Di era digital seperti ini, semakin banyak orang, organisasi, bisnis, dan lainnya yang ingin menunjukan eksistensi di internet. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan situs web. Digunakannya situs web ternyata harus sejalan dengan pemahaman tentang web development.

Kebutuhan dalam kemampuan web development ternyata semakin membuat profesi web developer ataupun penggiat website banyak dicari. 

Oleh karena itu, orang yang ingin mendalami bidang ini harus mengetahui tentang web development.

Lalu, apa itu web development dan bagaimana melakukannya? Nah, artikel ini akan menjawab pertanyaan kamu. Simak penjelasan lengkapnya di sini, ya!

Apa Itu Web Development?

Apa itu web development? Pengembangan web atau web development adalah sebuah proses untuk pemeliharaan sekaligus pembangunan sebuah situs.

Dalam hal ini, tugas web development adalah untuk menciptakan situs yang menarik, kinerjanya cepat dengan sesuai kebutuhan pelanggan. 

Proses pengembangan web ini dilakukan melalui mulai dari desain, konten, pembuatan skrip, persiapan server hingga pengaturan keamanan jaringan.

Spesialisasi yang perlu ada dalam melakukan web development adalah meliputi pembuatan kode halaman situs menggunakan editor teks, menciptakan web memakai dreamweaver, pembaruan blog, dan lain sebagainya.

Jadi kesimpulannya, apa itu web development? Secara sederhana, web development adalah layanan yang meliputi setiap pembuatan, pemeliharaan dan pembaruan situs agar kinerjanya optimal dan sesuai kebutuhan pelanggan.

Dalam sebuah industri, web development adalah sesuatu yang sangat penting karena berperan dalam memperkenalkan dan mempromosikan produk serta layanan kepada calon pelanggan supaya mudah mengenalnya dan membuat sebuah produk dapat mempunyai nilai lebih.

Baca juga: 15 Aplikasi Website Gratis Terbaik Tanpa Coding, Wajib Tahu!

Istilah penting dalam Web Development

Setelah memahami apa itu web development, saatnya mengenal istilah-istilah penting di dalamnya. Adapun beberapa istilah penting dalam web development adalah sebagai berikut:

1. Pengertian Web Developer

Web developer adalah orang di balik layar yang bertugas dalam membuat, memelihara dan mengembangkan website atau web development.

Tugas dan tanggung jawab seorang web developer adalah menghasilkan sebuah website atau aplikasi, seperti tombol menu, kotak pencarian, dan sebagainya. 

Selain itu, mereka juga harus memastikan performa website berjalan secara optimal sesuai kebutuhan pelanggan.

2. Pengertian Program

Program biasanya merujuk pada kumpulan instruksi yang terorganisasi. Kemudian kumpulan instruksi yang terorganisasi ini dieksekusi untuk melakukan sebuah tugas atau fungsi tertentu.

Untuk memproses sebuah program, dibutuhkan sebuah CPU komputer. Sederhananya, program ini adalah sebuah software yang terdapat pada sebuah perangkat.

3. Pengertian Kode

Kode atau kode program merupakan istilah dalam programming yang digunakan untuk mendeskripsikan sebuah instruksi yang ditulis. 

Kode-kode ini ditulis dengan bahasa pemrograman tertentu, seperti Java, C, atau Python.

Seorang web developer wajib menguasai kode atau bahasa pemrograman untuk bisa melakukan tugasnya dengan baik.

4. Pengertian Website

Website adalah kumpulan halaman web yang saling berkaitan dan dapat diakses melalui home page dengan menggunakan sebuah browser melalui sebuah jaringan.

Dewasa ini, membuat website cukup mudah dengan menggunakan beberapa platform yang sudah banyak ditemukan secara online.

Baca juga: Pengertian Maintenance Website, Cara, dan Tujuannya

5. Pengertian IP Address

IP Address atau alamat IP adalah nomor yang digunakan untuk mengidentifikasi alamat komputer server dalam jaringan internet. 

Maka dari itu Sob, jika kamu amati, IP Address satu dengan lainnya memiliki alamat yang berbeda.

