Setelah membahas tentang back-end programmer, kali ini kita akan membahas tentang profesi sandingannya yaitu front-end programmer. Jika back-end programmer dikenal sebagai server side, maka front-end programmer dikenal dengan client side. Kenapa begitu? Simak penjelasan lebih lanjut dalam artikel ini. Pada artikel kali ini kita akan membahas profesi yang satu ini, profesi yang menjadi pelaksana ide-ide para UI/UX designer.

Siapakah Front-End Programmer

siapa iti front-end programmer?
gambar dari pexels

Seperti sebutannya, ini adalah profesi yang berinteraksi langsung dengan pengguna atau klien. Inilah alasan mengapa profesi yang satu ini disebut dengan client side. Berbeda dengan back-end programmer yang bertanggung jawab dengan urusan-urusan di belakang layar, profesi ini bertugas menyajikan tampilan yang akan dilihat langsung oleh pengguna.

Kenapa front-end programmer dikatakan berinteraksi langsung dengan klien? Hal ini dikarenakan oleh tanggung jawab yang diemban. Mereka yang berprofesi ini memiliki tanggung jawab untuk menciptakan tampilan yang akan dilihat atau digunakan oleh pengguna. Mereka menjadi penerjemah desain menjadi tampilan nyata yang bisa dimengerti orang awam. Mereka adalah orang-orang yang membangun tampilan lewat Hyper Text Markup Language (HTML), Cascading Style Sheets (CSS) dan JavaScript.

Para front-end developer ini menggunakan tiga hal tersebut untuk coding. Mereka menerjemahkan desain yang sudah dibuat oleh UI/UX designer menjadi tampilan yang nyata dan siap digunakan oleh para pengguna.

UI/UX Designer, Front-End Programmer dan Back-End Programmer

Untuk lebih memahami profesi ini, ada baiknya kita juga memahami profesi lain yang berkaitan. Agar sebuah website bisa siap digunakan oleh para pengguna, ada tiga profesi yang bekerja di balik proses tersebut. Profesi-profesi ini adalah UI/UX designer, front-end programmer dan back-end programmer. Ketiga profesi ini saling berkolaborasi hingga website bisa siap digunakan.

UI/UX Designer

Sesuai dengan namanya, UI/UX designer adalah profesi yang bertugas membuat desain website atau aplikasi sesuai permintaan pengguna. Desain yang dibuat harus berdasarkan kebutuhan dan harapan pengguna. Tugas UI/UX designer hanya sampai membuat sketsa atau layout website atau aplikasi. Namun, bukan berarti profesi ini tidak memahami bahasa pemrograman ya, Sob. Mereka tetap perlu memahami bahasa pemrograman agar desain yang dibuat bisa rasional.

Front-end programmer

Nah, ini profesi yang sedang kita bahas saat ini. Para programmer ini bertugas mewujudkan desain yang sudah dibuat oleh UI/UX designer. Profesi ini mewajibkan seluruh pekerjanya memahami bahasa-bahasa pemrograman. Karena dengan bahasa pemrograman inilah desain tersebut bisa diwujudkan menjadi website atau aplikasi yang siap digunakan.

Back-end programmer

Berbeda dengan hasil kerja dari front-end programmer yang bisa langsung dilihat oleh pengguna, tanggung jawab back-end programmer tidak bisa dirasakan pengguna secara langsung. Inilah mengapa back-end programmer disebut server side. Kamu bisa membaca lebih lengkapnya pada artikel ini.

Skill yang dibutuhkan Front-End Programmer

Ada sepuluh skill yang wajib kamu kuasai jika ingin berkarir di bidang ini. Sepuluh skill tersebut adalah:

  1. HyperText Markup Language (HTML)
  2. Cascading Style Sheets (CSS)
  3. Preprocessor CSS
  4. JavaScript
  5. Version Control
  6. Responsive design
  7. Debugging
  8. Browser developer tools
  9. Web performance
  10. Command Line

Kalau kamu ingin menjadi front-end programmer profesional, kuasai dulu sepuluh skill ini, ya! Nah, kalau Jagoan Hosting juga punya UI/UX DESIGNER, front-end programmer dan back-end programmer, Sob! Semua orang yang mengampu profesi ini sudah memiliki keterampilan yang handal dan nggak perlu diragukan lagi. Makanya, Jagoan Hosting bisa jadi penyedia layanan hosting, VPS, domain, website, dan email terbaik di Indonesia. Semua ini juga berkat totalitas mereka, Sob.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like