Dari berbagai bentuk strategi pemasaran yang terus bermunculan, email marketing masih jadi salah satu andalan bagi banyak perusahaan. Pasalnya, aktivitas mengirim surel atau surat elektronik ini dinilai efektif untuk membangun koneksi kepada para pelanggan.

Bagaimana bisa? Daripada penasaran, yuk langsung simak ulasannya di bawah ini. Cocok untuk kamu yang berniat merintis bisnis!

Apa itu email marketing?

Pengertian email marketing adalah salah satu strategi yang dapat memberikan dua hasil positif, yakni membangun relasi dengan pelanggan sekaligus memperkenalkan produk kamu, baik barang maupun jasa secara jelas dan terperinci.

Meskipun media sosial paling banyak dimanfaatkan untuk melakukan promosi secara langsung, akan tetapi pemasaran melalui email sampai saat ini tetap menunjang para pebisnis, khususnya di bidang penjualan online dalam meningkatkan jumlah pelanggan.

Sebenarnya, contoh email marketing sama halnya ketika kamu sedang menulis surat untuk seseorang. Diawali dengan sapaan, kemudian paragraf pembuka, lalu dilanjutkan dengan isi surat yang menyatakan tujuan kamu mengirimkan pesan tersebut, hingga di akhir surat terdapat Call to Action (CTA) untuk membeli atau menggunakan produk yang kamu tawarkan.

Jenis email marketing

Ternyata, pemasaran melalui email mempunyai banyak sekali jenis, Sob, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan saat proses promosi bisnis nantinya. Apa saja ya jenis-jenisnya?

1. Invitation email

Sesuai namanya, invitation email (email undangan) dikhususkan untuk memberitahu para pelanggan terkait event yang nantinya akan diselenggarakan oleh para pebisnis.

Contoh email marketing adalah misalnya kamu punya bisnis yang berkutat di pembuatan website. Nah, rencananya kamu akan mengadakan webinar terkait website dengan mengundang narasumber terkemuka di bidangnya, maka kamu bisa menginformasikannya melalui invitation email, Sob.

Dalam email tersebut, kamu dapat menginfokan kapan webinar tersebut akan diadakan, apakah berbayar atau gratis, hingga lokasi penyelenggaraan. Jika para pelanggan tertarik, mereka bisa langsung menghubungi kontak yang kamu sematkan dalam invitation email.

2. Digest email

Jenis email pemasaran ini mengandalkan mailing list electronic untuk mengatur seberapa banyak target email pelanggan yang dituju dan durasi waktu pengirimannya.

Contoh sederhananya, dalam sehari, kamu ingin mengirimkan email marketing kepada 10 pelanggan. Nah, nantinya, kamu dapat mengatur kembali proses pengiriman email sesuai kebutuhan, apakah mau diatur dalam per hari/minggu/bulan, hingga jumlah penerima emailnya, bisa 10, 20, bahkan 100 orang per hari.

3. Newsletter

Mengedepankan unsur informatif merupakan ciri khas email marketing jenis newsletter. Pengertian email marketing newsletter adalah pesan yang berisikan berbagai macam informasi, mulai dari promo, rencana event, voucher diskon, hingga penawaran produk terbaru.

Pentingnya email marketing

Meskipun terlihat sederhana, akan tetapi manfaat email marketing mempunyai peranan penting untuk mempertahankan komunikasi dan hubungan antara pebisnis dan pelanggan secara intens.

Terlebih email ini biasanya dikirimkan secara rutin kepada pelanggan, sehingga informasi yang diberikan juga tentunya diperbaharui. Dengan begitu pelanggan merasa hubungan yang terjalin akan terus berlangsung sepanjang waktu.

Kelebihan email marketing

Email marketing adalah salah satu strategi pemasaran yang sudah banyak diimplementasikan pada perusahaan, baik kecil maupun besar. Hal tersebut dikarenakan beberapa kelebihan berikut.

1. Mudah

Menggunakan email sebagai strategi pemasaran merupakan salah satu cara mudah untuk mendapatkan pelanggan secara online. Tentunya, setiap orang mempunyai basic menulis dan merangkai kata-kata untuk menyampaikan informasi yang ingin disampaikan, tidak terkecuali saat mempromosikan sesuatu.

2. Biaya rendah

Bukan rahasia umum lagi jika biaya rendah menjadi salah satu alasan strategi pemasaran email ini begitu digandrungi. Jika dahulu dibutuhkan biaya lebih besar dan waktu yang terkuras habis hanya untuk menjalankan proses pemasaran, kini hanya mengandalkan perangkat pintar dan koneksi internet, pemasaran jauh lebih efektif dan efisien.

3. Meningkatkan pendapatan

Meskipun hasilnya nggak instan, akan tetapi keunggulan email marketing adalah mampu meningkatkan pendapatan secara signifikan lho, Sob! Dilansir dari glints, keuntungan dalam memanfaatkan strategi ini bisa mencapai 81% dibandingkan dengan menggunakan media sosial seperti Twitter maupun Instagram.

4. Target audiens yang sudah terjangkau

Dikarenakan email yang dikirimkan sudah dapat dipastikan akan sampai ke audiens yang memang tertarik dengan bisnis kamu, sehingga informasi yang tersampaikan pun tepat sasaran, Sob.