6. Pengertian HTTP

HTTP adalah sistem pengaturan yang digunakan dalam mengatur cara pengiriman data antara 2 alat / mesin, misalnya antara server Web dengan perangkat komputer. 

Sistem pengaturan pengiriman data tersebut disebut protokol. 

7. Pengertian Bahasa Program

Bahasa program atau sering diistilahkan bahasa komputer adalah sekumpulan instruksi yang diberikan kepada komputer untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu dalam menyelesaikan suatu permasalahan dan mengolah data sesuai dengan langkah-langkah penyelesaian yang telah ditentukan oleh seorang programmer.

8. Pengertian Front End

Front-end adalah antarmuka pengguna sebuah komputer atau aplikasi. Front-end berguna untuk mudah digunakan dan dipahami pengguna sebuah program atau sistem operasi.

9. Pengertian Back End

Back-end adalah tugas yang dijalankan di belakang layar sebuah website. Seperti halnya front-end, back-end juga mempunyai programer sendiri biasanya dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, Ruby, Python, dan lain-lain. 

10. Pengertian Full-Stack

Selain front-end dan back-end, ada juga full-stack developer yang bertugas mengurusi kedua sisi klien dari front-end ke back-end dan kode software yang menghubungkan kedua nya.

Maka dari itu, seorang full-stack developer tugasnya lebih rumit, kamu harus memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang programming.

11. Pengertian CMS

CMS adalah software yang digunakan untuk membuat website secara otomatis tanpa harus melakukan pemrograman.

Dengan adanya sistem CMS ini juga memungkinkan seseorang untuk menambahkan atau memanipulasi atau mengubah isi dari suatu situs/website. Mulai dari design, pengolahan data, dan juga pengintegrasian dengan hosting.

Baca juga: Inilah 5 Aplikasi Belajar Jadi Developer Mobile Apps

12. Pengertian Wireframe

Wireframe atau juga dikenal dengan mockup. Untuk merancang sebuah produk dan dapat disetujui dan diproduksi, kamu perlu membuat sebuah wireframe terlebih dahulu Sob. 

Dengan kata lain, wireframe adalah purwarupa sebuah desain web atau aplikasi.

13. Pengertian Sitemap

Sitemap berisikan daftar dari bagian-bagian terpenting sebuah website. Sitemap dapat mempermudah sistem memahami struktur situsmu.

Maka dari itu dengan sitemap, search engine dapat mencari dan melakukan crawling sehingga situs tersebut dapat mudah ditemukan oleh pengguna.

14. Pengertian UI

UI atau User Interface adalah wujud tampilan grafis sebuah web atau aplikasi yang dikembangkan. UI adalah bentuk tampilan grafis yang berhubungan langsung dengan pengguna.

Maka dari itu, UI harus memastikan bahwa produk yang kamu buat bisa beroperasi dengan lancar.

15. Pengertian UX

UX atau User Experience adalah rancangan interaksi dengan sebuah produk digital. Semakin baik UX pada sebuah produk, maka semakin nyaman juga orang-orang menggunakannya.

Maka dari itu, sebuah UX harus mempertimbangkan kemudahan pengguna bernavigasi di sebuah web atau aplikasi.

Jenis-Jenis Web Development

Setelah memahami apa itu web development dan istilah-istilah penting di dalamnya. 

Lalu, tahukah kamu apa saja jenis-jenis web development? Adapun beberapa jenis website development adalah:

1. Front End Development

Di sini, front end developer bertugas untuk membangun antarmuka tampilan grafis atau juga disebut UI. 

Hal ini dilakukan untuk mencapai tujuan bisnis mereka dalam membuat situs. Itulah kenapa jenis yang satu ini cukup penting bagi pengusaha.

2. Back End Development

Di sini, developer bertugas untuk mengelola program, server, serta software situs supaya semua fiturnya berjalan dengan baik. 

Back end developer dilakukan saat tidak dilihat yakni bekerja dari sistem, mulai dari sistem operasi, basis data, API, dan server.

3. Full Stack Development

Di sini, cara kerja developer berada di antara sisi front-end dan back-end

Full stack developer bertugas untuk menciptakan situs, program software, mulai dari awal sampai akhir pembangunan.

Kinerja pada seorang full stack developer ini sangatlah lengkap karena harus memahami lebih mendalam tentang programming.

