adalah proses pengumpulan data dan konten dari berbagai jenis website, baik berupa laman baru rilis atau halaman yang baru saja diupdate.
  • Indexing adalah tahapan dimana crawler Google mulai mempelajari isi konten, menyimpannya, dan mengelompokkannya untuk ditampilkan sesuai kebutuhan audiens. 
  • Ranking pada SEO adalah tahapan akhir dimana Google akan menampilkan daftar konten pada website sesuai dengan kata pencarian oleh pengguna. Di sinilah tujuan SEO, yaitu untuk mencapai ranking atas di halaman pencarian.

Baca juga: 7 Cara Cepat Belajar SEO untuk Pemula

Manfaat SEO

SEO adalah elemen penting untuk mendapatkan ranking di halaman pertama bahkan daftar teratas pencarian Google. Sebagaimana penjelasan sebelumnya, pengguna lebih sering memilih hasil teratas daripada harus melihat website di daftar bawah atau bahkan halaman selanjutnya. Oleh karena itu, mendapatkan peringkat atas dengan SEO adalah sebuah kompetisi dengan website lainnya.

Mengapa sebuah bisnis membutuhkan SEO? SEO adalah strategi yang bisa digunakan untuk membantu meningkatkan performa bisnis dari sisi pemasaran digital. Misalnya, sebuah website mendapatkan ranking atas, maka besar kemungkinan pengguna internet tersebut akan mengenali dan mengingat nama website tempat ia mendapatkan informasi. Hal ini disebut dengan brand awareness, dimana seseorang mengenali nama suatu brand.

Selain meningkatkan brand awareness, manfaat SEO adalah untuk mendapatkan nilai konversi bisnis yang lebih tinggi. Semakin banyak pengunjung website, maka besar kemungkinan untuk mendapatkan konsumen atau pembeli dari kunjungan tersebut.

Jenis-jenis SEO

Optimasi website dengan menggunakan SEO dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu SEO on page, SEO off page, dan technical SEO. Ketiga jenis ini memiliki tujuan yang sama untuk meningkatkan performa website, namun fokus area yang dikerjakan berbeda. Berikut penjelasan dari jenis-jenis SEO adalah:

SEO on page

On page pada SEO adalah jenis optimasi yang dilakukan dengan melakukan beberapa tindakan atau perubahan pada konten atau website. Terdapat beberapa aspek yang termasuk ke dalam SEO on page, yaitu judul konten, struktur konten, permalink, penggunaan keyword, kualitas konten, internal link, gambar pada konten, meta description, tag, dan lainnya.

Pada dasarnya, SEO on page adalah optimasi yang paling sering dilakukan karena cenderung lebih mudah untuk diterapkan. Namun, penerapan SEO on page yang optimal akan lebih mempermudah agar sebuah konten dapat muncul di daftar atas pencarian Google.

SEO off page

SEO off page adalah upaya optimasi yang dilakukan di luar konten atau website. Optimasi ini biasanya dilakukan dengan adanya backlink dan melakukan promosi di sosial media. Tujuan dari optimasi ini adalah menginformasikan kepada Google tentang manfaat dan relevansi dari konten tersebut.

Sehingga, ketika sebuah konten website sering dibagikan ke media atau platform di luar website, hal ini menandakan bahwa pengguna menemukan informasi yang diinginkan di halaman tersebut. Hal ini dapat menjadi indikator bagi Google terkait kredibilitas dari website itu sendiri.

Technical SEO 

Selain dari segi konten website, Google juga mempertimbangkan performa sebuah website untuk menampilkannya di daftar atas pencarian. Sederhananya, Google tidak akan memberi ranking pada website yang lambat saat diakses dan memberi ketidaknyamanan bagi pengguna, baik dari segi UI atau UX.

Oleh karena itu, tujuan adanya technical SEO adalah meningkatkan dan mengoptimasi performa website agar sesuai dengan standar Google. Terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan pada technical SEO, yaitu XML Sitemap, tombol navigasi, kecepatan loading website, struktur dan layout, keamanan situs (SSL), dan tema yang responsif.

Faktor SEO ranking

Secara teknis, SEO adalah serangkaian indikator yang digunakan oleh Google dalam menentukan ranking website di hasil pencarian. Indikator tersebut memuat beberapa poin yang mengacu pada kualitas konten dan performa website itu sendiri. Beberapa poin itu yang kemudian disebut sebagai faktor SEO ranking. 

Ada beberapa hal yang termasuk dalam faktor SEO ranking, yaitu:

  • User experience adalah faktor-faktor yang terkait dengan pengalaman user saat mengunjungi halaman pada suatu website. Hal ini dapat dinilai dari interaksi pengunjung website terhadap setiap elemen yang ada, seperti tombol navigasi. 
  • Relevancy artinya keterkaitan antara informasi yang dibutuhkan oleh pengguna terhadap konten yang disediakan di halaman website.
  • Authority merujuk pada kredibilitas atas informasi yang disampaikan di sebuah website. Apakah konten memuat hal-hal yang relevan dan akurat atau tidak.
  • Value menunjukkan kebermanfaatan dari informasi yang disampaikan di konten website. Melalui poin ini, Google dapat menentukan kualitas dari sebuah halaman website.

Nah, itu dia pembahasan mengenai apa itu SEO dan detailnya, Sob! Intinya, SEO adalah salah satu upaya untuk mencapai target pemasaran secara digital melalui optimasi performa website, baik dari sisi konten maupun teknis. Tujuan utama dari penerapan SEO adalah memperoleh peringkat teratas di halaman pencarian Google. 

Bagi bisnis, hal ini dapat menjadi upaya untuk membangun brand sekaligus meningkatkan penjualan. Jadi, apakah website kamu sudah menerapkan SEO, Sob?

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like