5. Dampak instan

Tentunya, email pemasaran akan menampilkan hasil yang instan, meskipun perkembangannya sedikit demi sedikit. Jadi, kamu pun bisa tahu, apakah email yang dikirimkan mendorong para pelanggan untuk melakukan transaksi atau tidak.

Cara kerja email marketing

Cara kerja email pemasaran cukup mudah untuk diterapkan. Langkah pertama adalah menulis pesan yang akan ingin kamu sampaikan, lalu selanjutnya pada bagian email server akan melakukan pengiriman secara otomatis ke alamat email yang dituju dan diakhiri dengan proses penyimpanan, sehingga penerima email bisa melihatnya kapan saja.

Cara memulai email marketing

Nah, kalau kamu ingin mulai mencoba strategi pemasaran menggunakan email ini, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui, Sob. Berikut penjelasannya.

1. Pahami kebiasaan pelanggan

Hal paling mendasar adalah memahami bagaimana kebiasaan para pelanggan yang kamu jadikan target pasar.

Misalnya, produk kamu cocok untuk kalangan anak muda yang terkesan santai dan kreatif. Nah, kamu bisa memanfaatkan hal tersebut dengan menyiapkan email pemasaran dengan penggunaan desain dan bahasa yang menarik minat anak muda.

2. Kelompokkan pelanggan

Cara membuat email marketing selanjutnya adalah melakukan pengelompokkan pelanggan. Seperti kamu mengelompokan para pelanggan lama dan baru dengan penyampaian pesan yang berbeda.

3. Buat target penjualan lewat email

Langkah selanjutnya sebagai cara membuat email marketing adalah dengan membuat target penjualan. Untuk menetapkan target penjualan, kamu bisa melakukan riset berapa rata-rata penjualan dari email.

Nantinya, kamu dapat menentukan dalam jangka waktu tertentu, berapa email yang ingin kamu kirimkan ke pelanggan dan pesan apa yang ingin disampaikan di setiap sesi pengiriman.

Misalnya di minggu pertama kamu mengirimkan informasi umum dan di minggu selanjutnya terkait potongan harga.

4. Tetapkan jenis campaign

Berdasarkan pengelompokan pelanggan tadi, kamu perlu menetapkan jenis campaign apa yang cocok, misalnya mengirimkan email dalam bentuk newsletter, digest email, atau lainnya.

5. Lakukan evaluasi hasil

Tak lupa juga untuk melakukan evaluasi hasil, sehingga kamu tahu kalau strategi bisnis yang kamu lakukan mampu mencapai target atau tidak.

Strategi email marketing

Pemasaran melalui email dapat kamu lakukan dengan beberapa strategi di bawah ini:

  • Menyiapkan tools email marketing (seperti tools GetResponse dan Mailchimp membantu kamu dalam mengetahui bentuk email yang menarik minat audience)
  • Menyusun email list (pastikan juga susunan email yang kamu buat sudah terstruktur dengan rapi)
  • Membangun segmentasi email list (nah, kamu bisa menggolongkan pelanggan baru berdasarkan beberapa hal, seperti waktu pertama kali subscribe hingga segmentasi lokasi di mana mereka mengetahui bisnis kamu, apakah dari blog ataupun media sosial)
  • Mengirimkan email blast (pengiriman email blast tentunya akan sangat membantu kamu dalam mengirimkan email ke banyak orang, bahkan hingga ratusan dalam satu waktu saja)
  • Meningkatkan open rate email (pastikan kamu paham bagaimana pesan yang ingin disampaikan ke audience, sehingga kemungkinan email yang dikirimkan akan dibaca)
  • Mencegah email pemasaran masuk ke spam (gunakan hosting terpercaya dan jangan sampai menggunakan kata-kata seperti “murah” ataupun “penawaran terbatas” karena akan dideteksi sebagai pesan yang mengganggu dan diakhiri dengan masuk ke bagian spam)
  • Menganalisis performa email marketing (seperti menggunakan bounce rate untuk mengetahui kapan orang lain menutup email kamu, open rate untuk mengetahui seberapa besar persentase email dibuka hingga deliverability untuk mengetahui keberhasilan email masuk ke pelanggan)
  • Menggunakan balasan otomatis (supaya memberikan respon ke audience-nya juga jauh lebih cepat, Sob!)
  • Mengoptimasi email marketing mobile (karena hampir 50% orang-orang mengakses email melalui perangkat mobile, maka sebisa mungkin pastikan desain email kamu kompatibel dengan tampilan di smartphone, ya!)

Itulah ulasan seputar email pemasaran mulai dari jenis, kelebihan, cara kerja, strategi, hingga pentingnya untuk bisnis. Setelah membacanya, apakah menurutmu email marketing cocok untuk digunakan sebagai strategi pemasaran andalan? 

Jika ingin tahu lebih banyak soal tips marketing yang nggak kalah keren, kamu bisa mempelajarinya di blog Jagoan Hosting, disini.
Namun, jika kamu tertarik menggunakan email marketing setelah mengetahui secara jelas mengenai pengertian email marketing, Jagoan Hosting menawarkan layanan Email Bisnis supaya branding kamu makin dikenal oleh banyak orang. Mulai dari Rp15.000-an aja per bulan, kamu udah dapetin layanan ini dengan fitur seperti Free Migration, File Sharing, dan 2FA Security dengan kapasitas email storage mencapai 10 GB! Jadi, tunggu apa lagi Sob?

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like