4. Website Development

Website development adalah sebuah praktik pengembangan website yang dilakukan oleh seorang web developer

Website development mencakup front end, back end, dan full stack development.

5. Embedded Development

Embedded development adalah pengembangan pada semua jenis hardware. Misalnya adalah teknologi Bluetooth dan asisten virtual pada gadget

Dalam pengembangannya, ada banyak skill yang perlu dikuasai, di antaranya adalah bahasa pemrograman C++ dan Python.

6. Mobile Development

Aplikasi pada mobile memiliki proses operasional yang berbeda dari situs web dan program software lainnya. 

Maka dari itu, mobile development adalah solusinya karena ia merupakan praktik pengembangan aplikasi untuk smartphone atau tablet.

Seorang mobile developer harus menguasai Application Programming Interface (API), dengan begitu kamu dapat mengambil data dari platform lain untuk diteruskan pada tampilan mobile.

7. Desktop Development

Desktop development adalah praktik yang dilakukan dekstop developer dalam mengembangkan aplikasi yang beroperasi secara lokal di perangkat.

Beberapa aplikasi hasil karya desktop developer sudah biasa kamu gunakan seperti Adobe Photoshop, Corel Draw, dan Microsoft Office. 

Baca juga: 10 Rekomendasi Website Builder Terbaik untuk Situs Web!

8. Game Development

Game development adalah proses penulisan kode untuk pengembangan video game. 

Skill yang dibutuhkan game developer tumpang tindih dengan mobile development karena, video game yang dibuat juga beroperasi di smartphone.

Perbedaan mencoloknya adalah seorang game developer harus memiliki skill bahasa pemrograman C++ karena mayoritas aplikasi dirancang menggunakan bahasa pemrograman C++. 

9. Security Development

Security development adalah proses membuat sistem keamanan untuk software dan website. Seorang security developer biasanya melakukan tindakan hacker yang etis.

Misalnya, dengan mengeksplorasi website untuk menemukan error dan juga membangun sistem untuk menemukan serta memperbaiki risiko keamanan.

Proses Kerja Web Development

Setelah memahami apa itu web development, istilah penting, dan jenis-jenisnya, kini kamu harus tahu juga bagaimana proses kerjanya. 

Adapun penjelasan mengenai proses kerja web development adalah sebagai berikut:

1. Mengumpulkan Informasi

Tahap pertama adalah dengan mengumpulkan informasi untuk menentukan langkah-langkah berikutnya yang perlu dilakukan.

Hal ini dilakukan untuk memahami tipe pelanggan seperti apa yang ingin dijangkau, sehingga dapat menghasilkan strategi terbaik untuk proyek pelanggan di masa mendatang.

2. Membuat Rancangan Pengembangan

Tahap kedua proses kerja web development adalah membuat rancangan pengembangan untuk menilai kualitas tampilan pada situs. 

Kamu dapat membuat sitemap untuk mendeskripsikan korelasi utama sebuah situs.

Representasi sangat ini efektif membantu developer memahami fungsi dari pembuatan produk akhirnya, sehingga kamu dapat mengetahui hubungan berbagai halaman pada sebuah situs.

Selain itu, mulailah membentuk wireframe untuk representasi UI secara visual meliputi elemen desain logo dan warna.

3. Perancangan sebuah desain

Dalam tahapan terakhir dilakukan dengan merancang sebuah desain agar tampilannya mulai terlihat bentuknya. 

Jadi siapkan semua konten secara visual agar mulai terbentuk. Mulai dari foto, gambar, dan video pada bagian layout halaman web.

Nah, itu dia Sob pembahasan tentang web development yang berhasil dirangkum oleh Jagoan Hosting untuk kamu. 

Web development adalah proses yang harus dilakukan agar sebuah situs web dapat terbangun dan terpelihara.

Setelah memahami apa itu web development, apa kamu semakin tertarik untuk membangun website

Kamu bisa buat website dengan mudah menggunakan Unlimited Hosting dari Jagoan Hosting. Jagoan Hosting menawarkan layanan hosting dengan performa maksimal dan harga bersahabat untukmu. Cek sekarang juga, yuk!

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like