10+ Cara Memilih Web Hosting yang Bagus dan Terbaik

tips memilih web hosting

Layanan hosting merupakan bagian yang sangat penting bagi website. Hosting tidak berfungsi untuk memaksimalkan kinerja website agar lebih baik. Sebagai pemilik website, kamu perlu tahu cara memilih hosting yang baik dan tepat. 

Memilih hosting masih sering menjadi masalah bagi para web developer. Pasalnya, kini lebih banyak tersedia berbagai macam pilihan seperti, WordPress, Cloud, hingga VPS hosting.

Masing-masing layanan memiliki kelebihan dan kekurangan. Penggunaan hosting menyesuaikan dengan tujuan dan kebutuhan web itu sendiri. Mulai dari penggunaan untuk umum, pribadi, perusahaan, hingga toko online.

Cara Tepat Memilih Web Hosting

tips memilih web hosting

Ada banyak macam paket web hosting yang bisa kamu pilih. Sebutkan beberapa faktor pertimbangan dalam memilih layanan hosting, Berikut cara memilih web hosting terbaik agar kamu tidak menyesal:

1. Pilih Sesuai Kebutuhan

Cara memilih hosting yang pertama adalah sesuaikan dengan kebutuhan web. Setiap website memiliki maksud dan tujuan yang berbeda. Tentu sangat perlu memastikan layanan hosting yang dipilih sesuai dengan tujuan website. 

Jangan sampai salah memilih hosting. Oleh karena itu, tujuan dari website perlu kamu pikirkan terlebih dahulu. Apakah website ini termasuk website perusahaan, website komunitas, website instansi, website personal, atau untuk e-commerce.

Setelah itu, barulah kamu bisa memilih layanan hosting yang cocok dan sesuai dengan website tersebut. 

2. Performa yang Bagus

Jika kamu sudah mengetahui tujuan dari website, cara selanjutnya untuk memilih hosting yakni pilih hosting yang memiliki performa bagus. Website yang seringkali bermasalah atau error akan sangat merugikan.

Sebab orang akan malas untuk berkunjung kembali ke website tersebut, meski sudah diperbaiki. Oleh karena itu, menjadi sangat penting untuk cara memilih hosting dengan performa yang baik dan cepat. 

Salah satu yang bisa menjadi pertimbangan untuk mendapatkan hosting dengan performa yang bagus adalah lokasi server. Alangkah lebih baik, pilih layanan hosting yang satu negara. Kamu bisa memilih hosting terbaik Indonesia.

3. Ketersediaan Jaringan Cukup

Jaringan juga menjadi hal penting dalam mengelola sebuah website. Pastikan layanan hosting yang kamu pilih memiliki ketersediaan jaringan yang besar. Dengan kapasitas yang besar, kamu tidak perlu khawatir jika jaringan bermasalah. 

Hal ini karena website memiliki backup sehingga terhindar dari downtime. Meski demikian di Indonesia sendiri masih jarang yang memiliki layanan hosting dengan kapasitas yang bagus.

Cek Konten Lainnya:
cPanel vs Plesk: Mana yang Terbaik untuk Web Hosting?

Umumnya mereka hanya memiliki satu jaringan utama yang digunakan untuk semua layanan. Akibatnya jika terdapat gangguan, maka layanan hosting yang digunakan terkena dampaknya.

4. Cari Harga Terbaik

Tips memilih hosting yakni jangan mudah tertipu dengan harga yang murah. Seringkali biaya hosting dan domain murah memang cukup menjanjikan terutama bagi web developer pemula yang mengelola website personal sendiri. 

Namun, tidak sedikit yang mengalami berbagai macam masalah seperti server error maupun downtime. Sebelum membeli layanan hosting, ada baiknya kamu bandingkan terlebih dahulu harga dari setiap penyedia jasa layanan ini. 

Ada banyak layanan hosting yang membandrol harga berbeda-beda. Oleh karena itu, kamu harus pandai dan jeli dalam memilih layanan dengan harga terbaik. Tidak hanya murah, tapi kualitas dan performa juga oke.

5. Perhatikan Detail Fitur dan Fasilitas

Jika sudah menemukan beberapa opsi, cara dan tips memilih web hosting terbaik yang berikutnya adalah memperhatikan detail dari fitur dan fasilitas. Pastikan fitur dan fasilitas apa saja yang termasuk ke dalam layanan hosting.

Hal utama yang menjadi begitu penting adalah fitur mengenai proteksi dan keamanan. Pasalnya, website yang akan menggunakan layanan hosting memuat data-data penting perusahaan yang pastinya memerlukan keamanan. 

