Digital marketing adalah strategi pemasaran yang diterapkan dengan memanfaatkan platform digital untuk mempromosikan sebuah produk atau jasa. Penerapan strategi ini tentu mengikuti perkembangan era digital yang menuntut tim pemasaran untuk menjangkau konsumen mereka di internet demi keberhasilan target.

Tidak bisa dipungkiri bahwa penerapan strategi digital marketing berdampak signifikan pada pemasaran produk atau jasa. Selain itu, model pemasaran ini juga dinilai lebih dinamis, sehingga satu strategi tidak bisa terus diimplementasikan seterusnya. Faktor jenis platform yang digunakan dan segmentasi audiens juga menjadi elemen penentu.

Lalu, sebenarnya apa itu digital marketing dan seperti apa saja jenis digital marketing? Simak penjelasannya di artikel berikut ini ya, Sob!

Apa itu digital marketing?

Digital marketing adalah sebuah aktivitas pemasaran yang dilakukan melalui media digital, baik melalui media sosial atau iklan digital. Meningkatnya penggunaan internet dan media sosial telah mengubah strategi pemasaran dalam mempromosikan brand, produk, atau jasa kepada konsumen.

Pada dasarnya, tujuan utama digital marketing adalah menjangkau konsumen seluas-luasnya. Jika, melalui cara konvensional hal tersebut terbilang sulit dan membutuhkan biaya besar, strategi digital marketing memberikan solusi untuk membuatnya lebih efektif.

Penerapan strategi digital marketing adalah sebuah metode memanfaatkan potensi dari banyaknya pengguna media digital untuk mencapai target penjualan. Selain itu, manfaat digital marketing adalah menjangkau para pembeli potensial karena sejumlah fitur iklan pada sosial media memungkinkan untuk melakukan segmentasi secara detail.

Baca juga: Ini 5 Cara Membuat Toko Online Sendiri Mudah untuk Pemula!

Strategi digital marketing

Hal yang perlu diperhatikan dalam menerapkan strategi digital marketing adalah cara pendekatannya. Media sosial dan platform digital lainnya bersifat sangat dinamis. Selain itu, pengguna kurang tertarik jika pemasaran dilakukan menggunakan teknik hard-selling. 

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengimplementasikan strategi digital marketing:

Menentukan buyer persona

Buyer persona pada digital marketing adalah profil target konsumen yang menjadi acuan untuk menyusun jenis dan strategi pemasaran. Anda perlu menentukan dan membuat buyer personal secara spesifik. Dengan demikian, iklan ataupun strategi pemasaran yang dilakukan dapat berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.

Mengidentifikasi tren pada segmen pasar

Setelah menentukan buyer personal, hal yang perlu dilakukan dalam penerapan digital marketing adalah mengidentifikasi kebutuhan mereka. Apa saja kesukaan mereka? Apa permasalahan mereka? Dan pendekatan seperti apa yang mereka sukai?

Hal tersebut dapat membantu Anda untuk memberikan jenis iklan atau cara pemasaran yang sesuai. Data tersebut dapat diperoleh melalui riset pasar, mengikuti forum diskusi online terkait, atau bergabung di Twitter Spaces. 

Menyusun marketing plan

Strategi tanpa rencana sama saja seperti berperang tanpa senjata. Hal terpenting sebelum eksekusi digital marketing adalah penyusunan marketing plan. Riset buyer persona akan berakhir sia-sia tanpa adanya perencanaan matang dan hanya akan berisiko kegagalan. 

Marketing plan pada digital marketing adalah perencanaan strategi pemasaran untuk mencapai target dalam periode tertentu. Dengan adanya perencanaan ini, promosi yang dilakukan dapat lebih terfokus dan berjalan efisien.  

Mengoptimalkan media pada digital marketing

Di tengah maraknya penggunaan media sosial, ada banyak jenis platform untuk dimanfaatkan dan dioptimalkan dalam mencapai target digital marketing. Media tersebut dapat Anda gunakan untuk memperluas jangkauan bisnis. Namun, perlu diketahui bahwa setiap jenis media sosial memiliki karakteristik khas. Oleh karena itu, pastikan juga untuk menyesuaikan strategi Anda berdasarkan media yang dipilih.

Menerapkan strategi copywriting

Meskipun beralih menggunakan media digital, penggunaan kata-kata persuasif tetap dibutuhkan dalam digital marketing. Misalnya, Anda tetap harus membuat kalimat atau caption yang menarik untuk konten Instagram. Hal inilah yang kemudian disebut sebagai copywriting. 

Copywriting adalah teknik menulis yang bertujuan untuk membujuk orang lain agar melakukan aksi yang diinginkan. Hal ini tentu membutuhkan kemampuan tersendiri terutama jika ingin menyampaikan pesan promosi secara implisit. 

Evaluasi dan perbaikan

Di akhir pelaksanaan promosi atau suatu campaign, pastikan untuk selalu melakukan evaluasi. Hal ini bertujuan untuk memastikan apakah strategi digital marketing yang diterapkan berhasil mencapai target atau belum. Lakukan pengecekan apakah usaha atau modal yang dikeluarkan sebanding dengan hasil yang diperoleh.

Untuk mempermudah proses evaluasi, akan lebih baik jika Anda telah menyiapkan metrik. Hal ini akan mempermudah proses identifikasi bagian mana yang perlu dipertahankan, diperbaiki, dan dihapus.