Oleh karena itu, layanan hosting harus memilih fitur proteksi dan keamanan yang kuat dan terjamin. Bila perlu, tanyakan langsung pada narahubung mengenai keamanan dan fitur yang tersedia, serta jaminan yang dapat diberikan.

6. Potensi Traffic Tinggi

Tidak hanya sekedar menggunakan layanan hosting, tentunya setiap pengguna akan mengharapkan peningkatan dari traffic websitenya. Oleh karena itu, mengamati potensi traffic menjadi cara memilih hosting yang selanjutnya. 

Menggunakan jenis hosting yang bagus dapat memberikan peluang traffic website tinggi. Dengan demikian, website yang sedang kamu kelola akan diuntungkan dari segi traffic. 

Namun, meski hal ini menguntungkan. Jangan lupa untuk memperhatikan resource dari layanan hosting. Sebab, traffic yang tinggi akan berpotensi seringnya down pada server website. 

7. Menentukan Platform

Menentukan platform menjadi hal penting berikutnya dalam cara memilih hosting. Ada banyak platform yang tersedia sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, jika kamu membangun personal blog, maka kamu bisa menggunakan WordPress.

Platform seperti WordPress sudah banyak digunakan orang, baik untuk pribadi maupun komunitas. Setelah menentukan pilihan platform, nantinya hosting dapat menyesuaikan dengan platform yang telah kamu pilih. 

Informasi yang tidak kalah penting, Sob. Beberapa layanan hosting, biasanya menyediakan hosting khusus platform. Jadi, kamu bisa gunakan hosting sesuai dengan platform.

8. Cek Review 

review hosting

Cara memilih hosting yang bagus lainnya adalah dengan melihat review dari pelanggan lain. Baca terlebih dahulu beberapa review positif dan negatif dari pelanggan sebelum membeli layanan hosting.

Cek Konten Lainnya:
Premium Web Hosting Indonesia untuk Website Prioritas

Layanan hosting yang bagus seperti Jagoan Hosting akan mendapat sedikit review negatif dari pelanggan, dan sudah dipercaya lebih dari 160,000++ pelanggan. Kenyamanan pelanggan menjadi nomor satu, oleh karena itu layanan hosting yang bagus akan berusaha untuk selalu memuaskan pelanggan. 

Review pelanggan bisa kamu jumpai pada berbagai platform, seperti sosial media, blog, hingga hasil search layanan hosting tersebut. Baca dengan teliti agar tidak salah memilih layanan hosting. 

9. Pelajari Syarat dan Ketentuan

Setiap penyedia layanan hosting umumnya akan memberikan syarat dan ketentuan bagi pelanggan. Hal ini bertujuan agar sebelum menggunakan layanan hosting, pelanggan mengetahui apa saja yang harus dipenuhi. 

Selain itu, syarat dan ketentuan berfungsi untuk meminimalisir kesalahan dari penyedia layanan. Layanan hosting memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda, maka dari itu kamu perlu membacanya dengan detail.

Sebab, sebagai pengguna syarat dan ketentuan ini yang akan menjadi pedoman dalam menggunakan layanan. Jangan sampai syarat dan ketentuan hanya menguntungkan satu pihak dan merugikan pihak lainnya.

10. Memiliki Support

support hosting

Cara memilih hosting provider yang terakhir yakni cari layanan hosting yang memiliki layanan support yang cepat dan tanggap. Layanan hosting yang handal mampu menyelesaikan masalah website dengan cepat dan tepat seperti tim Support dari Jagoan Hosting yang siap 24/7 bantu masalahmu. 

Oleh karena itu, layanan support ini juga bisa menjadi pertimbangan dalam cara memilih hosting. Sebelum menentukan, kamu bisa coba untuk mengobrol terlebih dahulu, apakah mereka bisa memiliki layanan support yang mendukung. 

Sehingga, jika sewaktu-waktu website down atau bermasalah, bisa langsung diatasi oleh penyedia layanan hosting. Sah-sah saja apabila kamu mencari tahu mengenai hal tersebut untuk kenyamanan dan keamanan.  

Jenis Hosting yang Bisa Kamu Pilih

Hosting tidak hanya satu jenis saja, ada beberapa jenis hosting yang perlu kamu ketahui. Berikut jenis hosting beserta penjelasannya:

1. Shared Hosting

shared hosting

Jenis hosting yang pertama ada shared hosting. Kamu bisa menggunakan hosting ini bersamaan dengan website lain. Kamu akan menjumpai berbagai ruang yang dari sejumlah orang yang juga meletakkan websitenya di sana. 

Jenis hosting satu ini terbilang cukup populer, terutama bagi pemilik blog dan website sederhana. Kelebihan dari shared hosting adalah kemudahan dalam menggunakannya. Selain itu, harganya juga cukup terjangkau. 