Manfaat digital marketing

Ada sejumlah manfaat digital marketing yang bisa diperoleh sebuah bisnis untuk melancarkan dan memperluas jangkauan promosi mereka. Berikut beberapa di antaranya:

Jangkauan luas

Manfaat utama digital marketing adalah memberi jangkauan yang lebih luas. Pengguna internet dan sosial media sudah semakin meningkat sehingga besar kemungkinan ada banyak pembeli potensial di area digital tersebut. Oleh karena itu, manfaat digital marketing adalah memberi kesempatan kepada sebuah bisnis untuk lebih mudah dalam menjangkau mereka.

Baca juga: Internet of Things (IoT) : Pengertian, Manfaat, Contoh, Cara Belajar

Efektif dan efisien

Penerapan digital marketing adalah solusi untuk strategi pemasaran yang praktis, efektif, dan efisien. Suatu bisnis tidak membutuhkan biaya sangat besar untuk melakukan iklan seperti pada cara konvensional. Selain itu, strategi ini juga bisa dilakukan dengan mudah dan dari mana saja, baik itu meja kantor atau di rumah.

Ada beragam tools digital marketing dan platform media digital yang bisa digunakan untuk mengoptimalkan cara ini. Dengan demikian, baik proses pemasaran produk maupun membangun sebuah branding dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Membentuk branding 

Digital marketing adalah salah satu cara untuk membangun branding dengan pendekatan yang lebih menarik. Kamu tidak perlu hanya menjual produk untuk mengenalkan nama brand kepada konsumen. Pendekatan pada digital marketing pada umumnya lebih mengarah pada soft-selling.

Selain itu, manfaat digital marketing adalah untuk menandakan kehadiran suatu brand di media online. Hal ini tentu berfungsi memudahkan pencarian secara digital oleh para pembeli potensial.

Kemudahan evaluasi

Evaluasi juga dapat dilakukan dengan mudah dan lebih terukur dengan diterapkannya digital marketing. Salah satu manfaat digital marketing ini akan membantu tim pemasaran untuk mengecek bagian mana yang perlu ditingkatkan atau diganti.

Selain itu, platform media digital juga banyak yang memberikan informasi terkait untuk mempermudah evaluasi, seperti jumlah jangkauan konten iklan, konversi, dan jumlah penonton.

Jenis digital marketing

Pada dasarnya, ada banyak jenis digital marketing yang bisa diterapkan melalui beragam pilihan platform media digital. Berikut adalah beberapa yang paling sering digunakan dalam digital marketing adalah:

Social media marketing

Seiring dengan meningkatnya minat pada penggunaan media sosial, melakukan promosi di media ini tentu akan memberikan nilai yang signifikan untuk target pemasaran. Ada beberapa platform media sosial yang bisa digunakan, seperti Instagram, Facebook, dan Twitter.

Namun, perlu diketahui bahwa setiap media sosial memiliki karakteristik masing-masing. Jadi, kamu harus menyesuaikan strategi sesuai dengan hal tersebut. Selain itu, media sosial juga mulai dilengkapi fitur khusus yang semakin membantu untuk promosi.

Baca juga: Era Revolusi Industri 4.0 : Semua Hal Yang Perlu Kamu Ketahui

SEO

Search Engine Optimization atau SEO adalah salah satu teknik yang berfungsi untuk mendapatkan rangking atas di halaman pencarian Google. Teknik ini dinilai efektif untuk membangun brand dan meningkatkan kunjungan pada website yang berpotensi konversi, baik pembelian atau pengunduhan. 

SEM

Lain dari SEO, Search Engine Marketing (SEM) adalah teknik yang dilakukan khusus untuk memenangkan iklan di halaman pencarian Google. Pihak pemasar biasanya akan dikenakan biaya untuk setiap klik dari pengunjung yang ia peroleh.

Sebelum menggunakan jenis digital marketing ini, pastikan untuk melakukan riset target konsumen dan jenis produk yang sesuai dengan mereka. Jika tidak, kamu tentu hanya akan membayar biaya namun konversi kecil.

Native advertising

Jenis digital marketing berupa native advertising biasanya banyak ditemukan di sejumlah platform media sosial, seperti Twitter. Sederhananya, native advertising dalam digital marketing adalah jenis konten berbayar yang menjadi bagian fitur media sosial.

Berbeda dari iklan pada umumnya, konten ini terlihat seperti konten bukan iklan. Dengan demikian, potensi pengguna untuk mengklik dinilai lebih tinggi. Selain itu, native ads ini hanya akan muncul di laman pengguna yang relevan saja.

Google My Business

Fitur Google My Business adalah layanan gratis dari Google yang memungkinkan bisnis untuk memasang informasi umum tentang bisnis mereka, seperti alamat, kontak, jam operasional, review, dan lainnya. Hal ini memberikan kemudahan kepada calon pembeli yang ingin mencari tahu profil suatu bisnis. 

Itulah uraian mengenai digital marketing, Sob! Pada dasarnya, digital marketing adalah teknik pemasaran secara digital. Pihak pemasar pun dapat memilih jenis digital marketing yang sesuai dengan kebutuhan mereka, seperti penentuan platform digital. Jadi, strategi mana yang ingin kamu terapkan untuk digital marketing kamu, Sob?

4 Shares:
2 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like