Namun, setiap hosting tetap memiliki kekurangan. Kekurangan dari jenis hosting ini yakni kamu tidak memiliki kendali atas konfigurasi server. Kinerja website yang dimiliki hosting ini juga terpengaruhi karena traffic website yang berbagi hosting. 

2. Cloud Hosting

cloud hosting

Jenis hosting selanjutnya yang bisa kamu gunakan adalah cloud hosting. Hosting jenis ini menawarkan sumber sebanyak yang dibutuhkan. Hal ini terjadi karena cloud hosting memanfaatkan banyak komputer. 

Komputer tersebut yang saling bekerja sama menjalankan program menggunakan resource yang tersebar.Kelebihan dari cloud hosting kemungkinan untuk downtime yang dapat dihindari karena sistem cloud computing yang kuat. 

Cek Konten Lainnya:
Perbedaan Cloud Hosting dan VPS, Cocok untuk Web Apa?

Selain itu, resource yang tersedia dapat kamu alokasikan sesuai dengan permintaan dan kamu bisa membayar sesuai kebutuhan saja.

3. VPS (Virtual Private Server)

VPS

Virtual Private Server atau VPS merupakan server virtual pribadi yang digunakan oleh satu pengguna saja. Tentunya ini membuat kamu tidak akan terganggu dan terpengaruhi oleh pengguna lain. 

Kontrol dan kendali lebih terhadap server juga menjadi kelebihan dari hosting satu ini. Meski penggunanya hanya satu, harga hosting ini tidak jauh berbeda dengan shared hosting yang diakses banyak pengguna.

Oleh karena itu, banyak orang memilih VPS sebagai hosting. Hosting jenis ini juga cocok bagi pengguna yang belum membutuhkan server khusus. Terlebih apabila traffic pada website cukup tinggi. 

Baca juga: Perbedaan VPS dengan Cloud Hosting

4. Dedicated Hosting

dedicated hosting

Pada hosting sebelumnya, kamu harus berbagi hardware dan terpengaruh oleh pengguna lain. Jika hal itu, kamu rasa sangat mengganggu, mungkin kamu bisa mencoba menggunakan dedicated hosting

Hosting ini akan memberikan kendali penuh pada pemilik website. Sehingga data dan file dari website sangat aman. Selain itu, akses root dan admin juga bisa kamu kendalikan sendiri. 

Hal ini sangat menguntungkan, karena proteksi dan keamanan website terjamin, serta pengelolaan sistem operasi yang dapat menyesuaikan.

Baca juga: Ini Beda Dedicated Hosting dan Shared Hosting

5. Unlimited Hosting 

Jenis hosting yang terakhir yakni unlimited hosting. Jika file dan data dari website kamu sangat besar, sepertinya website kamu memerlukan unlimited hosting. Website akan mendapatkan storage yang tidak terbatas. 

Kelebihan dari hosting jenis ini selain penyimpanan yang besar dan bisa digunakan untuk website skala besar. Hosting ini juga sangat cocok untuk website yang memiliki traffic tinggi. 

Sayangnya, sama dengan dedicated hosting. Unlimited hosting memerlukan biaya yang cukup besar. Selain itu, tim teknis dari website yang menggunakan hosting jenis ini harus mumpuni karena cukup sulit.

pakai jagoan hosting

Apabila kamu masih kebingungan untuk memilih web hosting. Pakai Jagoan Hosting yang telah berpengalaman selama bertahun-tahun. Hadir sejak tahun 2007, Jagoan Hosting memberikan jaminan keamanan, fitur backup, dan CS bersertifikasi. 

Nah, kamu tidak perlu ragu lagi untuk memilih hosting setelah membaca artikel cara memilih hosting di atas. Kamu juga bisa menggunakan hosting terpercaya dari Jagoan Hosting, yang pastinya aman dan bagus.

9 comments
  1. Ping-balik: Apasih Pengertian Hosting Itu? - Jagoan Hosting Indonesia
  2. Ping-balik: Pengertian Bandwidth Itu Apasih? - Jagoan Hosting Indonesia
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Pindah Hosting
Read More
5 Hal Yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Pindah Hosting
Bagaimanakah cara agar hasil pindah hosting bisa sukses? Ini sangat tergantung pada jenis pindah hosting website dan tujuannya…
Apa fungsi hosting?
Read More
Apa Fungsi Hosting? Inilah 5 Fungsi Utama Hosting
Pasti banyak yang bertanya-tanya, sebenarnya apa fungsi hosting? Apakah hosting adalah sesuatu yang sangat penting untuk website? Apakah…